Skip to main content

Shahih Ibnu Hibban 2150

صحيح ابن حبان 2150: أَخْبَرَنَا أَبُو عَرُوبَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْدَانَ الْحَرَّانِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عُبَيْدِ اللهِ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ‏:‏ يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِذَا تَوَضَّأْتَ فَأَحْسَنْتَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ خَرَجْتَ إِلَى الْمَسْجِدِ، فَلاَ تُشَبِّكْ بَيْنَ أَصَابِعِكَ فَإِنَّكَ فِي صَلاَةٍ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2150: Abu Arubah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Muhammad bin Ma’dan Al Harrani menceritakan kepada kami, dia berkata: Sulaiman bin Ubaidillah menceritakan kepada kami dari Ubaidillah bin Amr, dari Zaid bin Unaisah, dari Al Hakam, dari Abdurrahman bin Abi Laila, dari Ka*b bin Ujrah, bahwa Nabi bersabda kepadanya, “Wahai Ka’b bin Ujrah, apabila kamu telah berwudhu dengan baik lalu keluar menuju masjid, janganlah kamu menjalin jari-jemarimu, karena kamu sedang berada dalam shalat.”603 [2:37]

Shahih Ibnu Hibban 2151

صحيح ابن حبان 2151: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ سِنَانٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّهُ قَالَ‏:‏ أَقْبَلْتُ رَاكِبًا عَلَى أَتَانٍ وَأَنَا يَوْمَئِذٍ قَدْ نَاهَزْتُ الاِحْتِلاَمَ وَرَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ بِمِنًى فَمَرَرْتُ بَيْنَ يَدَيْ بَعْضِ الصَّفِّ، فَنَزَلْتُ وَأَرْسَلْتُ الأَتَانَ تَرْتَعُ وَدَخَلْتُ فِي الصَّفِّ وَلَمْ يُنْكِرْ ذَلِكَ عَلَيَّ‏.

Shahih Ibnu Hibban 2151: Umar bin Sa’id bin Sinan mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ahmad bin Abu Bakar mengabarkan kepada kami dari Malik, dari Ibnu Syihab, dari Ubaidillah bin Abdullah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Aku datang dengan mengendarai keledai. Saat itu aku hampir baligh. Ketika itu Rasulullah sedang shalat mengimami orang-orang di Mina604. Aku lalu lewat di depan sebagian shaf lalu turun. Kemudian kulepas keledaiku untuk mencari rumput sendiri. Lalu aku masuk ke dalam shaf. Ternyata Rasulullah tidak mengingkari perbuatanku itu.”605 [4:5]

Shahih Ibnu Hibban 2152

صحيح ابن حبان 2152: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْهَمْدَانِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالاَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدٍ، أَنَّهُ كَانَ يَأْتِي مَعَ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ إِلَى سُبْحَةِ الضُّحَى فَيَعْمِدُ إِلَى الْأُسْطُوَانَةِ، فَيُصَلِّي قَرِيبًا مِنْهَا فَأَقُولُ لَهُ‏:‏ لاَ تُصَلِّ هَا هُنَا وَأُشِيرُ لَهُ إِلَى بَعْضِ نَوَاحِي الْمَسْجِدِ فَيَقُولُ‏:‏ إِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى هَذَا الْمَقَامَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2152: Umar bin Muhammad Al Hamdani dan Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah mengabarkan kepada kami, keduanya berkata: Ahmad bin Abdat menceritakan kepada kami, dia berkata: Al Mughirah bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, dia berkata: Yazid bin Abi Ubaid menceritakan kepadaku, bahwa dia bersama Salamah bin Al Akwa hendak menunaikan shalat Dhuha. Lalu Salamah menuju sebuah tiang (di masjid), kemudian shalat di dekatnya. Lalu kukatakan kepadanya, ‘Jangan shalat di sini’. Aku lalu menunjuk ke sebagian sudut masjid. Dia (Salamah bin Al Akwa) lalu berkata, ‘Aku melihat Rasulullah sering shalat di tempat ini’.” 606 [3:61]

Shahih Ibnu Hibban 2153

صحيح ابن حبان 2153: أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِدْرِيسَ الأَنْصَارِيُّ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ سُمَيٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوا وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي التَّهْجِيرِ لاَسْتَبَقُوا إِلَيْهِ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2153: Al Husain bin Idris Al Anshari mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ahmad bin Abu Bakar mengabarkan kepada kami dari Malik, dari Sumay, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda, “Andai orang-orang mengetahui apa yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan mengadakan undian, pasti mereka akan melakukannya. Andai saja mereka mengetahui apa yang terdapat dalam menyegerakan berangkat untuk menunaikan shalat, pasti mereka akan berlomba- lomba di dalamnya. Andai saja mereka mengetahui apa yang terdapat dalam shalat Isya dan shalat Subuh, pasti mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.”601 [1:83]

Shahih Ibnu Hibban 2154

صحيح ابن حبان 2154: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْمَرْوَزِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنِ الْمُسَيِّبِ بْنِ رَافِعٍ، عَنْ تَمِيمِ بْنِ طَرَفَةَ، عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ، قَالَ‏:‏ دَخَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْجِدَ فَقَالَ‏:‏ أَلاَ تَصُفُّونَ كَمَا تَصُفُّ الْمَلاَئِكَةُ عِنْدَ رَبِّهِمْ‏؟‏ قَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، وَكَيْفَ تَصُفُّ الْمَلاَئِكَةُ عِنْدَ رَبِّهِمْ‏؟‏ قَالَ‏:‏ يُتِمُّونَ الصُّفُوفُ الْأُوَلَ وَيَتَرَاصُّونَ فِي الصَّفِّ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2154: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ishaq bin Ibrahim Al Marwazi menceritakan kepada kami, dia berkata: Jarir menceritakan kepada kami dari Al Amasy, dari Al Musayyab bin Rafi, dari Tamim bin Tharafah, dari Jabir bin Samurah, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki masjid, lalu bersabda, ‘Tidakkah kalian membuat shaf seperti para malaikat membuat shaf di hadapan Tuhan mereka?” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana para malaikat membuat shaf?” Beliau menjawab, “Mereka menyempurnakan shaf pertama dan merapatkannya.”608 [1:84]

Shahih Ibnu Hibban 2155

صحيح ابن حبان 2155: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ سَعِيدٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ‏:‏ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْمُقَدَّمَ، فَإِنْ كَانَ نُقْصَانٌ فَلْيَكُنْ فِي الْمُؤَخَّرِ‏.

Shahih Ibnu Hibban 2155: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Al Mutsanna* menceritakan kepada kami, Ibnu Abi Adi menceritakan kepada kami dari Sa’id, ** dari Qatadah, dari Anas, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sempurnakan pada shaf terdepan. Apabila kurang, *** sempurnakanlah pada shaf terakhir!’’**** [1:78]

Shahih Ibnu Hibban 2156

صحيح ابن حبان 2156: أَخْبَرَنَا ابْنُ خُزَيْمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مَهْدِيٍّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ عَمَّارٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ لاَ يَزَالُ قَوْمٌ يَتَخَلَّفُونَ عَنِ الصَّفِّ الأَوَّلِ حَتَّى يُخَلِّفَهُمُ اللَّهُ فِي النَّارِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2156: Ibnu Khuzaimah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Husain bin Mahdi menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, dia berkata: Ikrimah bin Ammar menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abi Katsir, dari Abu Salamah, dari Aisyah, dia berkata: Rasulullah bersabda, “Orang-orang senantiasa terlambat dalam menempati shaf pertama, sampai Allah memasukkan mereka ke dalam neraka.” 613 [2:62]

Shahih Ibnu Hibban 2141

صحيح ابن حبان 2141: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَطَالَ حَتَّى هَمَمْتُ بِأَمْرِ سُوءٍ قَالَ‏:‏ قِيلَ‏:‏ وَمَا هَمَمْتَ بِهِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ هَمَمْتُ أَنْ أَجْلِسَ وَأَدَعَهُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2141: Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami dari Al A’masy, dari Abu Wa’il, dari Abdullah, dia berkata, “Aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau memperlama shalatnya hingga dia (Abdullah) berkeinginan melakukan hal yang tidak bagus. Lalu dia ditanya, ‘Apa yang kamu inginkan?’ Dia menjawab, Aku ingin duduk lalu meninggalkannya’.”588 [4:1]

Shahih Ibnu Hibban 2157

صحيح ابن حبان 2157: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْحُسَيْنِ، حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ، سَمِعْتُ زُبَيْدًا الإِيَامِيَّ، يُحَدِّثُ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِينَا فَيَمْسَحُ عَوَاتِقَنَا وَصُدُورَنَا وَيَقُولُ‏:‏ لاَ تَخْتَلِفْ صُفُوفُكُمْ فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الأَوَّلِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2157: Ahmad bin Muhammad bin Al Husain mengabarkan kepada kami, Syaiban bin Farukh menceritakan kepada kami, Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami, aku mendengar Zaid Al Iyami menceritakan dari Thalhah bin Musharrif, dari Abdurrahman bin ‘Ausajah, dari Al Barra, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi kami, lalu mengusap bahu dan dada kami, seraya bersabda, “Janganlah kalian menjadikan shaf-shaf kalian itu berbeda, karena akan menyebabkan hati kalian menjadi berbeda. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya memberikan shalawat pada shaf yang terdepan.” 614 [1:2]

Shahih Ibnu Hibban 2142

صحيح ابن حبان 2142: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، مَوْلَى ثَقِيفٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ، أَنَّ رِجَالاً أَتَوْا سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ وَقَدِ امْتَرَوْا فِي الْمِنْبَرِ مِمَّ عُودُهُ‏؟‏ فَسَأَلُوهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ‏:‏ وَاللَّهِ لَأَعْرِفُ مِمَّ هُوَ، وَلَقَدْ رَأَيْتُ أَوَّلَ يَوْمٍ جَلَسَ عَلَيْهِ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْسَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى فُلاَنَةً- امْرَأَةٌ سَمَّاهَا سَهْلٌ- أَنْ مُرِي غُلاَمَكِ النَّجَّارَ أَنْ يَعْمَلَ لِي أَعْوَادًا أَجْلِسُ عَلَيْهَا إِذَا كَلَّمْتُ النَّاسَ، فَأَمَرَتْهُ فَعَمِلَهَا مِنْ طَرْفَاءِ الْغَابَةِ، ثُمَّ جَاءَ بِهَا فَأَرْسَلَتْ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَمَرَ بِهَا فَوَضَعَتْ هَاهُنَا، ثُمَّ رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَيْهَا وَكَبَّرَ وَهُوَ عَلَيْهَا وَرَكَعَ وَهُوَ عَلَيْهَا وَرَفَعَ وَهُوَ عَلَيْهَا وَتَوَلَّى الْقَهْقَرِيَ فَسَجَدَ وَرَقَى عَلَى الْمِنْبَرِ، ثُمَّ عَادَ فَلَمَّا فَرَغَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ‏:‏ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّمَا صَنَعْتُ هَذَا لِتَأْتَمُّوا وَلِتَعْلَمُوا صَلاَتِي‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2142: Muhammad bin Ishaq bin Ibrahim — maula Tsaqif— mengabarkan kepada kami, dia berkala: Qutaibah bin Sa’id menceritakan kepada kami, dia berkata: Ya’qub bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Hazim menceritakan kepadaku, bahwa beberapa orang datang menemui Sahl bin Sa’d. Mereka ragu tentang mimbar, “Dari apa kayunya?” Mereka lalu bertanya kepadanya, dan dia menjawab, “Demi Allah, aku tahu bahan kayunya. Aku melihat sendiri pada hari pertama ketika Rasulullah duduk di atasnya. Beliau mengutus seseorang untuk menemui seorang perempuan —yang namanya disebutkan oleh Sahl— lalu dikatakan kepadanya, ‘Suruhlah putramu yang berprofesi sebagai tukang kayu agar membuat mimbar dari kayu untuk tempat dudukku ketika aku berbicara kepada orang-orang’. Perempuan tersebut lalu menyuruh putranya untuk membuatnya. Lalu dibuatlah mimbar dari kayu hutan. Kemudian putranya membawa589 mimbar tersebut. Perempuan tersebut mengutus seseorang untuk menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pun menyuruh agar mimbar tersebut dibawa kepadanya lalu diletakkan di sini. Kemudian aku melihat Rasulullah shalat di atasnya, takbir di atasnya, ruku di atasnya, bangun dari ruku di atasnya, lalu mundur ke belakang, kemudian sujud dan naik lagi ke atas mimbar, kemudian kembali lagi. Setelah selesai shalat, beliau menghadap kepada orang-orang dan bersabda, ‘Wahai kalian semua, aku melakukan ini agar kalian mengikutiku dan mempelajarinya’. 590 [5:8]