Skip to main content
Shahih Ibnu Hibban 2157

صحيح ابن حبان 2157: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْحُسَيْنِ، حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ، سَمِعْتُ زُبَيْدًا الإِيَامِيَّ، يُحَدِّثُ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِينَا فَيَمْسَحُ عَوَاتِقَنَا وَصُدُورَنَا وَيَقُولُ‏:‏ لاَ تَخْتَلِفْ صُفُوفُكُمْ فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الأَوَّلِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2157: Ahmad bin Muhammad bin Al Husain mengabarkan kepada kami, Syaiban bin Farukh menceritakan kepada kami, Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami, aku mendengar Zaid Al Iyami menceritakan dari Thalhah bin Musharrif, dari Abdurrahman bin ‘Ausajah, dari Al Barra, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi kami, lalu mengusap bahu dan dada kami, seraya bersabda, “Janganlah kalian menjadikan shaf-shaf kalian itu berbeda, karena akan menyebabkan hati kalian menjadi berbeda. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya memberikan shalawat pada shaf yang terdepan.” 614 [1:2]