Skip to main content

Musnad Ahmad 25681

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ قَالَتْ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي ابْنَةً عَرِيسًا وَإِنَّهُ أَصَابَتْهَا حَصْبَةٌ فَتَمَرَّقَ شَعْرُهَا أَفَأَصِلُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma’] dia berkata, “Seorang wanita menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu dia berkata, “Wahai Rasulullah, saya memiliki anak perempuan yang akan menikah dan dia terkena penyakit hingga rambutnya berjatuhan, maka aku pun menyambungnya rambutnya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bersabda: “Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang minta disambung rambutnya.”

Musnad Ahmad 25697

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ فَاطِمَةَ عَنْ أَسْمَاءَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا أَنْفِقِي أَوْ ارْضَخِي وَلَا تُحْصِي فَيُحْصِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَلَا تُوعِي فَيُوعِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] dari [Hisyam] dari [Fatimah] dari [Asma’] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Berinfaklah atau bersedekahlah dan janganlah kamu bakhil atau Allah akan bakhil terhadapmu. Dan janganlah kamu menahan sebagian hartamu (tidak mau berinfak) atau Allah akan menyempitkan rezekimu.”

Musnad Ahmad 25682

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ نَحَرْنَا فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَسًا فَأَكَلْنَا مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma binti Abu Bakar] dia berkata, “Kami berkurban seekor kuda pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu kami makan dagingnya.”

Musnad Ahmad 25698

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ وَكَانَتْ مُحْصِيَةً وَعَنْ عَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا أَنْفِقِي أَوْ انْضَخِي أَوْ انْفَحِي هَكَذَا وَهَكَذَا وَلَا تُوعِي فَيُوعَى عَلَيْكِ وَلَا تُحْصِي فَيُحْصِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin ‘Urwah] dari [Fathimah binti Al Mundzir] dari [Asma’ binti Abi Bakar] dan dia sedang menghitung-hitung sesuatu. Dan dari [‘Abbad bin Hamzah] dari [Asma’ binti Abu Bakar] bahwasannya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda kepadanya: “Berilah atau Berinfaklah atau bersedekahlah seperti ini dan ini, dan janganlah kamu bakhil atau Allah akan bakhil terhadapmu. dan janganlah kamu menahan sebagian hartamu (tidak mau berinfak) atau Allah akan menyempitkan rizqimu ‘

Musnad Ahmad 25683

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ الْمَرْأَةُ يُصِيبُهَا مِنْ دَمِ حَيْضِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِتَحُتَّهُ ثُمَّ لِتَقْرِضْهُ بِمَاءٍ ثُمَّ لِتُصَلِّي فِيهِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma binti Abu Bakar] dia berkata, “Seorang wanita menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana jika seorang wanita terkena darah haid?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu menjawab: “Hendaknya ia mengerik dan menggosoknya dengan air, kemudian hendaklah ia shalat dengannya.”

Musnad Ahmad 25699

حَدَّثَنَا عَتَّابُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ كُنَّا نُؤَدِّي زَكَاةَ الْفِطْرِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُدَّيْنِ مِنْ قَمْحٍ بِالْمُدِّ الَّذِي تَقْتَاتُونَ بِهِ

Telah menceritakan kepada kami [‘Attab bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah] -yakni Ibnu Mubarak- berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Lahi’ah] dari [Muhammad bin ‘Abdurrahman bin Naufal] dari [Fatimah] dari [Asma’ binti Abu Bakar] dia berkata, “Kami menunaikan zakat fitrah pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan dua mud gandum yang biasa kalian makan.”

Musnad Ahmad 25684

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي عَلَى ضَرَّةٍ فَهَلْ عَلَيَّ جُنَاحٌ أَنْ أَتَشَبَّعَ مِنْ زَوْجِي بِمَا لَمْ يُعْطِنِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلَابِسِ ثَوْبَيْ زُورٍ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma’ binti Abu Bakar] dia berkata, “Seorang wanita datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya dalam keadaan membutuhkan, maka apakah saya berdosa jika saya mencari kelebihan (kecukupan) dari suamiku sesuatu yang belum pernah dia berikan padaku?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu bersabda: “Orang yang mencari kelebihan dengan sesuatu yang belum diberikan padanya seperti seorang yang mengenakan dua kain zur; kebohongan dan kebatilan.”

Musnad Ahmad 25700

حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ تَزَوَّجَنِي الزُّبَيْرُ وَمَا لَهُ فِي الْأَرْضِ مِنْ مَالٍ وَلَا مَمْلُوكٍ وَلَا شَيْءٍ غَيْرَ فَرَسِهِ قَالَتْ فَكُنْتُ أَعْلِفُ فَرَسَهُ وَأَكْفِيهِ مَئُونَتَهُ وَأَسُوسُهُ وَأَدُقُّ النَّوَى لِنَاضِحِهِ أَعْلِبُ وَأَسْتَقِي الْمَاءَ وَأَخْرُزُ غَرْبَهُ وَأَعْجِنُ وَلَمْ أَكُنْ أُحْسِنُ أَخْبِزُ فَكَانَ يَخْبِزُ لِي جَارَاتٌ مِنْ الْأَنْصَارِ وَكُنَّ نِسْوَةَ صِدْقٍ وَكُنْتُ أَنْقُلُ النَّوَى مِنْ أَرْضِ الزُّبَيْرِ الَّتِي أَقْطَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَأْسِي وَهِيَ مِنِّي عَلَى ثُلُثَيْ فَرْسَخٍ قَالَتْ فَجِئْتُ يَوْمًا وَالنَّوَى عَلَى رَأْسِي فَلَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ نَفَرٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فَدَعَانِي ثُمَّ قَالَ إِخْ إِخْ لِيَحْمِلَنِي خَلْفَهُ قَالَتْ فَاسْتَحَيْتُ أَنْ أَسِيرَ مَعَ الرِّجَالِ وَذَكَرْتُ الزُّبَيْرَ وَغَيْرَتَهُ قَالَتْ وَكَانَ أَغْيَرَ النَّاسِ فَعَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنِّي قَدْ اسْتَحَيْتُ فَمَضَى وَجِئْتُ الزُّبَيْرَ فَقُلْتُ لَقِيَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى رَأْسِي النَّوَى وَمَعَهُ نَفَرٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فَأَنَاخَ لِأَرْكَبَ مَعَهُ فَاسْتَحَيْتُ وَعَرَفْتُ غَيْرَتَكَ فَقَالَ وَاللَّهِ لَحَمْلُكِ النَّوَى أَشَدُّ عَلَيَّ مِنْ رُكُوبِكِ مَعَهُ قَالَتْ حَتَّى أَرْسَلَ إِلَيَّ أَبُو بَكْرٍ بَعْدَ ذَلِكَ بِخَادِمٍ فَكَفَتْنِي سِيَاسَةَ الْفَرَسِ فَكَأَنَّمَا أَعْتَقَنِي

Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Bapakku] dari [Asma’ binti Abu Bakar] dia berkata, “Zubair menikahi aku sedangkan dia tidak memiliki harta apapun di dunia, tidak juga budak atau apa pun kecuali hanya seekor kuda miliknya.” Asma berkata, “Maka saya yang mencarikan rumput untuk kudanya, memenuhi dan melayani kebutuhannya, menghaluskan isi kurma, memberinya tanda, mengambil air untuknya, menambal embernya, dan membuat adonan roti, sedangkan saya tidak pandai membuat roti. Maka yang membuatkan aku roti adalah tetanggaku, seorang wanita Anshar. Mereka adalah para wanita yang jujur. Aku juga yang membawa biji-biji kurma dari kebun Zubair yang diberi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di atas kepalaku dengan jarak tiga mil.” Asma melanjutkan, “Suatu ketika aku datang sementara di atas kepalaku ada biji-biji kurma (yang aku bawa), saat aku berjumpa dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya, beliau pun memanggilku. Beliau katakan kepadaku: “Kemari-kemari!, ” maksud beliau agar beliau sediakan hewan tunggangan di belakang beliau untuk kutumpangi.” Asma’ melanjutkan, “Namun saya malu berjalan di belakang para lelaki, maka saya pun sampaikan akan Zubair dan rasa cemburunya.” Asma berkata, “Zubair adalah orang yang paling cemburu. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengetahui bahwa saya malu, maka beliau berjalan dan saya menemui Zubair. Saya berkata, “Rasulullah bertemu dengan aku sedang di atas kepalaku ada biji yang aku bawa. Beliau bersama beberapa sahabatnya, lalu beliau turun dari untanya dan mempersilakan aku untuk naik bersama beliau, maka aku malu dan aku tahu akan rasa cemburumu. Zubair lalu berkata, “Demi Allah, kamu membawa biji kurma di atas kepala lebih berat bagi perasaanku daripada naiknya kamu bersama Rasulullah.” Asma berkata, “Sampai-sampai Abu Bakar mengirimkan seorang pembantu untukku setelah kejadian itu, dan dia mencukupi akan segala kebutuhan kuda, seakan-akan ia membebaskanku.”

Musnad Ahmad 25685

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْفَحِي أَوْ ارْضَحِي أَوْ أَنْفِقِي وَلَا تُوعِي فَيُوعِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَلَا تُحْصِي فَيُحْصِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma’ binti Abu Bakar] dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Berinfaklah atau bersedekahlah dan janganlah kamu menahan sebagian hartamu (tidak mau berinfak), atau Allah akan menyempitkan rezekimu, dan janganlah kamu bakhil atau Allah akan bakhil terhadapmu.”

Musnad Ahmad 25686

حَدَّثَنَا عَثَّامُ بْنُ عَلِيٍّ أَبُو عَلِيٍّ الْعَامِرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ عَنْ أَسْمَاءَ قَالَتْ إِنْ كُنَّا لَنُؤْمَرُ بِالْعَتَاقَةِ فِي صَلَاةِ الْخُسُوفِ

Telah menceritakan kepada kami [‘Atsam bin ‘Ali Abu ‘Ali Al ‘Amiri] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin ‘Urwah] dari [Fatimah] dari [‘Asma] dia berkata, “Saat melaksanakan shalat gerhana kami diperintahkan untuk membebaskan budak.”