Skip to main content

Musnad Ahmad 25698

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ وَكَانَتْ مُحْصِيَةً وَعَنْ عَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا أَنْفِقِي أَوْ انْضَخِي أَوْ انْفَحِي هَكَذَا وَهَكَذَا وَلَا تُوعِي فَيُوعَى عَلَيْكِ وَلَا تُحْصِي فَيُحْصِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin ‘Urwah] dari [Fathimah binti Al Mundzir] dari [Asma’ binti Abi Bakar] dan dia sedang menghitung-hitung sesuatu. Dan dari [‘Abbad bin Hamzah] dari [Asma’ binti Abu Bakar] bahwasannya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda kepadanya: “Berilah atau Berinfaklah atau bersedekahlah seperti ini dan ini, dan janganlah kamu bakhil atau Allah akan bakhil terhadapmu. dan janganlah kamu menahan sebagian hartamu (tidak mau berinfak) atau Allah akan menyempitkan rizqimu ‘

Musnad Ahmad 25683

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ الْمَرْأَةُ يُصِيبُهَا مِنْ دَمِ حَيْضِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِتَحُتَّهُ ثُمَّ لِتَقْرِضْهُ بِمَاءٍ ثُمَّ لِتُصَلِّي فِيهِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Fatimah binti Al Mundzir] dari [Asma binti Abu Bakar] dia berkata, “Seorang wanita menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana jika seorang wanita terkena darah haid?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu menjawab: “Hendaknya ia mengerik dan menggosoknya dengan air, kemudian hendaklah ia shalat dengannya.”

Musnad Ahmad 25699

حَدَّثَنَا عَتَّابُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ كُنَّا نُؤَدِّي زَكَاةَ الْفِطْرِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُدَّيْنِ مِنْ قَمْحٍ بِالْمُدِّ الَّذِي تَقْتَاتُونَ بِهِ

Telah menceritakan kepada kami [‘Attab bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah] -yakni Ibnu Mubarak- berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Lahi’ah] dari [Muhammad bin ‘Abdurrahman bin Naufal] dari [Fatimah] dari [Asma’ binti Abu Bakar] dia berkata, “Kami menunaikan zakat fitrah pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan dua mud gandum yang biasa kalian makan.”

Musnad Ahmad 25668

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ الْمَخْزُومِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِي مُرَّةَ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ أَنَّهَا رَأَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ مُخَالِفًا بَيْنَ طَرَفَيْهِ ثَمَانِ رَكَعَاتٍ بِمَكَّةَ يَوْمَ الْفَتْحِ

telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Harits Al Mahzumi] berkata, telah menceritakan kepadaku [Adl Dlahak bin Utsman] dari [Ibrahim bin Abdullah bin Hunain] dari [Abu Murrah] dari [Ummu Hani’], bahwa dia melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam shalat delapan rakaat dengan menggunakan satu pakaian yang diselempangkan di antara dua ujungnya, yakni di Makkah pada saat Fathu Makkah.”

Musnad Ahmad 25669

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ لَمْ يُخْبِرْنَا أَحَدٌ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الضُّحَى إِلَّا أُمَّ هَانِئٍ فَإِنَّهَا قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْتِي فَاغْتَسَلَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ ثُمَّ صَلَّى ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ يُخِفُّ فِيهِنَّ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Amru bin Murrah] dari [‘Abdurrahman bin Abu Laila] ia berkata, “Tidak ada seorang pun yang mengabarkan kepada kami bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat dhuha selain [Ummu Hani’], sesungguhnya dia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menemui saya di rumah, kemudian beliau mandi pada saat Fathu Makkah, kemudian beliau shalat delapan rakaat dengan meringankan rukuk dan sujudnya.”

Musnad Ahmad 25670

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ الْعَبْدِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ جَعْدَةَ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ قَالَتْ كُنْتُ أَسْمَعُ قِرَاءَةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ وَأَنَا عَلَى عَرِيشِي

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mis’ar] dari [Abu Al ‘Ala Al ‘Abdi] dari [Yahya bin Ja’dah] dari [Ummu Hani’] dia berkata, “Saya pernah mendengar bacaannya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada malam hari sedang aku di atas atap rumahku.”

Musnad Ahmad 25671

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي مُرَّةَ مَوْلَى فَاخِتَةَ أُمِّ هَانِئٍ عَنْ فَاخِتَةَ أُمِّ هَانِئٍ بِنْتِ أَبِي طَالِبٍ قَالَتْ لَمَّا كَانَ يَوْمُ فَتْحِ مَكَّةَ أَجَرْتُ رَجُلَيْنِ مِنْ أَحْمَائِي فَأَدْخَلْتُهُمَا بَيْتًا وَأَغْلَقْتُ عَلَيْهِمَا بَابًا فَجَاءَ ابْنُ أُمِّي عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ فَتَفَلَّتَ عَلَيْهِمَا بِالسَّيْفِ قَالَتْ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ أَجِدْهُ وَوَجَدْتُ فَاطِمَةَ فَكَانَتْ أَشَدَّ عَلَيَّ مِنْ زَوْجِهَا قَالَتْ فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ أَثَرُ الْغُبَارِ فَأَخْبَرْتُهُ فَقَالَ يَا أُمَّ هَانِئٍ قَدْ أَجَرْنَا مَنْ أَجَرْتِ وَأَمَّنَّا مَنْ أَمَّنْتِ

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Dzi’b] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [Abu Murrah] bekas budak Fakhitah Ummu Hani’, dari [Fakhitah Ummu Hani’ binti Abu Thalib] dia berkata, “Sewaktu penaklukan kota Makkah, saya menjamin dua orang laki-laki dari saudara iparku, lalu saya masukkan keduanya ke dalam rumah lalu mengunci pintunya. Kemudian datanglah anak dari ibuku, Ali bin Abu Thalib, dia langsung meloncat dan menghunuskan pedang kepada keduanya.” Ummu Hani` melanjutkan, “Maka saya menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam namun tidak bisa bertemu kecuali Fatimah, sedangkan dia lebih keras terhadapku daripada suaminya.” Ummu Hani’ melanjutkan, “Kemudian datanglah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dengan badan penuh debu, maka saya pun mengabarkan hal itu kepada beliau, beliau lalu bersabda: “Wahai Ummu Hani’, sesungguhnya saya telah menanggung siapa saja yang kamu tanggung, dan menjamin keamanan terhadap siapa saja yang kamu jamin keamanannya.”

Musnad Ahmad 25672

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ أَبِي مُرَّةَ مَوْلَى عَقِيلِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ أَنَّهَا ذَهَبَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْفَتْحِ قَالَتْ فَوَجَدْتُهُ يَغْتَسِلُ وَفَاطِمَةُ تَسْتُرُهُ بِثَوْبٍ فَسَلَّمْتُ وَذَلِكَ ضُحًى فَقَالَ مَنْ هَذَا فَقُلْتُ أَنَا أُمُّ هَانِئٍ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ زَعَمَ ابْنُ أُمِّي أَنَّهُ قَاتِلٌ رَجُلًا أَجَرْتُهُ فُلَانَ بْنَ هُبَيْرَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَجَرْنَا مَنْ أَجَرْتِ يَا أُمَّ هَانِئٍ فَلَمَّا فَرَغَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ غُسْلِهِ قَامَ فَصَلَّى ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ مُلْتَحِفًا فِي ثَوْبٍ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَهْدِيٍّ هَذَا الْحَدِيثَ مَالِكٌ عَنْ أَبِي النَّضْرِ مَوْلَى عُمَيْرِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّ أَبَا مُرَّةَ مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أُمَّ هَانِئٍ بِنْتَ أَبِي طَالِبٍ ذَهَبَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْفَتْحِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami [‘Abdurrahman bin Mahdi] dari [Malik] dari [Abu An Nadlr] dari [Abu Murrah] bekas budak Aqil bin Abu Thalib, dari [Ummu Hani’] bahwa dia pergi menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada waktu pembukaan Kota Makkah, dia berkata, “Saya mendapati beliau sedang mandi, sedangkan Fatimah menutupinya beliau dengan kain. Kemudian saya mengucapkan salam kepada beliau, dan saat itu adalah waktu dluha, beliau lalu bersabda: “Siapakah ini?” Saya menjawab, “Saya Ummu Hani’.” Kemudian saya berkata, “Wahai Rasulullah, anak ibuku (Ali) mengira bahwa dirinya ingin membunuh seorang laki-laki saya telah menjaminnya, yaitu fulan bin Hubairah? Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Saya telah menjamin (keamanan) siapa saja yang kamu jamin (kemanannya) wahai Ummu Hani’.” Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai mandi, beliau mengerjakan shalat delapan rakaat dengan kain yang beliau gunakan untuk menutupi (badannya).” Abdullah berkata, “Saya membacakan hadis ini kepada [‘Abdurrahman bin Mahdi]; [Malik] dari [Abu Nadlr] bekas budak Umair bin ‘Ubaidullah, bahwa [Abu Murrah] bekas budak Ummu Hani’, telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia mendengar [Ummu Hani’ binti Abu Thalib] pergi menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada waktu Fathu Makkah, kemudian dia menyebutkan hadis tersebut.”

Musnad Ahmad 25673

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَعْدَةَ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ وَهِيَ جَدَّتُهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمَ الْفَتْحِ فَأُتِيَ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ ثُمَّ نَاوَلَنِي فَقُلْتُ إِنِّي صَائِمَةٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُتَطَوِّعَ أَمِيرٌ عَلَى نَفْسِهِ فَإِنْ شِئْتِ فَصُومِي وَإِنْ شِئْتِ فَأَفْطِرِي

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Ja’dah] dari [Ummu Hani’] dia adalah neneknya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menemuinya pada hari Fathu Makkah. Beliau diberi minuman, setelah meminumnya beliau berikan kepadaku, lantas aku pun berkata, “Saya sedang berpuasa.” Beliau bersabda: “Seorang yang berpuasa sunnah adalah pemimpin bagi dirinya, jika ia mau maka ia berpuasa jika ia mau maka ia boleh berbuka.”

Musnad Ahmad 25674

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا سِمَاكُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ هَارُونَ ابْنِ بِنْتِ أُمِّ هَانِئٍ أَوْ ابْنِ أُمِّ هَانِئٍ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَرِبَ شَرَابًا فَنَاوَلَهَا لِتَشْرَبَ فَقَالَتْ إِنِّي صَائِمَةٌ وَلَكِنْ كَرِهْتُ أَنْ أَرُدَّ سُؤْرَكَ فَقَالَ يَعْنِي إِنْ كَانَ قَضَاءً مِنْ رَمَضَانَ فَاقْضِي يَوْمًا مَكَانَهُ وَإِنْ كَانَ تَطَوُّعًا فَإِنْ شِئْتِ فَاقْضِي وَإِنْ شِئْتِ فَلَا تَقْضِي

Telah menceritakan kepada kami [Bahs] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah menceritakan kepada kami [Simak bin Harb] dari [Harun] anak laki-laki dari anak perempuannya Ummu Hani’, dari [Ummu Hani’] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang meminum minuman, kemudian beliau menawarkan kepadaku untuk minum, maka saya berkata, “Sesungguhnya saya sedang berpuasa, akan tetapi saya tidak suka jika menolak dari sisa (minum) mu.” Maka beliau bersabda: “Jika itu sebagai qadla dari puasa Ramadan maka gantilah yang sesuai, namun jika sunnah maka kamu boleh mengqadlanya, dan jika mau kamu boleh tidak mengqadlanya.”