Skip to main content

Sunan Daruquthni 3982

سنن الدارقطني 3982: وَنا ابْنُ الْمُغِيرَةِ , نا الرَّمَادِيُّ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا مَعْمَرٌ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , أَنَّ امْرَأَةَ ثَابِتٍ مِثْلَهُ , لَمْ يَذْكُرِ ابْنَ عَبَّاسٍ

Sunan Daruquthni 3982: Dan Ibnu Al Mughirah menceritakan kepada kami, Ar-Ramadi menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Amr bin Muslim, dari Ikrimah, bahwa istrinya Tsabit, redaksi selanjutnya sama namun, tanpa menyebutkan Ibnu Abbas.

Sunan Daruquthni 3998

سنن الدارقطني 3998: قَالَ: وَنا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مَنْصُورُ بْنُ سَلَمَةَ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ , عَنْ عُمَرَ بْنِ حُسَيْنٍ , عَنِ الْقَاسِمِ , أَنَّ عُثْمَانَ , «كَانَ لَا يَرَى الْإِيلَاءَ شَيْئًا , وَإِنْ مَضَتِ الْأَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ حَتَّى يُوقَفَ»

Sunan Daruquthni 3998: Dia berkata: Dan Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Manshur bin Salamah menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Bilal menceritakan kepada kami dari Umar bin Husain, dari Al Qasim, bahwa Utsman tidak memandang apa-apa pada ila‘ walaupun telah berlalu yang empat bulan sehingga dihentikan.

Sunan Daruquthni 3983

سنن الدارقطني 3983: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَالْعَبَّاسُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ الْمُغِيرَةِ , قَالَا: نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورِ بْنِ سَيَّارٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ , أنا مَعْمَرٌ , عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ , يَقُولُ: ” كَانَ الطَّلَاقُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَسَنَتَيْنِ مِنْ خِلَافَةِ عُمَرَ: الثَّلَاثَةُ وَاحِدَةٌ , فَقَالَ عُمَرُ: إِنَّ النَّاسَ قَدِ اسْتَعْجَلُوا فِي أَمْرٍ كَانَتْ لَهُمْ فِيهِ أَنَاةٌ فَلَوْ أَمْضَيْنَاهُ عَلَيْهِمْ فَأَمْضَاهُ عَلَيْهِمْ “

Sunan Daruquthni 3983: Muhammad bin Makhlad dan Al Abbas bin Al Abbas bin Al Mughirah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Ahmad bin Manshur bin Sayyar menceritakan kepada kami dari Abdurrazzaq, Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, dia berkata: Aku mendengar Ibnu Abbas berkata, “Talak tiga pada masa Rasulullah SAW, Abu Bakar dan dua tahun pertama masa khilafah Umar adalah satu. Lalu Umar berkata, ‘Sesungguhnya orang-orang telah bersikap tergesa-gesa dalam urusan yang dulunya mereka berikan penangguhan. Bagaimana kalau kita berlakukan itu pada mereka.’ Lalu dia pun memberlakukan itu terhadap mereka.”

Sunan Daruquthni 3999

سنن الدارقطني 3999: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , نا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا قَبِيصَةُ , نا سُفْيَانُ , عَنْ مَعْمَرٍ , عَنْ عَطَاءٍ الْخُرَاسَانِيِّ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ , عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ , وَعُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ , قَالَا: «إِذَا مَضَتِ الْأَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ فَهِيَ تَطْلِيقَةٌ»

Sunan Daruquthni 3999: Ismail bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Qabishah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dan Ma’mar, dari Atha‘ Al Khurasani, dan Abu Salamah, dari Zaid bin Tsabit dan Utsman bin Affan, keduanya berkata, “Bila telah berlalu yang empat bulan, maka itu adalah satu talak.”

Sunan Daruquthni 3984

سنن الدارقطني 3984: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو حُمَيْدٍ الْمِصِّيصِيُّ , قَالَ: سَمِعْتُ حَجَّاجَ بْنَ مُحَمَّدٍ , يَقُولُ: قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: أَخْبَرَنِي ابْنُ طَاوُسٍ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ أَبَا الصَّهْبَاءِ قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ : أَتَعْلَمُ إِنَّمَا كَانَتِ الثَّلَاثَةُ تُجْعَلُ وَاحِدَةً عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَثَلَاثًا مِنْ إِمَارَةِ عُمَرَ؟ , فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: «نَعَمْ»

Sunan Daruquthni 3984: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abu Humaid Al Mishishi menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Hajjaj bin Muhammad berkata: Ibnu Juraij berkata: Ibnu Thawus mengabarkan kepadaku dari ayahnya, bahwa Abu Ash-Shahba’ berkata kepada Ibnu Abbas, “Apakah engkau tahu bahwa (talak) tiga dianggap satu pada masa Rasulullah SAW dan Abu Bakar, dan dianggap tiga pada masa pemerintahan Umar?” Ibnu Abbas menjawab, “Ya.”

Sunan Daruquthni 4000

سنن الدارقطني 4000: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا الْعَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ , أَخْبَرَنِي أَبِي , نا الْأَوْزَاعِيُّ , حَدَّثَنِي عَطَاءٌ الْخُرَاسَانِيُّ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ عُثْمَانَ , وَزَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَنَّهُمَا كَانَا يَقُولَانِ: «إِذَا مَضَتِ الْأَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ فَهِيَ تَطْلِيقَةٌ بَائِنَةٌ»

Sunan Daruquthni 4000: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Al Walid menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, Al Auza’i menceritakan kepada kami, Atha‘ Al Khurasani menceritakan kepadaku dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dari Utsman dan Zaid bin Tsabit, keduanya berkata, “Bila telah berlalu empat bulan, maka itu dianggap talak ba‘in.”

Sunan Daruquthni 3985

سنن الدارقطني 3985: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَرْزُوقٍ , وَيَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , قَالَا: ثنا أَبُو عَاصِمٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ أَبَا الصَّهْبَاءِ سَأَلَ ابْنَ عَبَّاسٍ: نَشَدْتُكَ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُ أَنَّ الثَّلَاثَ كَانَتْ تُرَدُّ إِلَى الْوَاحِدَةِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَأَبِي بَكْرٍ , وَصَدْرًا مِنْ خِلَافَةِ عُمَرَ؟ , قَالَ: «نَعَمْ»

Sunan Daruquthni 3985: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Marzuq dan Yazid bin Sinan menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abu Ashim menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, bahwa – Abu Ash-Shahba’ menanyakan kepada Ibnu Abbas, “Aku persumpahkan engkau kepada Allah, apakah engkau tahu bahwa (talak) tiga dikembalikan kepada satu pada masa Rasulullah SAW, Abu Bakar dan di awal masa khilafah Umar?” Dia menjawab, “Ya.”

Sunan Daruquthni 3986

سنن الدارقطني 3986: نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ مِرْدَاسٍ , نا أَبُو دَاوُدَ , نا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا ابْنُ جُرَيْجٍ , أَخْبَرَنِي ابْنُ طَاوُسٍ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ أَبَا الصَّهْبَاءِ قَالَ لِابْنِ عَبَّاسٍ: أَتَعْلَمُ إِنَّمَا كَانَتِ الثَّلَاثُ تُجْعَلُ وَاحِدَةً عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَأَبِي بَكْرٍ , وَثَلَاثٍ مِنْ إِمَارَةِ عُمَرَ؟ , فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: «نَعَمْ»

Sunan Daruquthni 3986: Muhammad bin Yahya bin Mirdas menceritakan kepada kami, Abu Daud menceritakan kepada kami, Ahmad bin Shalih menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, Ibnu Thawus mengabarkan kepadaku dari ayahnya, bahwa Abu Ash-Shahba’ berkata kepada Ibnu Abbas, “Apakah engkau tahu, bahwa (talak) tiga dijadikan satu pada masa Rasulullah SAW dan Abu Bakar, dan dijadikan tiga pada masa pemerintahan Umar?” Ibnu Abbas menjawab, “Ya.”

Sunan Daruquthni 3987

سنن الدارقطني 3987: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , نا أَبُو عَاصِمٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُؤَمَّلِ , عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ، قَالَ أَبُو الْجَوْزَاءِ لِابْنِ عَبَّاسٍ: أَتَعْلَمُ أَنَّ الثَّلَاثَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُنَّ يُرْدَدْنَ إِلَى الْوَاحِدَةِ , وَصَدْرًا مِنْ إِمَارَةِ عُمَرَ؟ , قَالَ: «نَعَمْ»

Sunan Daruquthni 3987: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yazid bin Sinan menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Al Muammal, dari Ibnu Abu Mulaikah, dia berkata , “Abu Al Jauza’ berkata kepada Ibnu Abbas, ‘Apakah engkau tahu bahwa (talak) tiga dikembalikan kepada satu pada masa Rasulullah SAW dan di awal masa pemerintahan Umar?’ Dia menjawab,’Ya’.”

Sunan Daruquthni 3988

سنن الدارقطني 3988: نا أَحْمَدُ بْنُ كَامِلٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي خَيْثَمَةَ , نا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ , نا أَبُو عَاصِمٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُؤَمَّلِ , عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ , قَالَ: سَأَلَ أَبُو الْجَوْزَاءِ ابْنَ عَبَّاسٍ: هَلْ عَلِمْتَ أَنَّ الثَّلَاثَ كَانَتْ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ تُرَدُّ إِلَى الْوَاحِدَةِ؟ , قَالَ: «نَعَمْ». عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُؤَمَّلِ ضَعِيفٌ , وَلَمْ يَرْوِهِ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ غَيْرُهُ

Sunan Daruquthni 3988: Ahmad bin Kamil menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Amr bin Ali menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Muammal menceritakan kepada kami dari Ibnu Mulaikah, dia berkata, “Abu Al Jauza” bertanya kepada Ibnu Abbas, ‘Apakah engkau tahu bahwa (talak) tiga dikembalikan kepada satu pada masa Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar?’ Dia menjawab, ‘Ya’.” Abdullah bin Al Muammal adalah seorang perawi dha’if, dan tidak ada yang meriwayatkannya dari Ibnu Abu Mulaikah selainnya.