Skip to main content

Shahih Ibnu Hibban 1659

صحيح ابن حبان 1659: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ سِنَانٍ بِمَنْبِجَ، أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ سُمَيٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوا عَلَيْهِ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1659: Umar bin Sa’id bin Sinan di Manbaj, Ahmad bin Abu Bakr telah mengabarkan kepada kami dari Malik dari Suma dari Abu Shalih dari Abu Hurairah RA, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Seandainya manusia mengetahui pahala azan dan saf pertama kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan undian niscaya mereka melakukan undian itu. Seandainya mereka mengetahui pahala bersegera pergi menunaikan shalat, niscaya mereka berlomba-lomba kepadanya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala shalat Isya dan Shubuh, niscaya mereka mendatanginya meskipun dengan merangkak”. 690 [1:2]

Shahih Ibnu Hibban 1644

صحيح ابن حبان 1644: أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَبْدِ اللهِ الْقَطَّانُ، بِالرَّقَّةِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ مُكْرَمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى الْقَطَّانُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَطَاءٌ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ‏:‏ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الْبَقْلَةِ‏:‏ الثُّومِ، وَالْبَصَلِ، وَالْكُرَّاثِ، فَلاَ يَغْشَنَا فِي مَسَاجِدِنَا، فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ تَتَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ الإِنْسُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1644: AI Husain bin Abdullah Al Qaththan di Ar-Raqqah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata. Uqbah bin Makram telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Yahya bin Al Qaththan telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Juray telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Atha telah menceritakan kepada kami sebuah hadis dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa yang makan dari jenis sayur-sayuran ini, yaitu bawang putih, bawang merah dan bawang bakung, maka janganlah ia mendatangi kami di masjid kami Maka sesungguhnya para malaikat akan merasa sakit (karena baunya) seperti halnya manusia.”662 [2:43]

Shahih Ibnu Hibban 1660

صحيح ابن حبان 1660: أَخْبَرَنَا ابْنُ سَلْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَمْرِو بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ أَبِي عُشَّانَةَ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ‏:‏ يَعْجَبُ رَبُّكَ مِنْ رَاعِي غَنْمٍ فِي رَأْسِ الشَّظِيَّةِ لِلْجَبَلِ يُؤَذِّنُ لِلصَّلاَةِ، وَيُصَلِّي فَيَقُولُ اللَّهُ‏:‏ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هَذَا يُؤَذِّنُ، وَيُقِيمُ لِلصَّلاَةِ، يَخَافُ مِنِّي، قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي، وَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1660: Ibnu Salam telah mengabarkan kepada kami, berkata, Harmalah bin Yahya telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Wahab telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Amr bin Al Harits telah mengabarkan kepadaku dari Abu Usysyanah dari Uqbah bin Amir berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tuhanmu senang kepada seorang penggembala kambing yang tinggal di puncak pegunungan, tetapi ia mengumandangkan adzan untuk shalat. Maka Allah akan berkata, “Kalian lihatlah hamba-KU ini yang mengumandangkan adzan dan melaksanakan shalat karena takut kepada-Ku, maka Aku mengampuni dosa hamba-Ku, dan Aku masukkan ia ke dalam surga”691 [3:67]

Shahih Ibnu Hibban 1645

صحيح ابن حبان 1645: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ الأَزْدِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ‏:‏ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ فَلاَ يُؤْذِيَنَّا فِي مَجَالِسِنَا يَعْنِي الثُّومَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1645: Abdullah bin Muhammad Al Azdi telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abdullah bin Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Mu’ammar telah mengabarkan kepada kami sebuah hadis dari Az-Zuhri dari Sa’id Al Musayyib dari Abu Hurairah RA. dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Barangsiapa makan tanaman ini, maka janganlah sampai mengganggu kami dalam majelis kami”. Yang dimaksud adalah bawang putih.“ 663 [2:46]

Shahih Ibnu Hibban 1646

صحيح ابن حبان 1646: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ الثَّقَفِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ بْنُ فَضَالَةَ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ‏:‏ نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ الْكُرَّاثِ فَلَمْ يَنْتَهُوا، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا بُدًّا مِنْ أَكْلِهَا، فَوَجَدَ رِيحَهَا، فَقَالَ‏:‏ أَلَمْ أَنْهَكُمْ عَنْ هَذِهِ الْبَقْلَةِ الْخَبِيثَةِ- أَوِ الْمُنْتِنَةِ-‏؟‏ مَنْ أَكَلَهَا فَلاَ يَغْشَنَا فِي مَسَاجِدِنَا، فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ تَتَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ الإِنْسَانُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1646: Muhammad bin Ishaq Ats-Tsaqafi telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al Mufaddhal bin Fadhalah telah menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij dari Abu Az-Zubair dari Jabir berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan bawang bakung, namun mereka tidak menghindarinya. Kemudian ketika mereka sangat butuh hingga harus memakannya, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapatkan baunya, kemudian beliau bersabda, “Bukankah aku telah melarang kalian memakan sayur-sayuran yang jelek ini dan berbau busuk?, Barangsiapa yang memakannya, maka janganlah ia mendekati masjid (majelis-majelis) kami. Sesungguhnya para malaikat akan merasa sakit (karena baunya) seperti halnya manusia.”665 [2:46]

Shahih Ibnu Hibban 1647

صحيح ابن حبان 1647: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ‏:‏ قُلْتُ‏:‏ لِعَمْرِو بْنِ دِينَارٍ‏:‏ يَا أَبَا مُحَمَّدٍ أَسَمِعْتَ جَابِرًا، يَقُولُ‏:‏ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ مَرَّ بِأْسَهُمٍ فِي الْمَسْجِدِ‏:‏ أَمْسِكْ بِنُصُولِهَا‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1647: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna telah mengabarkan kepada kami, ia berkata Abu Khutsaimah telah menceritakan kepada kami, ia berkata Sufyan telah menceritakan kepada kami, ia berkata ‘Aku berkata kepada Amr bin Dinar, “Wahai Abu Muhammad apakah kamu tidak mendengar Jabir berkata, Rasulullah bersabda kepada seseorang yang membawa panah melewati masjid. “Pegang mata panahnya (jangan sampai melukai muslim lain”, ia menjawab “ Ya (akan aku lakukan)” 666 [1:95]

Shahih Ibnu Hibban 1648

صحيح ابن حبان 1648: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ قُتَيْبَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ مَوْهَبٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ أَنَّهُ أَمَرَ رَجُلاً كَانَ يَتَصَدَّقُ بِالنَّبْلِ فِي الْمَسْجِدِ أَنْ لاَ يَمُرَّ بِهَا إِلاَّ وَهُوَ آخِذٌ بِنُصُولِهَا‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1648: Muhammad bin Al Hasan bin Qutaibah, telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Yazid bin Mauhab telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al Laits bin Sa’ad telah menceritakan kepadaku sebuah hadis dari Abu Az-Zubair dari Jabir dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan seseorang berbuat baik dengan anak panahnya (selalu hati-hati dalam memegang mata panah agar tidak melukai orang lain) di dalam masjid, hendaknya ia tidak melewati masjid dengan membawa anak panahnya kecuali jika ia memegang mata panahnya” 667 [1:95]

Shahih Ibnu Hibban 1649

صحيح ابن حبان 1649: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ مُسَرِّحٍ، بِحَرَّانَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَمِّي الْوَلِيدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بُرَيْدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ إِذَا مَرَّ أَحَدُكُمْ فِي أَسْوَاقِنَا أَوْ مَسْجِدِنَا بِنَبْلٍ فَلْيُمْسِكْ عَلَى نُصُولِهَا، لِئَلاَّ يُصِيبَ أَحَدًا مِنَ الْمُسْلِمِينَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1649: Ahmad bin Khalid bin Abdul Malik bin Abdullah bin Masrah di Harran telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Pamanku Al Walid bin Abdul Mulk telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Isa bin Yunus telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Buraid telah menceritakan kepada kami, ia berkata, “Abu Burdah telah menceritakan kepada kami sebuah hadis dari Abu Musa berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian melewati pasar kami atau masjid kami dengan membawa panah, maka peganglah mata panahnya, jangan sampai ada sesuatu darinya yang menimpa salah seorang muslim.”668 [1:95]

Shahih Ibnu Hibban 1650

صحيح ابن حبان 1650: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى الذُّهْلِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الدَّرَاوَرْدِيُّ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ خُصَيْفَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّجُلَ يَبِيعُ وَيَشْتَرِي فِي الْمَسْجِدِ، فَقُولُوا‏:‏ لاَ أَرْبَحَ اللَّهُ تِجَارَتَكَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1650: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Muhammad bin Yahya Adz-Dzuhli telah menceritakan kepada kami, ia berkata, An-Nufaili telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ad-Darawardi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Yazid bin Khushaifah669 telah mengabarkan kepadaku sebuah hadis dari Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban dari Abu Hurairah RA. berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Apabila kalian melihat orang yang sedang melakukan jual beli di dalam masjid, maka katakanlah, ‘Allah tidak akan memberikan keuntungan dalam daganganmu’,” 670 [2:28]

Shahih Ibnu Hibban 1651

صحيح ابن حبان 1651: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْمُقْرِئُ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، يَقُولُ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ اللهِ، مَوْلَى شَدَّادِ بْنِ الْهَادِ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ‏:‏ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ‏:‏ مَنْ سَمِعَ رَجُلاً يَنْشُدُ ضَالَّةً فِي الْمَسْجِدِ، فَلْيَقُلْ‏:‏ لاَ أَدَّاهَا اللَّهُ عَلَيْكَ، فَإِنَّ الْمَسَاجِدَ لَمْ تُبْنَ لِهَذَا‏.

Shahih Ibnu Hibban 1651: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Khaitsamah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al Muqri’i telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Haiwah bin Syuraih telah mengabarkan kepadaku, ia berkata, Aku mendengar Muhammad bin Abdurrahman berkata, Abu Abdullah hamba sahaya Syaddad bin Al Had telah menceritakan kepadaku sebuah hadis bahwa ia mendengar Abu Hurairah RA. berkata, Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mendengar seseorang yang mencari-cari sesuatu yang hilang di dalam masjid, maka katakanlah, “Allah tidak akan memberikan keinginanmu, sesungguhnya didirikannya masjid bukan untuk hal seperti ini”672 [2:28]