Skip to main content

Musnad Syafi’i 1689

مسند الشافعي 1689: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَطَاءٍ، أَنَّ غُلَامًا، مِنْ قُرَيْشٍ قَتَلَ حَمَامَةً مِنَ حَمَامِ مَكَّةَ فَأَمَرَ ابْنُ عَبَّاسٍ أَنْ يُفْدَى عَنْهُ بِشَاةٍ

Musnad Syafi’i 1689: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Atha’, Bahwa ada seorang pemuda Quraisy membunuh seekor merpati di Makkah, maka Ibnu Abbas memerintahkan agar perbuatan anak itu ditebus dengan seekor kambing. 916

Musnad Syafi’i 1688

مسند الشافعي 1688: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ الْقَاسِمِ الْأَزْرَقِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ رَكِبَ رَاحِلَةً لَهُ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَتَدَلَّتْ فَجَعَلَتْ تُقَدِّمُ يَدًا وَتُؤَخِّرُ أُخْرَى. قَالَ الرَّبِيعُ: أَظُنُّهُ قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ شِعْرًا [الْبَحْر الْبَسِيط] كَأَنَّ رَاكِبَهَا غُصْنٌ بِمَرْوَحَةٍ … إِذَا تَدَلَّتْ بِهِ أَوْ شَارِبٌ ثَمِلُ ثُمَّ قَالَ: «اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ»

Musnad Syafi’i 1688: Abdurrahman bin Hasan bin Qasim Al Azraqi mengabarkan kepada kami dari ayahnya: Bahwa Umar bin Khaththab menaiki unta kendaraannya dalam ihramnya, maka untanya itu menuruni jalan yang menurun dengan melangkahkan salah satu kaki depannya dan mengakhirkan yang lainnya. Ar-Rabi’ berkata, “Aku menduganya (perawi) mengatakan bahwa Umar berkata: Seakan-akan penunggangnya adalah sebuah tangkai menjulur yang diterpa angin, atau bagaikan peminum yang sedang mabuk Kemudian Umar mengucapkan, “Allahu Akbar, Allahu Akbar.” 915

Musnad Syafi’i 1703

مسند الشافعي 1703: حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: ” دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكَعْبَةَ هُوَ وَبِلَالٌ وَعُثْمَانُ بْنُ طَلْحَةَ، وَأَحْسِبُهُ قَالَ: وَأُسَامَةُ، فَلَمَّا خَرَجَ سَأَلْتُ بِلَالًا: كَيْفَ صَنَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ ” قَالَ: «جَعَلَ عَمُودًا عَنْ يَمِينِهِ وَعَمُودَيْنِ عَنْ يَسَارِهِ وَثَلَاثَةَ أَعْمِدَةٍ وَرَاءَهُ ثُمَّ صَلَّى» . وَكَانَ الْبَيْتُ يَوْمَئِذٍ عَلَى سِتَّةِ أَعْمِدَةٍ

Musnad Syafi’i 1703: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu Umar , ia mengatakan: Rasulullah masuk bersama Bilal dan Utsman bin Thalhah -aku menduganya mengatakan Usamah bin Zaid- . Ketika Rasulullah keluar, aku bertanya kepada Bilal tentang apa yang dilakukan oleh beliau, maka ia menjawab, “Rasulullah mengambil posisi dengan menjadikan sebuah tiang berada di sebelah kanannya, 2 buah tiang berada di sebelah kirinya, dan 3 buah tiang berada di belakangnya, kemudian beliau shalat.” Bilal melanjutkan kisahnya, “Pada saat itu Baitullah bertopang pada 6 buah tiang.” 930

Musnad Syafi’i 1687

مسند الشافعي 1687: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الشِّعْرُ كَلَامٌ حَسَنُهُ كَحَسَنِ الْكَلَامِ، وَقَبِيحُهُ كَقَبِيحِهِ»

Musnad Syafi’i 1687: Ibrahim mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Syair itu adalah kalam, syair yang baik sama dengan kalam yang baik, dan syair yang buruk sama dengan kalam yang buruk.” 914

Musnad Syafi’i 1702

مسند الشافعي 1702: أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ: «رَأَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ أَتَى الرُّكْنَ الْأَسْوَدَ مُسَبِّدًا فَقَبَّلَهُ ثُمَّ سَجَدَ عَلَيْهِ، ثُمَّ قَبَّلَهُ ثُمَّ سَجَدَ عَلَيْهِ، ثُمَّ قَبَّلَهُ ثُمَّ سَجَدَ عَلَيْهِ، ثُمَّ قَبَّلَهُ ثُمَّ سَجَدَ عَلَيْهِ»

Musnad Syafi’i 1702: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Muhammad bin Abbad bin Ja’far, ia mengatakan: Aku melihat Ibnu Abbas mendatangi rukun Hajar Aswad dalam keadaan tidak memakai wewangian, lalu ia menciumnya, kemudian menempelkan kening padanya, lalu ia menciumnya lagi dan menempelkan kening padanya, kemudian ia menciumnya lagi dan menempelkan kening padanya. 929

Musnad Syafi’i 1686

مسند الشافعي 1686: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ مَرْوَانَ بْنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ بْنِ عَبْدِ يَغُوثَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ مِنَ الشِّعْرِ حِكْمَةٌ»

Musnad Syafi’i 1686: Ibrahim bin Sa’d mengabarkan kepada kami dari Ibrahim bin Syihab, dari Abu Bakar bin Abdurrahman, dari Marwan bin Hakam, dari Abdurrahman bin Aswad bin Abdu Yaghuts bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya diantara syair itu ada yang mengandung hikmah (kata-kata bijak).” 913

Musnad Syafi’i 1701

مسند الشافعي 1701: وَأَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، أَنَّهُ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ، يَقُولُ: أَخْبَرَنِي ابْنُ أَوْسٍ الثَّقَفِيُّ قَالَ: سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ: أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أُعْمِرَ عَائِشَةَ، فَأَعْمَرْتُهَا مِنَ التَّنْعِيمِ. قَالَ هُوَ أَوْ غَيْرُهُ فِي الْحَدِيثِ: لَيْلَةَ الْحَصْبَةِ

Musnad Syafi’i 1701: Sufyan mengabarkan kepada kami, ia pernah mendengar Amr bin Dinar mengatakan: Ibnu Aus Ats-Tsaqafi menceritakan kepadaku bahwa ia pernah mendengar Abdurrahman bin Abu Bakar menceritakan hadis berikut, “Rasulullah telah memerintahkan diriku agar menemani Aisyah melakukan umrah, maka aku menemaninya umrah dari Tan’im.” Ibnu Aus dan lain-lainnya dalam hadis ini mengatakan bahwa (hal itu terjadi) di malam (malam keluarnya jamaah haji dari Makah hari-hari tasyriq). 928

Musnad Syafi’i 1685

مسند الشافعي 1685: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي يَحْيَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدِمُوا فِي عُمْرَةِ الْقَضِيَّةِ مُقَلَّدِينَ بِالسُّيُوفِ وَهُمْ مُحْرِمُونَ

Musnad Syafi’i 1685: Ibrahim bin Yahya mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar: Para sahabat Rasulullah datang pada umrah qadha seraya menyandang pedang mereka, sedangkan mereka dalam keadaan ihram. 912

Musnad Syafi’i 1700

مسند الشافعي 1700: أَخْبَرَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ اعْتَمَرَ فِي سَنَةٍ مَرَّتَيْنِ. أَوْ قَالَ: مِرَارًا

Musnad Syafi’i 1700: Anas bin Iyadh mengabarkan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Nafi’, dari Ibnu Umar: Bahwa ia melakukan umrah dalam setahun sebanyak 2 kali, atau perawi mengatakannya berkali-kali.927

Musnad Syafi’i 1684

مسند الشافعي 1684: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ طَرِيفٍ، عَنْ أَبِي السَّفَرِ، أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَضَى فِي أُمِّ حُبَيْنٍ بِحُلَّانٍ مِنَ الْغَنَمِ

Musnad Syafi’i 1684: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Mutharrif bin Tharif, dan Abu As-Safar: Bahwa Utsman bin Affan memutuskan dalam kasus membunuh Ummu Hubain dengan denda anak kambing yang masih kecil. 911