Skip to main content

Musnad Ahmad 25584

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي بَكَّارٍ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ أَبِي الْمَلِيحِ عَلَى جَنَازَةٍ فَقَالَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَلْتَحْسُنْ شَفَاعَتُكُمْ وَلَوْ اخْتَرْتُ رَجُلًا اخْتَرْتُهُ ثُمَّ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلِيطٍ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ الْحَدَّادُ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلِيطٍ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَيْمُونَةَ وَكَانَ أَخَاهَا مِنْ الرَّضَاعَةِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصَلِّي عَلَيْهِ أُمَّةٌ إِلَّا شُفِّعُوا فِيهِ و قَالَ أَبُو الْمَلِيحِ الْأُمَّةُ أَرْبَعُونَ إِلَى مِائَةٍ فَصَاعِدًا

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa’id] dari [Abu Bakkar] berkata, aku shalat jenazah di belakang [Abu Al Malih] kemudian dia berkata, “Luruskanlah barisan kalian dan baguskanlah syafa’at kalian, sekiranya aku disuruh memilih seorang laki-laki niscaya aku memilihnya. Kemudian dia berkata, telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Salith]. Bapakku berkata; dan telah menceritakan kepada kami [Abu ‘Ubaidah Al Haddad] berkata, telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Salith] dari sebagian isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam [Maimunah] -ia adalah saudara laki-laki sepersusuannya-, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim yang dishalatkan oleh umat kecuali ia akan diberi syafaat karenanya.” [Abu Al Malih] berkata, “Umat itu sebanyak empat puluh sampai seratus orang lebih.”

Musnad Ahmad 25600

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْفَضْلِ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ لَبِيبَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا لَمْ يَفْشُ فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَإِذَا فَشَا فِيهِمْ وَلَدُ الزِّنَا فَيُوشِكُ أَنْ يَعُمَّهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعِقَابٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim Ar Razi] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman Al Fadll] berkata, telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ishaq] dari [Muhammad bin Abdullah bin Amru bin Utsman] dari [Muhammad bin ‘Abdurrahman bin Labibah bin Ubaidullah bin Rafi’] dari [Maimunah] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama di antara mereka tidak bermunculan anak hasil zina, jika anak hasil zina telah bermunculan di antara mereka, maka dikawatirkan Allah akan menghukum mereka semua.”

Musnad Ahmad 25585

حَدَّثَنَا عَتَّابُ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَعَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنِي بُكَيْرٌ أَنَّ كُرَيْبًا مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ مَيْمُونَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَقُولُ أَكَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ كَتِفٍ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ

Telah menceritakan kepada kami [‘Attab bin Ziyad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah] dan [‘Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi’ah] berkata, telah menceritakan kepadaku [Bukair] bahwa [Kuraib] bekas budak Ibnu Abbas, menceritakan kepadanya, bahwa dia mendengar [Maimunah] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam makan paha kambing kemudian berdiri untuk shalat dan tidak berwudlu lagi.”

Musnad Ahmad 25586

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ وَحَدَّثَ ابْنُ شِهَابٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ دَخَلَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مَيْمُونَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ وَهِيَ حَائِضٌ فَقُدِّمَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَحْمُ ضَبٍّ جَاءَتْ بِهِ أُمُّ حُفَيْدٍ ابْنَةُ الْحَارِثِ مِنْ نَجْدٍ وَكَانَتْ تَحْتَ رَجُلٍ مِنْ بَنِي جَعْفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَأْكُلُ شَيْئًا حَتَّى يَعْلَمَ مَا هُوَ فَقَالَ بَعْضُ النِّسْوَةِ أَلَا تُخْبِرِينَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَأْكُلُ فَأَخْبَرَتْهُ أَنَّهُ لَحْمُ ضَبٍّ فَتَرَكَهُ قَالَ خَالِدٌ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَرَامٌ هُوَ قَالَ لَا وَلَكِنَّهُ طَعَامٌ لَيْسَ فِي قَوْمِي فَأَجِدُنِي أَعَافُهُ قَالَ خَالِدٌ فَاجْتَرَرْتُهُ إِلَيَّ فَأَكَلْتُهُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْظُرُ قَالَ وَحَدَّثَهُ الْأَصَمُّ عَنْ مَيْمُونَةَ وَكَانَ فِي حِجْرِهَا يَعْنِي بِهَذَا الْحَدِيثِ وَأَظُنُّ أَنَّ الْأَصَمَّ يَزِيدُ بْنُ الْأَصَمِّ

telah menceritakan kepada kami [Ya’kub bin Ibrahim bin Sa’d] berkata, telah menceritakan kepadaku [Bapakku] dari [Shalih bin Kaisan], dan [Ibnu Syihab] menceritakan dari [Abu Umamah bin Sahl] dari [Ibnu Abbas], bahwa ia mengabarkan kepadanya, bahwa Khalid bin Walid dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk menemui Maimunah yang saat itu sedang haid. Kemudian Nabi diberi suguhan daging biawak yang berasal dari Ummu Hufaid binti Al Haris dari daerah Najd, dan ia adalah isteri seorang laki-laki dari bani Ja’far. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ada seseorang yang tidak mau memakan suatu makanan sehingga beliau mengetahui tentang makanan tersebut. Maka sebagian wanita berkata, “Kenapa kalian tidak memberitahu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang makanan yang akan beliau makan?” Kemudian dia memberitahu beliau bahwa makanan tersebut adalah daging biawak, sehingga beliau pun mengurungkan niatnya untuk makan.” Khalid berkata, “Kemudian aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Apakah ia haram?” Beliau menjawab: “Tidak, akan tetapi ia adalah makanan yang tidak ada di kaumku, maka aku tidak menyukainya.” Khalid berkata, “Kemudian aku mendekatkan daging tersebut dan memakannya, sedangkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat.” Abdullah berkata, ” [Al Asham] menceritakan hadis tersebut dari [Maimunah] -dan Asham adalah orang yang ada dalam pengasuhan Maimunah-, dan aku mengira bahwa Al Asham adalah Yazid bin Asham.”

Musnad Ahmad 25587

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ حَبِيبٍ يَعْنِي ابْنَ الشَّهِيدِ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ مِهْرَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ عَنْ مَيْمُونَةَ قَالَتْ تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ حَلَالٌ بَعْدَمَا رَجَعْنَا مِنْ مَكَّةَ

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Habib] -yakni Ibnu As Syahid- dari [Maimun bin Mihran] dari [Yazid bin Al Asham] dari [Maimunah] dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku dan kami menjadi halal setelah kami kembali dari Makkah.”

Musnad Ahmad 25588

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ حَسِبْتُهُ عَنْ سَالِمٍ عَنْ مَيْمُونَةَ أَنَّهَا اسْتَدَانَتْ دَيْنًا فَقِيلَ لَهَا تَسْتَدِينِينَ وَلَيْسَ عِنْدَكِ وَفَاؤُهُ قَالَتْ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ أَحَدٍ يَسْتَدِينُ دَيْنًا يَعْلَمُ اللَّهُ أَنَّهُ يُرِيدُ أَدَاءَهُ إِلَّا أَدَّاهُ

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Bukair] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ja’far bin Ziyad] dari [Manshur] -berkata, dan menurutku- dari [Salim] dari [Maimunah], bahwa dia berhutang kepada seseorang, lalu dikatakan padanya, “Kamu berhutang namun kamu tidak mempunyai sesuatu yang dapat digunakan untuk menggantinya?” Maimunah berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seseorang yang berhutang dengan sesuatu yang Allah tahu bahwa dia berniat membayarnya, melainkan Allah akan menunaikannya.”

Musnad Ahmad 25589

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَاقَ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَعْتَقْتُ جَارِيَةً لِي فَدَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِعِتْقِهَا فَقَالَ آجَرَكِ اللَّهُ أَمَا إِنَّكِ لَوْ كُنْتِ أَعْطَيْتِهَا أَخْوَالَكِ كَانَ أَعْظَمَ لِأَجْرِكِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’la] telah menceritakan kepada kami [Muhammad] -yakni Ibnu Ishaq- dari [Bukair bin Abdullah bin Al Asyaj] dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Maimunah] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata, “Aku membebaskan budak perempuanku, saat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menemuiku, maka aku pun mengabarkan hal itu kepada beliau. Beliau lantas bersabda: “Semoga Allah membalasmu dengan pahala, namun seandainya kamu berikan kepada bibi-bibimu maka akan lebih banyak pahalanya.”

Musnad Ahmad 25590

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ بُرْقَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ عَنْ مَيْمُونَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدَ جَافَى حَتَّى يَرَى مَنْ خَلْفَهُ بَيَاضَ إِبْطَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] telah menceritakan kepada kami [Ja’far bin Burqan] dari [Yazid bin Al Asham] dari [Maimunah] dia berkata, “Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sujud, beliau merenggangkan (kedua tangannya) sehingga orang-orang yang ada di belakang beliau dapat melihat putih ketiaknya.”

Musnad Ahmad 25591

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ بُدَيَّةَ قَالَتْ أَرْسَلَتْنِي مَيْمُونَةُ بِنْتُ الْحَارِثِ إِلَى امْرَأَةِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ وَكَانَتْ بَيْنَهُمَا قَرَابَةٌ فَرَأَيْتُ فِرَاشَهَا مُعْتَزِلًا فِرَاشَهُ فَظَنَنْتُ أَنَّ ذَلِكَ لِهِجْرَانٍ فَسَأَلْتُهَا فَقَالَتْ لَا وَلَكِنِّي حَائِضٌ فَإِذَا حِضْتُ لَمْ يَقْرَبْ فِرَاشِي فَأَتَيْتُ مَيْمُونَةَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهَا فَرَدَّتْنِي إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَتْ أَرَغْبَةً عَنْ سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنَامُ مَعَ الْمَرْأَةِ مِنْ نِسَائِهِ الْحَائِضِ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا ثَوْبٌ مَا يُجَاوِزُ الرُّكْبَتَيْنِ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ وَأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ حَبِيبٍ مَوْلَى عُرْوَةَ عَنْ بُدَيَّةَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ishak] dari [Az Zuhri] dari [‘Urwah] dari [Budayyah] dia berkata, ” [Maimunah binti Harits] mengirimku kepada isteri Abdullah bin Abbas -antara Maimunah dengan isteri Abdullah punya buhungan kekerabatan-, maka ketika aku melihat kasurnya terpisah dengan kasur suaminya aku mengira bahwa ia sedang mendapatkan hajr (pisah ranjang), maka ketika itu aku tanyakan kepadanya, ia menjawab, “Tidak demikian, tapi aku sedang haid. Jika aku haid maka dia tidak mendekati kasurku.” Kemudian aku mendatangi Maimunah dan menyebutkan akan hal itu, lalu dia menyuruhku kembali kepada Ibnu Abbas dengan pesan, “Apakah kamu membenci Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidur dengan isterinya ketika mereka haid, dan di antara mereka hanya mengenakan satu kain yang menutupi sampai kedua lututnya.” Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dan [Abu Kamil] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Laits] berkata, telah menceritakan kepadaku [Ibnu Syihab] dari [Habib] bekas budak ‘Urwah, dari [Budayyah] …lalu dia menyebutkan hadist ini.”

Musnad Ahmad 25592

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ أَزْهَرَ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ السَّائِبِ ابْنِ أَخِي مَيْمُونَةَ الْهِلَالِيَّةِ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ مَيْمُونَةَ قَالَتْ لَهُ يَا ابْنَ أَخِي أَلَا أَرْقِيكَ بِرُقْيَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ بَلَى قَالَتْ بِسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ وَاللَّهُ يَشْفِيكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ فِيكَ أَذْهِبْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ

Telah menceritakan kepada kami [‘Abdurrahman bin Mahdi] berkata, telah menceritakan kepada kami [Mu’awiyah bin Shalih] dari [Azhar bin Sa’id] dari [‘Abdurrahman bin As Saib Ibnu Akhi Maimunah Al Hilaliyah] dia menceritakan kepadanya, bahwa [Maimunah] berkata padanya, “Wahai anak saudaraku, maukah kamu aku ruqyah dengan ruqyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?” aku menjawab, “Tentu.” Kemudian ia membaca, ‘BISMILLAH URQIIKA WAALLAHU YASYFIIKA MIN KULLI DAA`IN FIIKA ADZHIBIL BA’SA RABBANNAASI WASYFI ANTAS SYAAFI LAA SYAAFII ILLA ANTA (Dengan nama Allah aku meruqyahmu, dan Allah lah yang menyembuhkanmu dari segala penyakit pada dirimu, jauhkanlah penyakit wahai Rabb manusia, Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada yang menyembuhkan kecuali Engkau) ‘.”