Skip to main content

Musnad Ahmad 25081

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنِ النَّخَعِيِّ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كَانَتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيُمْنَى لِطُهُورِهِ وَلِطَعَامِهِ وَكَانَتْ الْيُسْرَى لِخَلَائِهِ وَمَا كَانَ مِنْ أَذًى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَائِشَةَ نَحْوَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa’id] dari [Abu Ma’syar] dari [Annakha’i] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] bahwasanya dia berkata; “Tangan kanannya Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam adalah untuk bersuci dan untuk makan. Sedangkan, tangan kirinya adalah untuk ketika berada di tempat pembuangan hajat dan apa-apa yang menjijikkan” Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Adi] dari [Sa’id] dari [seorang lelaki] dari [Abu Ma’syar] dari [Ibrahim] dari [Aisyah] dengan hadis yang serupa.

Musnad Ahmad 25097

حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ الْمُعْتَمِرِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا نَرَى إِلَّا أَنَّهُ الْحَجُّ قَالَتْ فَلَمَّا قَدِمْنَا طَافُوا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَحِلَّ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ قَالَتْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهُ هَدْيٌ قَالَتْ وَكُنْتُ حَائِضًا فَلَمْ أَسْتَطِعْ أَنْ أَطُوفَ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْحَصْبَةِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ يَرْجِعُ نِسَاؤُكَ بِحَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ وَأَنَا أَرْجِعُ بِحَجَّةٍ فَقَالَ لِي انْطَلِقِي مَعَ أَخِيكِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ إِلَى التَّنْعِيمِ ثُمَّ مِيعَادُ مَا بَيْنِي وَبَيْنِكِ كَذَا وَكَذَا قَالَتْ فَلَقِيتُهُ بِلَيْلٍ وَهُوَ مُهْبِطٌ أَوْ مُصْعِدٌ قَالَتْ وَقَالَتْ بِنْتُ حُيَيٍّ مَا أُرَانِي إِلَّا حَابِسَتَكُمْ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَقْرَى حَلْقَى مَا أُرَانِي إِلَّا حَابِسَتَكُمْ أَلَيْسَ قَدْ طُفْتِ يَوْمَ النَّحْرِ قَالَتْ بَلَى فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْفِرِي حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ فَذَكَرَهُ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abidah bin Humaid] dari [Manshur bin Al Mu’tamir] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] berkata; saya pernah pergi bersama Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam dan kami tidak melihatnya kecuali hal itu adalah haji. Ia berkata; “Tatkala kami datang, mereka sedang berthawaf.” Lalu Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan; “Bagi orang yang belum memiliki binatang kurban, hendaknya ia bertahalul.” Ia berkata; “Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam memiliki binatang kurban.” Ia berkata; “Ketika itu, saya sedang haid. Sehingga, aku tidak bisa untuk melakukan thawaf. Ketika pada malam di Hasbah, saya berkata kepada Rasulullah; ‘Para isterimu kembali dengan haji dan umrah, sedangkan aku kembali hanya dengan haji.’ Maka beliau menuturkan kepadaku; ‘Pergilah bersama saudaramu, Abdurrahman, ke Tan’im. Kemudian tempat kembalinya antara diriku dengan dirimu di sini dan di sini’.” Ia berkata; “Kemudian saya bertemu dengan beliau pada suatu malam, sementara beliau sedang pergi di awal malam atau di akhir malam.” Binti Huyay berkata; “Saya tidak melihat kecuali ia terhalang dari kalian.” Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya; “Wahai Aqra halqa (julukan untuk wanita haidh)! Aku tidak melihat kecuali engkau terhalang, tapi bukankah engkau telah melakukan thawaf pada hari kurban?” ia berkata; “Benar.” Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya: “Kembalilah.” Telah menceritakan kepada kami [Husain] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Manshur] kemudian ia menyebutkan dengan sanad dan maknanya.”

Musnad Ahmad 25082

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ عَنِ النَّخَعِيِّ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيُسْرَى لِخَلَائِهِ وَمَا كَانَ مِنْ أَذًى وَكَانَتْ الْيُمْنَى لِوُضُوئِهِ وَلِمَطْعَمِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] dari [Sa’id] dari [Abu Ma’syar] dari [Annakha’i] dari [Aisyah] berkata; “Tangan kiri Rasulullah adalah untuk di tempat pembuangan hajat dan apa-apa yang menjijikkan. Sedangkan, tangan kanannya untuk wudhu dan makanannya.”

Musnad Ahmad 25098

حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَ قَالَتْ قَدْ عَدَلْتُمُونَا بِالْكَلْبِ وَالْحِمَارِ لَقَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَسَّطُ السَّرِيرَ فَيُصَلِّي وَأَنَا فِي لِحَافِي فَأَكْرَهُ أَنْ أَسْنَحَهُ فَأَنْسَلُّ مِنْ تِلْقَاءِ رِجْلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami [Abidah] berkata; telah menceritakan kepadaku [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] berkata; “Sungguh, kalian telah menyeterakan kami dengan anjing dan keledai. Sungguh Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam pernah membentangkan tikarnya dan shalat dengannya, sementara aku berada di dalam selimutku. Saya tidak suka dengan keberadaanku sehingga aku pergi pelan-pelan dengan menggeser kedua kakiku.”

Musnad Ahmad 25083

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا جَمِيعًا

Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa’id] dari [Qatadah] dari [Zurarah bin Aufa] dari [Sa’ad bin Hisyam] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua raka’at fajar itu lebih baik dari pada semua dunia.”

Musnad Ahmad 25099

حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى وَبِيصِ الطِّيبِ فِي رَأْسِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ

Telah menceritakan kepada kami [Abidah] berkata; telah menceritakan kepadaku [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari [Aisyah] berkata; “Seolah-olah saya melihat kemilau minyak di kepala Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau sedang berihram.”

Musnad Ahmad 25084

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa’id] dari [Qatadah] dari [Mu’adzah] dari [Aisyah] bahwa Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan shalat dhuha empat raka’at, dan beliau menambah sebagaimana yang Allah kehendaki.

Musnad Ahmad 25100

حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ قَالَ أَتَيْنَ نِسْوَةٌ مِنْ أَهْلِ حِمْصَ عَائِشَةَ فَقَالَتْ لَهُنَّ عَائِشَةُ لَعَلَّكُنَّ مِنْ النِّسَاءِ اللَّاتِي يَدْخُلْنَ الْحَمَّامَاتِ فَقُلْنَ لَهَا إِنَّا لَنَفْعَلُ فَقَالَتْ لَهُنَّ عَائِشَةُ أَمَا إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا امْرَأَةٍ وَضَعَتْ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِ زَوْجِهَا هَتَكَتْ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami [Abidah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Atha’ bin Abi Rabah] berkata; para wanita dari penduduk Himsha mendatangi Aisyah. ia bertanya kepada mereka; “Bukankah kalian termasuk para wanita yang pernah berada di tempat pemandian umum itu?” mereka menjawab kepadanya; “Sungguh, kami benar melakukan hal itu.” [Aisyah] berkata kepada mereka; “Sungguh, saya telah mendengar Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan; “Siapa saja wanita yang meletakkan bajunya bukan di rumah suaminya, maka ia telah menghancurkan hubungan antara ia dengan Allah.”

Musnad Ahmad 25085

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ وَكَانَ فِي حَدِيثِهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَبْدَأُ قَبْلَهَا

Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa’id] dari [Ashim Al Ahwal] dari [Mu’adzah] dari [Aisyah] berkata; “Saya dan Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam pernah mandi dalam satu bejana.” Dalam hadisnya (yang lain), Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam memulai sebelum (Aisyah).”

Musnad Ahmad 25086

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ فَقَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَسْأَلَكِ عَنْ شَيْءٍ وَإِنِّي أَسْتَحْيِيكِ فَقَالَتْ سَلْ مَا بَدَا لَكَ فَإِنَّمَا أَنَا أُمُّكَ فَقُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا يُوجِبُ الْغُسْلَ فَقَالَتْ إِذَا اخْتَلَفَ الْخِتَانَانِ وَجَبَتْ الْجَنَابَةُ فَكَانَ قَتَادَةُ يُتْبِعُ هَذَا الْحَدِيثَ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ قَدْ فَعَلْتُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاغْتَسَلْنَا فَلَا أَدْرِي أَشَيْءٌ فِي هَذَا الْحَدِيثِ أَمْ كَانَ قَتَادَةُ يَقُولُهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Sa’id] dari [Qotadah] dari [Abdullah bin Rabah], ia pernah menemui [Aisyah] seraya berkata; “Sesungguhnya aku ingin bertanya kepadamu tentang sesuatu, tapi aku malu.” Aisyah berkata; “Tanyalah, apa kendalamu? Karena saya adalah ibumu.” Saya berkata; “Wahai ummul mukminin! Apa saja yang mewajibkan mandi?” ia menjawab: “Apabila ada dua kemaluan bertemu maka wajib mandi junub.” Qatadah menyertakan hadis berikut ini; Aisyah berkata; “Saya dan Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan hal ini, lalu kami mandi.” Saya tidak tahu, apa ini bagian dari hadis atau sekedar perkataan Qotadah?