Skip to main content

Sunan Daruquthni 4702

سنن الدارقطني 4702: نا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ بْنِ سُلَيْمَانَ الْخَلَّالُ , نا الْهَيْثَمُ بْنُ سَهْلٍ , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ , نا عُبَيْدٌ الْمُكْتِبُ , عَنْ عَامِرٍ , عَنْ مَسْرُوقٍ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «نَسَخَ الْأَضْحَى كُلَّ ذَبْحٍ , وَصَوْمُ رَمَضَانَ كُلَّ صَوْمٍ , وَالْغُسْلُ مِنَ الْجَنَابَةِ كُلَّ غُسْلٍ , وَالزَّكَاةُ كُلَّ صَدَقَةٍ». خَالَفَهُ الْمُسَيِّبُ بْنُ وَاضِحٍ , عَنِ الْمُسَيِّبِ هُوَ ابْنُ شَرِيكٍ وَكِلَاهُمَا ضَعِيفَانِ , وَالْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ مَتْرُوكٌ

Sunan Daruquthni 4702: Muhammad bin Yusuf bin Sulaiman Al Khallal menceritakan kepada kami, Al Haitsam bin Sahl menceritakan kepada kami, Al Musayyab bin Syarik menceritakan kepada kami, Ubaid Al Muktib menceritakan kepada kami dari Amir, dari Masruq, dari Ali, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Kurban menghapuskan setiap sembelihan. Puasa Ramadhan (menghapuskan) setiap puasa, mandi junub (menghapuskan) setiap mandi, dan zakat (menghapuskan) setiap sedekah’.” Al Musayyab bin Wadhih menyelisihinya, dari Al Musayyab —yaitu Ibnu Syarik,— keduanya adalah perawi dha‘if, sementara Al Musayyab bin Syarik riwayatnya ditinggalkan.

Sunan Daruquthni 4718

سنن الدارقطني 4718: نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا حُمَيْدُ بْنُ الرَّبِيعِ , نا ابْنُ إِدْرِيسَ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ رَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِ , قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةٍ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَبْرِ , قَالَ: فَرَأَيْتُهُ يُوصِي الْحَافِرَ , قَالَ: «أَوْسِعْ مِنْ قِبَلِ رَأْسِهِ أَوْسِعْ مِنْ قِبَلِ رِجْلَيْهِ» , فَلَمَّا انْصَرَفَ تَلَقَّاهُ دَاعِي امْرَأَةٍ مِنْ قُرَيْشٍ , فَقَالَ: إِنَّ فُلَانَةَ تَدْعُوكَ وَأَصْحَابَكَ , قَالَ: فَأَتَاهَا فَلَمَّا جَلَسَ الْقَوْمُ أُتِيَ بِالطَّعَامِ فَوَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ وَوَضَعَ الْقَوْمُ فَبَيْنَا هُوَ يَأْكُلُ إِذْ كَفَّ يَدَهُ , قَالَ: وَقَدْ كُنَّا جَلَسْنَا بِمَجَالِسِ الْغِلْمَانِ مِنْ آبَائِهِمْ , قَالَ: فَنَظَرَ آبَاؤُنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَلُوكُ أَكَلْتُهُ فَجَعَلَ الرَّجُلُ يَضْرِبُ يَدَ ابْنِهِ حَتَّى يَرْمِيَ الْعِرْقَ مِنْ يَدِهِ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَجِدُ لَحْمَ شَاةٍ أُخِذَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ أَهْلِهَا». قَالَ: فَأَرْسَلَتِ الْمَرْأَةُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ أَرْسَلْتُ إِلَى الْبَقِيعِ أَطْلُبُ شَاةً فَلَمْ أُصِبْ , فَبَلَغَنِي أَنَّ جَارًا لِي اشْتَرَى شَاةً فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ فَنَهَى , فَلَمْ نَقْدِرُ عَلَيْهِ فَبَعَثَتْ بِهَا امْرَأَتُهُ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَطْعِمُوهَا الْأُسَارَى»

Sunan Daruquthni 4718: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Humaid bin Ar-Rabi’ menceritakan kepada kami, Ibnu Idris menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dari seorang laki-laki golongan Anshar, dia berkata, “Kami pernah keluar bersama Rasulullah SAW untuk mengantar jenazah, lalu kami pun mencapai pekuburan, lalu aku melihat beliau berpesan kepada penggali, ‘Luaskan pada bagian kepalanya, dan luaskan pada bagian kakinya.’ Ketika kembali, beliau disambut oleh utusan seorang wanita Quraisy, lalu orang itu berkata, ‘Sesungguhnya Fulanah mengundangmu dan para sahabatmu.’ Beliau kemudian mendatanginya. Setelah orangorang duduk, makanan disuguhkan, lalu Rasulullah SAW mengulurkan tangannya dan orang-orang pun mengulurkan (tangan mereka). Ketika beliau sedang makan, tiba-tiba beliau menahan tangannya. Saat itu kami duduk di tempat anak-anak pada posisi bapak-bapak mereka. Bapak-bapak kami lalu melihat Rasulullah SAW mengemut makanan (tidak ditelan), kemudian ada orang yang menepuk tangan anaknya sehingga tulang terlempar dari tangannya, Rasulullah SAW lantas bersabda, ‘Aku rasakan daging kambing yang diambil tanpa seizin pemiliknya.’ Wanita itu lalu mengirim seseorang untuk menyampaikan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah mengirim orang ke Baqi’ untuk mencari kambing, namun dia tidak mendapatkannya. Lalu ada khabar yang sampai kepadaku bahwa tetanggaku telah membeli kambing, kemudian aku mengirim seseorang untuk menemuinya, namun dia melarang, lalu istrinya mengirimkannya.’ Rasulullah SAW bersabda, ‘Berikan makanan ini kepada para tawanan’.”

Sunan Daruquthni 4703

سنن الدارقطني 4703: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ تَمَامِ بْنِ صَالِحٍ النَّهْرَانِيُّ بِحِمْصَ , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ وَاضِحٍ , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ , عَنْ عُتْبَةَ بْنِ يَقْظَانَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ مَسْرُوقٍ , عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «نَسَخَتِ الزَّكَاةُ كُلَّ صَدَقَةٍ فِي الْقُرْآنِ , وَنَسَخَ صَوْمُ رَمَضَانَ كُلَّ صَوْمٍ , وَنَسَخَ غُسْلُ الْجَنَابَةِ كُلَّ غُسْلٍ , وَنَسَخَتِ الْأَضَاحِيُّ كُلَّ ذَبْحٍ». عُقْبَةُ بْنُ يَقْظَانَ مَتْرُوكٌ أَيْضًا

Sunan Daruquthni 4703: Muhammad bin Abdullah bin Ibrahim Asy-Syafi’i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Tammam bin Shalih An-Nahrani menceritakan kepada kami di Himsh, Al Musayyab bin Wadhih menceritakan kepada kami, Al Musayyab bin Syarik menceritakan kepada kami dari Utbah bin Yaqzhan, dari Asy-Sya’bi, dari Masruq, dari Ali RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Zakat menghapuskan setiap sedekah di dalam Al Qur?an. Puasa Ramadhan menghapuskan setiap puasa. Mandi junub menghapuskan setiap mandi, dan kurban menghapuskan setiap sembelihan’.” Uqbah bin Yaqzhan juga riwayatnya ditinggalkan.

Sunan Daruquthni 4719

سنن الدارقطني 4719: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْمَحَامِلِيُّ , وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ الْجُنَيْدِ , قَالَا: نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ الْجَرْمِيِّ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ رَجُلٍ مِنْ مُزَيْنَةَ , قَالَ: صَنَعَتِ امْرَأَةٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قُرَيْشٍ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا فَدَعَتْهُ وَأَصْحَابَهُ , قَالَ: فَذَهَبَ بِي أَبِي مَعَهُ , قَالَ: فَجَلَسْنَا بَيْنَ يَدَيْ آبَائِنَا مَجَالِسَ الْأَبْنَاءِ مِنْ آبَائِهِمْ , قَالَ: فَلَمْ يَأْكُلُوا حَتَّى رَأَوْا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَكَلَ فَلَمَّا أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُقْمَتَهُ رَمَى بِهَا , ثُمَّ قَالَ: «إِنِّي لَأَجِدُ طَعْمَ لَحْمِ شَاةٍ ذُبِحَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ صَاحِبَتِهَا» , فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخِي وَأَنَا مِنْ أَعَزِّ النَّاسِ عَلَيْهِ وَلَوْ كَانَ خَيْرًا مِنْهَا لَمْ يُغَبِّرْ عَلَيَّ , وَعَلَيَّ أَنْ أُرْضِيَهُ بِأَفْضَلَ مِنْهَا , فَأَبَى أَنْ يَأْكُلَ مِنْهَا وَأَمَرَ بِالطَّعَامِ لِلْأُسَارَى.

Sunan Daruquthni 4719: Al Husain bin Ismail Al Mahamili menceritakan kepada kami, dan Ahmad bin Al Husain bin Al Junaid menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib Al Jarmi, dari ayahnya, dari seorang laki-laki dari suku Muzainah, dia berkata, “Seorang wanita kaum muslimin dari golongan Quraisy pernah membuat makanan untuk Rasulullah SAW, lalu dia mengundangnya bersama para sahabatnya. Aku pun turut berangkat- bersama ayahku, kemudian kami (anak-anak) duduk di depan bapak-bapak kami, yaitu tempat duduk anak di dekat bapaknya. Saat itu mereka tidak langsung makan hingga melihat Rasulullah SAW telah makan. Ketika Rasulullah SAW mengambil suapannya, beliau meletakkannya lagi, lalu berkata, ‘Sesungguhnya aku mendapat rasa daging kambing yang disembelih tanpa seizin pemiliknya.’ Maka wanita itu berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku dan saudaraku pantang melakukan itu. Seandainya ada kebaikan darinya semestinya itu tidak luput dariku, dan aku akan meminta kerelaannya dengan yang lebih baik daripadanya.’ Namun beliau enggan memakannya dan menyuruh agar diberikan kepada para tawanan.”

Sunan Daruquthni 4704

سنن الدارقطني 4704: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى , نا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ , وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَيَّاشٍ , وَسَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ , أَنَّ عَيَّاشَ بْنَ عَبَّاسٍ حَدَّثَهُمْ , عَنْ عِيسَى بْنِ هِلَالٍ الصَّدَفِيِّ , حَدَّثَهُمْ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ , أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ بِيَوْمِ الْأَضْحَى عِيدًا جَعَلَهُ اللَّهُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ» , فَقَالَ الرَّجُلُ: فَإِنْ لَمْ أَجِدْ إِلَّا مَنِيحَةَ أَبِي أَوْ شَاةَ أَبِي وَأَهْلِي وَمَنِيحَتَهُمْ أَذْبَحُهَا؟ , قَالَ: «لَا وَلَكِنْ قَلِّمْ أَظْفَارَكَ وَقُصَّ شَارِبَكَ وَاحْلِقَ عَانَتَكَ فَذَلِكَ تَمَامُ أُضْحِيَّتِكَ عِنْدَ اللَّهِ»

Sunan Daruquthni 4704: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yunus bin Abdul A’la menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Amr bin Al Harits, Abdullah bin Ayyasy dan Sa’id bin Ayyub mengabarkan kepadaku, bahwa Asyyah bin Ayyasy menceritakan kepada mereka, dari Isa bin Hilal Ash-Shadafi, dia menceritakan kepada mereka, dari Abdullah bin Amr bin Al Ash, bahwa pernah seorang laki-laki mendatangi Nabi SAW, lalu Rasulullah SAW berkata kepadanya, “Aku diperintahkan untuk melaksanakan Id pada hari Adha. Allah telah menetapkannya untuk umat ini.” Laki-laki itu berkata, “Bila aku tidak menemukan kecuali mainan anakku atau domba ayahku atau keluargaku dan mainan mereka, apa aku haras menyembelihnya?” Beliau menjawab, “Tidak. Akan tetapi, potonglah kukumu, guntinglah kumismu, dan cukurlah bulu kemaluanmu. Itu adalah penyempurna kurbanmu di sisi Allah.”

Sunan Daruquthni 4720

سنن الدارقطني 4720: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ , نا ابْنُ أَبِي خَيْثَمَةَ , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ , قَالَ: خَرَجْتُ مَعَ أَبِي وَأَنَا غُلَامٌ , مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ , وَقَالَ فِيهِ: قَالَتْ: فَبَعَثْتُ إِلَى أَخِي عَامِرِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ وَقَدِ اشْتَرَى شَاةً مِنَ الْبَقِيعِ فَلَمْ يَكُنْ أَخِي ثَمَّ فَدَفَعَ أَهْلُهُ الشَّاةَ إِلَيَّ

Sunan Daruquthni 4720: Ali bin Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, Abdul Wahid bin Ziyad menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dia berkata: Seorang laki-laki golongan Anshar menceritakan kepadaku, dia berkata, “Aku pernah keluar bersama ayahku menyertai Rasulullah SAW, saat itu aku masih anak-anak.” Ia kemudian mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi. Di antaranya disebutkan (bahwa wanita tersebut berkata), “Lalu aku mengutus seseorang kepada saudaraku, Amir bin Abu Waqqash yang telah membeli kambing dari Baqi’, namun saudaraku itu sedang tidak ada. Lalu istrinya mengirimkan kambing itu kepadaku.”

Sunan Daruquthni 4705

سنن الدارقطني 4705: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدَانَ , نا شُعَيْبُ بْنُ أَيُّوبَ , نا عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحَرَّانِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي أُنَيْسَةَ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ بِالنَّحْرِ وَلَيْسَ بِوَاجِبٍ»

Sunan Daruquthni 4705: Ahmad bin Muhammad bin Sa’dan menceritakan kepada kami, Syu’aib bin Ayyub menceritakan kepada kami, Utsman bin Abdurrahman Al Harrani menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Unaisah menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku diperintahkan untuk menyembelih (kurban), namun itu tidak wajib’.”

Sunan Daruquthni 4706

سنن الدارقطني 4706: نا أَبُو الْعَبَّاسِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعَسْكَرِيُّ , نا الْحُنَيْنِيُّ , نا أَبُو غَسَّانَ , نا قَيْسٌ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُتِبَ عَلَيَّ النَّحْرُ وَلَمْ يُكْتَبْ عَلَيْكُمْ , وَأُمِرْتُ بِصَلَاةِ الْأَضْحَى وَلَمْ تُؤْمَرُوا بِهَا». قَالَ: وَحَدَّثَنَا الْحُنَيْنِيُّ نا أَبُو نُعَيْمٍ نا الْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ جَابِرٍ مِثْلَهُ: كُتِبَ عَلَيَّ الْأَضْحَى

Sunan Daruquthni 4706: Abu Al Abbas bin Abdullah bin Abdurrahman Al Askari menceritakan kepada kami, Al Hunaini menceritakan kepada kami, Abu Ghassan menceritakan kepada kami, Qais menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Diwajibkan berkurban atasku, namun tidak diwajibkan atas kalian. Dan aku diperintahkan shalat dhuha, namun kalian tidak diperintahkan”.” Dia berkata: Dan Al Hunaini menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Shalih menceritakan kepada kami dari Jabir dengan redaksi seperti itu, “Diwajibkan shalat dhuha atasku.”

Sunan Daruquthni 4707

سنن الدارقطني 4707: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا دَاوُدُ بْنُ رُشَيْدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ طَاوُسٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا أُنْفِقَتِ الْوَرِقُ فِي شَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ نَحِيرَةٍ فِي يَوْمِ عِيدٍ»

Sunan Daruquthni 4707: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Daud bin Rusyaid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Rabi’ah menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Yazid menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Thawus, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak ada uang yang engkau nafkahkan untuk sesuatu yang lebih utama daripada menyembelih pada hari Id’.”

Sunan Daruquthni 4708

سنن الدارقطني 4708: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ زَنْجُوَيْهِ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْمُهَاجِرِ , نا أَبِي , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَابَاهُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْإِبِلِ الْجَلَّالَةِ أَنْ يُؤْكَلَ لَحْمُهَا , وَلَا يُشْرَبَ لَبَنُهَا , وَلَا يُحْمَلَ عَلَيْهَا إِلَّا الْأُدُمَ , وَلَا يُذَكِّيَهَا النَّاسُ حَتَّى تُعْلَفَ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً»

Sunan Daruquthni 4708: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Zanjawaih menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Abdul Majid menceritakan kepada kami dari Ismail bin Ibrahim bin Al Muhajir, ayahku menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Babah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata, “Rasulullah SAW melarang unta yang memakan kotoran untuk dimakan dagingnya, diminum susunya dan untuk mengangkut barang, kecuali kulit(nya). Tidak boleh disembelih manusia hingga merumput selama empat puluh hari.