Skip to main content

Sunan Daruquthni 4720

سنن الدارقطني 4720: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ , نا ابْنُ أَبِي خَيْثَمَةَ , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ , قَالَ: خَرَجْتُ مَعَ أَبِي وَأَنَا غُلَامٌ , مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ , وَقَالَ فِيهِ: قَالَتْ: فَبَعَثْتُ إِلَى أَخِي عَامِرِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ وَقَدِ اشْتَرَى شَاةً مِنَ الْبَقِيعِ فَلَمْ يَكُنْ أَخِي ثَمَّ فَدَفَعَ أَهْلُهُ الشَّاةَ إِلَيَّ

Sunan Daruquthni 4720: Ali bin Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, Abdul Wahid bin Ziyad menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dia berkata: Seorang laki-laki golongan Anshar menceritakan kepadaku, dia berkata, “Aku pernah keluar bersama ayahku menyertai Rasulullah SAW, saat itu aku masih anak-anak.” Ia kemudian mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi. Di antaranya disebutkan (bahwa wanita tersebut berkata), “Lalu aku mengutus seseorang kepada saudaraku, Amir bin Abu Waqqash yang telah membeli kambing dari Baqi’, namun saudaraku itu sedang tidak ada. Lalu istrinya mengirimkan kambing itu kepadaku.”

Sunan Daruquthni 4705

سنن الدارقطني 4705: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدَانَ , نا شُعَيْبُ بْنُ أَيُّوبَ , نا عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحَرَّانِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي أُنَيْسَةَ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ بِالنَّحْرِ وَلَيْسَ بِوَاجِبٍ»

Sunan Daruquthni 4705: Ahmad bin Muhammad bin Sa’dan menceritakan kepada kami, Syu’aib bin Ayyub menceritakan kepada kami, Utsman bin Abdurrahman Al Harrani menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Unaisah menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku diperintahkan untuk menyembelih (kurban), namun itu tidak wajib’.”

Sunan Daruquthni 4706

سنن الدارقطني 4706: نا أَبُو الْعَبَّاسِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعَسْكَرِيُّ , نا الْحُنَيْنِيُّ , نا أَبُو غَسَّانَ , نا قَيْسٌ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُتِبَ عَلَيَّ النَّحْرُ وَلَمْ يُكْتَبْ عَلَيْكُمْ , وَأُمِرْتُ بِصَلَاةِ الْأَضْحَى وَلَمْ تُؤْمَرُوا بِهَا». قَالَ: وَحَدَّثَنَا الْحُنَيْنِيُّ نا أَبُو نُعَيْمٍ نا الْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ جَابِرٍ مِثْلَهُ: كُتِبَ عَلَيَّ الْأَضْحَى

Sunan Daruquthni 4706: Abu Al Abbas bin Abdullah bin Abdurrahman Al Askari menceritakan kepada kami, Al Hunaini menceritakan kepada kami, Abu Ghassan menceritakan kepada kami, Qais menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Diwajibkan berkurban atasku, namun tidak diwajibkan atas kalian. Dan aku diperintahkan shalat dhuha, namun kalian tidak diperintahkan”.” Dia berkata: Dan Al Hunaini menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Shalih menceritakan kepada kami dari Jabir dengan redaksi seperti itu, “Diwajibkan shalat dhuha atasku.”

Sunan Daruquthni 4707

سنن الدارقطني 4707: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا دَاوُدُ بْنُ رُشَيْدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ طَاوُسٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا أُنْفِقَتِ الْوَرِقُ فِي شَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ نَحِيرَةٍ فِي يَوْمِ عِيدٍ»

Sunan Daruquthni 4707: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Daud bin Rusyaid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Rabi’ah menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Yazid menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Thawus, dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak ada uang yang engkau nafkahkan untuk sesuatu yang lebih utama daripada menyembelih pada hari Id’.”

Sunan Daruquthni 4708

سنن الدارقطني 4708: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ زَنْجُوَيْهِ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْمُهَاجِرِ , نا أَبِي , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَابَاهُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْإِبِلِ الْجَلَّالَةِ أَنْ يُؤْكَلَ لَحْمُهَا , وَلَا يُشْرَبَ لَبَنُهَا , وَلَا يُحْمَلَ عَلَيْهَا إِلَّا الْأُدُمَ , وَلَا يُذَكِّيَهَا النَّاسُ حَتَّى تُعْلَفَ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً»

Sunan Daruquthni 4708: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Zanjawaih menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Abdul Majid menceritakan kepada kami dari Ismail bin Ibrahim bin Al Muhajir, ayahku menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Babah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata, “Rasulullah SAW melarang unta yang memakan kotoran untuk dimakan dagingnya, diminum susunya dan untuk mengangkut barang, kecuali kulit(nya). Tidak boleh disembelih manusia hingga merumput selama empat puluh hari.

Sunan Daruquthni 4709

سنن الدارقطني 4709: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَآخَرُونَ قَالُوا: نا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ الْحَارِثِ الْوَاسِطِيُّ , نا سَعِيدُ بْنُ سَلَّامٍ الْعَطَّارُ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُدَيْلٍ الْخُزَاعِيُّ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُدَيْلَ بْنَ وَرْقَاءَ الْخُزَاعِيَّ عَلَى جَمَلٍ أَوْرَقَ يَصِيحُ فِي فِجَاجِ مِنًى: «أَلَا إِنَّ الذَّكَاةَ فِي الْحَلْقِ وَاللَّبَّةِ , أَلَا وَلَا تَعْجَلُوا الْأَنْفُسَ أَنْ تَزْهَقَ , وَأَيَّامَ مِنًى أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَبِعَالٍ»

Sunan Daruquthni 4709: Muhammad bin Makhlad dan yang lainnya menceritakan kepada kami, mereka berkata: Muhammad bin Sulaiman bin Al Harits Al Wasithi menceritakan kepada kami, Sa’id bin Sallam Al Aththar menceritakan kepada kami, Abdullah bin Budail Al Khuza’i menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Sa’id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, “Rasulullah SAW mengutus Budail bin Warqa’ Al Khuza’i dengan menunggang unta coklat untuk mengumumkan pada jama’ah di Mina: Ketahuilah, bahwa penyembelihan itu pada tenggorokan dan kerongkongan. Ketahuilah, janganlah kalian menyia-nyiakan nyawa untuk dikurbankan. Hari-hari Mina adalah hari-hari makan, minum dan bersenang-senang dengan keluarga (suami atau istri).”

Sunan Daruquthni 4710

سنن الدارقطني 4710: حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَعْقُوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزُّهْرِيُّ , نا رِفَاعَةُ بْنُ هُرَيْرٍ , نا أَبِي , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَسْتَدِينُ وَأُضَحِّي؟ , قَالَ: «نَعَمْ فَإِنَّهُ دَيْنٌ مَقْضِيُّ». هَذَا إِسْنَادٌ ضَعِيفٌ , وَهُرَيْرٌ هُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَلَمْ يَسْمَعْ مِنْ عَائِشَةَ وَلَمْ يُدْرِكْهَا

Sunan Daruquthni 4710: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Ya’qub bin Muhammad Az-Zuhri menceritakan kepada kami, Rifa’ah bin Hurair menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Aisyah, dia berkata, “Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, bolehkah aku menghutang untuk berkurban?’ Beliau menjawab, ‘Ya. Sesungguhnya itu adalah hutang yang harus dilunasi.” Isnad ini dha‘if. Hurair adalah Ibnu Abdurrahman bin Rati’ bin Khadij, tidak pernah mendengar dari Aisyah dan tidak pernah berjumpa dengannya.

Sunan Daruquthni 4711

سنن الدارقطني 4711: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ صَاعِدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورِ بْنِ سَيَّارٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بُكَيْرٍ الْحَضْرَمِيُّ , نا سُوَيْدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ التَّنُوخِيِّ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى , عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «أَيَّامُ التَّشْرِيقِ كُلُّهَا ذَبْحٌ».

Sunan Daruquthni 4711: Yahya bin Muhammad bin Sha’id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur bin Sayyar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bukair Al Hadhrami menceritakan kepada kami, Suwaid bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dari Sa’id bin Abdul Aziz At-Tanukhi, dari Sulaiman bin Musa, dari Nafi’ bin Jubair bin Muth’im, dari ayahnya, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Hari-hari tasyriq semuanya adalah untuk menyembelih.”

Sunan Daruquthni 4712

سنن الدارقطني 4712: نا جَعْفَرُ بْنُ نُصَيْرٍ , نا ابْنُ رِشْدِينَ , نا زُهَيْرُ بْنُ عَبَّادٍ , نا سُوَيْدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ مِثْلَهُ

Sunan Daruquthni 4712: Ja’far bin Nushair menceritakan kepada kami, Ibnu Risydin menceritakan kepada kami, Zuhair bin Abbad menceritakan kepada kami, Suwaid bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dengan redaksi yang sama.

Sunan Daruquthni 4713

سنن الدارقطني 4713: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى الْخَشَّابُ , نا عَمْرُو بْنُ أَبِي سَلَمَةَ , نا أَبُو مُعَيْدٍ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى , أَنَّ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ حَدَّثَهُ , عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ»

Sunan Daruquthni 4713: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Isa Al Khasysyab menceritakan kepada kami, Amr bin Abu Salamah menceritakan kepada kami, Abu Mu’aid menceritakan kepada kami dari Sulaiman bin Musa, bahwa Amr bin Dinar menceritakan kepadanya, dari Jubair bin Muth’im, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Semua hari tasyriq adalah untuk menyembelih.”