Skip to main content

Sunan Daruquthni 4047

سنن الدارقطني 4047: نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا مَالِكُ بْنُ يَحْيَى , نا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَالِمٍ , عَنْ عَامِرٍ , عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ , قَالَ: «الدِّيَةُ تُقْسَمُ عَلَى فَرَائِضِ اللَّهِ فَيَرِثُ مِنْهَا كُلُّ وَارِثٍ»

Sunan Daruquthni 4047: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Malik bin Yahya menceritakan kepada kami, Ali bin Ashim menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Salim, dari Amir, dari Ali bin Abu Thalib, dia berkata, “Diyat dibagikan sesuai ketentuan Allah dalam pembagian warisan, maka setiap pewaris mewarisi darinya.”

Sunan Daruquthni 4048

سنن الدارقطني 4048: نا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ صَاعِدٍ , نا أَبُو الْأَشْعَثِ أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ نا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى جِئْنَا امْرَأَةً بِالْأَسْوَافِ وَهِيَ جَدَّةُ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ فَزُرْنَاهَا ذَلِكَ الْيَوْمَ فَرَشَّتْ لَنَا صُوَرًا فَقَعَدْنَا تَحْتَهُ بَيْنَ نَخْلٍ وَذَبَحَتْ لَنَا شَاةً وَعَلَّقْتُ لَنَا قِرْبَةً مِنْ مَاءٍ فَبَيْنَمَا نَحْنُ نَتَحَدَّثُ جَاءَتِ امْرَأَةٌ بِابْنَتَيْنِ لَهَا , فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ هَاتَانِ ابْنَتَا ثَابِتِ بْنِ قَيْسٍ أَوْ قَالَتْ: سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ قُتِلَ مَعَكَ يَوْمَ أُحُدٍ وَقَدِ اسْتَفَاءَ عَمُّهُمَا مَالَهُمَا وَمِيرَاثَهُمَا كُلَّهُ فَلَمْ يَدَعْ لَهُمَا مَالًا إِلَّا أَخَذَهُ , فَمَا تَرَى يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ فَوَاللَّهِ مَا تُنْكَحَانِ أَبَدًا إِلَّا وَلَهُمَا مَالٌ , وَقَالَ: فَقَالَ: «يَقْضِي اللَّهُ فِي ذَلِكَ» , فَنَزَلَتْ سُورَةُ النِّسَاءِ وَفِيهَا {يُوصِيكُمُ اللَّهُ فِي أَوْلَادِكُمْ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنْثَيَيْنِ} [النساء: 11] الْآيَةَ , فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ادْعُوا لِي الْمَرْأَةَ وَصَاحِبَهَا» , فَقَالَ لِعَمِّهَا: «أَعْطِهِمَا الثُّلُثَيْنِ وَأَعْطِ أُمَّهُمَا الثُّمُنَ وَمَا بَقِيَ فَلَكَ»

Sunan Daruquthni 4048: Yahya bin Muhammad bin Sha’id menceritakan kepada kami, Abu Al Asy’ats Ahmad bin Al Miqdam menceritakan kepada kami, Bisyr bin Al Mufadhdhal menceritakan kepada kami, Abdullah bin Muhammad bin Aqil menceritakan kepada kami dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, “Kami pernah keluar bersama Rasulullah SAW hingga kami sampai pada seorang wanita pemilik kain wol. Wanita itu adalah neneknya Kharijah bin Yazid bin Tsabit. Kami kemudian mengunjunginya pada hari itu, lalu dia pun membentangkan pohon kurma kecil untuk kami, maka kami pun duduk di bawahnya di antara pepohonan kurma. Dia menyembelih kambing untuk kami, dan menyuguhkan sewadah air untuk kami. Ketika kami sedang berbincang-bincang, tibatiba seorang wanita datang dengan membawa dua anak perempuannya, lalu wanita itu berkata, ‘Wahai Rasulullah, kedua anak perempuan ini adalah putri Tsabit bin Qais’ atau dia berkata, ‘Sa’d bin Ar-Rabi’ yang gugur bersamamu pada perang Uhud. Sedangkan paman mereka telah mengambil semua harta warisan mereka, dan tidak meninggalkan suatu harta pun bagi mereka kecuali dia mengambilnya. Bagaimana menurutmu wahai Rasulullah? Demi Allah, mereka tidak akan menikah selamanya kecuali mereka mempunyai harta.’ Maka beliau pun bersabda, ‘Allah akan memberikan keputusan tentang hal itu.’ Lalu turunlah surah An-Nisaa” yang di dalamnya disebutkan: ‘Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anakanakmu. Yaitu, bagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan’. (Qs. An-Nisaa’ [4]: 11) Lalu Rasulullah SAW berkata kepadaku, ‘Panggilah wanita itu dan temannya (yakni pamannya anak-anak itu), lalu beliau berkata kepada paman mereka, ‘Berikan dua pertiga kepada mereka berdua dan berikan seperdelapan kepada ibu mereka, lalu sisanya untuk mu’.”

Sunan Daruquthni 4049

سنن الدارقطني 4049: نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا رَوْحُ بْنُ الْفَرَجِ أَبُو الزِّنْبَاعِ , أنا عَبْدُ الْغَنِيِّ بْنُ رِفَاعَةَ , نا أَيُّوبُ بْنُ سُلَيْمٍ الْأَعْوَرُ , نا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «جَعَلَ لِلْمَرْأَةِ الثُّمُنَ وَلِلْابْنَتَيْنِ الثُّلُثَيْنِ وَمَا بَقِيَ فِلِلْأَخِ مِنَ الْأَبِ وَالْأُمِّ».

Sunan Daruquthni 4049: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Rauh bin Al Faraj Abu Az-Zinba’ menceritakan kepada kami, Abdul Ghani bin Rifa’ah memberitahukan kepada kami, Ayyub bin Sulaim Al A’war menceritakan kepada kami, Bisyr bin Al Mufadhdhal menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Muhammad bin Aqil, dari Jabir, bahwa Nabi SAW menetapkan seperdelapan bagian untuk istri, dan dua pertiga bagian untuk kedua anak perempuan, sedangkan sisanya untuk saudara seibu sebapak.

Sunan Daruquthni 4050

سنن الدارقطني 4050: نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْأَشْعَثِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَلْمٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , نا فُرَاتُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنِ ابْنِ عَقِيلٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: جَاءَتِ امْرَأَةُ سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ سَعْدًا قُتِلَ مَعَكَ شَهِيدًا , فَذَكَرَ الْحَدِيثَ. وَقَالَ: فَأَرْسَلَ إِلَى عَمِّهَا: «أَعْطِ هَاتَيْنِ الثُّلُثَيْنِ وَالْمَرْأَةَ الثُّمُنَ وَلَكَ مَا بَقِيَ»

Sunan Daruquthni 4050: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Ali bin Al Asy’ats menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya bin Sallam menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, Furat bin Salman menceritakan kepada kami dari Ibnu Aqil, dari Jabir, dia berkata: Istrinya Sa’d bin Ar-Rabi’ datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Sa’d telah gugur sebagai syahid (ketika berperang) bersamamu’. Dia kemudian menyebutkan hadisnya, dan dia berkata, “Lalu beliau mengirim utusan kepada pamannya (dengan membawa pesan), ‘Berikan dua pertiganya kepada dua anak perempuan ini (yakni anaknya), dan seperdelapannya kepada wanita ini (yakni istrinya), sedangkan sisanya untukmu’.”

Sunan Daruquthni 4051

سنن الدارقطني 4051: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا بَحْرُ بْنُ نَصْرٍ , ثنا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ , وَيَزِيدُ بْنُ عِيَاضٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , أَنَّ امْرَأَةَ سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ سَعْدًا هَلَكَ وَتَرَكَ ابْنَتَيْنِ وَأَخَاهُ , فَعَمَدَ أَخُوهُ فَقَبَضَ مَا تَرَكَ سَعْدٌ , وَإِنَّمَا تُنْكَحُ النِّسَاءُ عَلَى أَمْوَالِهِنَّ , فَلَمْ يُجِبْهَا فِي مَجْلِسِهِ ذَلِكَ ثُمَّ جَاءَتْهُ , فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ ابْنَتَا سَعْدٍ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ادْعُ لِي أَخَاهُ» فَجَاءَ , فَقَالَ: «ادْفَعْ إِلَى ابْنَتَيْهِ الثُّلُثَيْنِ وَإِلَى امْرَأَتِهِ الثُّمُنَ وَلَكَ مَا بَقِيَ»

Sunan Daruquthni 4051: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Bahr bin Nashr menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Daud bin Qais dan Yazid bin Iyadh mengabarkan kepadaku dari Abdullah bin Muhammad bin Aqil bin Abu Thalib, dari Jabir bin Abdullah, bahwa istrinya Sa’d bin Ar-Rabi’ berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Sa’d telah gugur dengan meninggalkan dua anak perempuan dan seorang saudara laki-laki. Lalu saudaranya datang dan mengambil apa yang ditinggalkan Sa’d. Padahal kaum wanita itu dinikahi karena harta mereka.” Saat itu beliau belum memberikan jawaban. Kemudian wanita itu datang lagi lalu berkata, “Wahai Rasulullah, (bagaimana) kedua anak perempuan Sa’d?” Rasulullah SAW pun berkata, “Panggilkan saudaranya.” Kemudian saudaranya Sa’d datang, maka beliau pun bersabda, “Berikan dua pertiga (dari peninggalan Sa’d) kepada kedua anak perempuannya, dan seperdelapannya kepada istrinya, lalu sisanya untukmu.”

Sunan Daruquthni 4052

سنن الدارقطني 4052: قُرِئَ عَلَى ابْنِ صَاعِدٍ وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمْ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ زَنْجُوَيْهِ , نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , عَنْ أَبِي قَيْسٍ , عَنْ هُزَيْلِ بْنِ شُرَحْبِيلَ , قَالَ: أَتَى رَجُلٌ أَبَا مُوسَى الْأَشْعَرِيَّ وَسَلْمَانَ بْنَ رَبِيعَةَ فَسَأَلَهُمَا عَنِ ابْنَةٍ وَابْنَةِ ابْنٍ وَأُخْتٍ لِأَبٍ وَأُمٍّ , فَقَالَا: لِلِابْنَةِ النِّصْفُ وَلِلْأُخْتِ مَا بَقِيَ , وَقَالَا: انْطَلِقْ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ فَاسْأَلْهُ فَإِنَّهُ سَيُتَابِعُنَا , فَأَتَى عَبْدَ اللَّهِ فَسَأَلَهُ فَأَخْبَرَهُ بِمَا قَالَا , قَالَ: وَلَكِنِّي أَقْضِي فِيهَا كَمَا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «النِّصْفُ لِلِابْنَةِ , وَلِابْنَةِ الِابْنِ السُّدُسُ تَكْمِلَةُ الثُّلُثَيْنِ , وَلِلْأُخْتِ مَا بَقِيَ».

Sunan Daruquthni 4052: Dibacakan kepada Ibnu Sha’id dan aku mendengarkan: Muhammad bin Abdul Malik bin Zanjawaih menceritakan kepada kalian, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Sufyan Ats-Tsauri mengabarkan kepada kalian dari Abu Qais, dari Huzail bin Syurahbil, dia berkata, “Seorang laki-laki, mendatangi Abu Musa Al Asy’ari dan Salman bin Rabi’ah, lalu bertanya kepada keduanya tentang (bagian warisan untuk) seorang anak perempuan, seorang cucu perempuan dari anak laki-laki dan seorang saudari seibu sebapak, keduanya pun menjawab, “Untuk anak perempuan itu setengah bagian, dan untuk saudara perempuan itu sisanya.” Lalu keduanya berkata, “Temuilah Abdullah, lalu tanyakan kepadanya, ia pasti akan mengikuti kami.” Maka laki-laki itu pun menemui Abdullah lalu menanyakan hal itu dan memberitahukan apa yang mereka berdua katakan. Abdullah berkata, “Akan tetapi aku memutuskan sebagaimana yang diputuskan oleh Rasulullah SAW, yaitu setengah bagian untuk anak perempuan, seperenam untuk cucu perempuan untuk menggenapkan dua pertiga, dan untuk saudara perempuan sisanya.”

Sunan Daruquthni 4053

سنن الدارقطني 4053: نا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ النُّعْمَانِيُّ , نا الْحُسَيْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجَرْجَرَائِيُّ , نا وَكِيعٌ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ أَبِي قَيْسٍ الْأَوْدِيِّ , بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ.

Sunan Daruquthni 4053: Muhammad bin Sulaiman An-Nu’mani menceritakan kepada kami, Al Husain bin Abdurrahman Al Jarjara’i menceritakan kepada kami, Waki’ menceritakan kepada kami dart Sufyan, dari Abu Qais Al Audi, dengan isnadnya dan redaksi yang serupa.

Sunan Daruquthni 4054

سنن الدارقطني 4054: قُرِئَ عَلَى ابْنِ صَاعِدٍ وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمُ ابْنُ زَنْجُوَيْهِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي قَيْسٍ , بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ

Sunan Daruquthni 4054: Dibacakan kepada Ali bin Sha’id dan aku mendengarkan: Ibnu Zanjawaih menceritakan kepada kalian, Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Abu Qais, dengan isnadnya dan redaksi yang sama.

Sunan Daruquthni 4055

سنن الدارقطني 4055: قُرِئَ عَلَى ابْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمْ عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَرْوَانَ , عَنِ الْهُزَيْلِ بْنِ شُرَحْبِيلَ , أَنَّ أَبَا مُوسَى الْأَشْعَرِيَّ سُئِلَ عَنْ رَجُلٍ تَرَكَ ابْنَةً وَابْنَةَ ابْنِهِ وَأُخْتَهُ لِأَبِيهِ وَأُمَّهُ , فَقَالَ: لِلِابْنَةِ النِّصْفُ وَمَا بَقِيَ فَلِلْأُخْتِ لِلْأَبِ وَالْأُمِّ , وَقَالَ: إِنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ سَيَقُولُ مِثْلَ مَا قُلْتُ فَسَأَلُوا ابْنَ مَسْعُودٍ , وَأَخْبِرُوهُ بِمَا قَالَ أَبُو مُوسَى , فَقَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ: كَيْفَ أَقُولُ وَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , يَقُولُ: «لِلِابْنَةُ النِّصْفُ , وَلِابْنَةِ الِابْنِ السُّدُسُ تَكْمِلَةُ الثُّلُثَيْنِ , وَمَا بَقِيَ فَلِلْأُخْتِ مِنَ الْأَبِ وَالْأُمِّ»

Sunan Daruquthni 4055: Dibacakan kepada Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz dan aku mendengarkan: Abdul A’la bin Hammad menceritakan kepada kalian, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Al Hajjaj bin Arthah, dari Abdurrahman bin Tsarwan, dari Al Huzail bin Syurahbil, bahwa Abu Musa Al Asy’ari pernah ditanya tentang seorang laki-laki (yang meninggal) dengan meninggalkan seorang anak perempuan, seorang cucu perempuan dari anak laki-lakinya, dan seorang perempuan seibu sebapak. Lalu dia berkata, “Untuk anak perempuan setengah (bagian), lalu sisanya untuk saudari seibu sebapak.” Dia juga berkata, “Sesungguhnya Ibnu Mas’ud akan mengatakan seperti yang aku katakan.” Lalu mereka menanyakan hal tersebut kepada Ibnu Mas’ud dan memberitahukan apa lagi yang dikatakan oleh Abu Musa. Ibnu Mas’ud berkata, “Apa yang aku katakan, aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Untuk anak perempuan setengah (bagian), untuk cucu perempuan dari anak laki-laki seperenam untuk menggenapkan dua pertiga, dan sisanya untuk saudara perempuan seibu sebapak.'”

Sunan Daruquthni 4056

سنن الدارقطني 4056: ثنا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمَّادٍ , أنا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْمُحَارِبِيُّ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو , حَدَّثَنِي شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ , قَالَ: سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ مِيرَاثِ الْعَمَّةِ وَالْخَالَةِ فَسَكَتَ وَهُوَ رَاكِبٌ فَسَارَ هُنَيْهَةً , فَقَالَ: «حَدَّثَنِي جَبْرَائِيلُ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ أَنْ لَا مِيرَاثَ لَهُمَا» وَكَذَلِكَ رَوَاهُ عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ , وَغَيْرُهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو. وَرَوَاهُ مَسْعَدَةُ بْنُ الْيَسَعِ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , وَوَهِمَ فِيهِ وَالْأَوَّلُ أَصَحُّ , وَحَدِيثُ مَسْعَدَةَ يَأْتِي بَعْدَ هَذَا

Sunan Daruquthni 4056: Ibrahim bin Hammad menceritakan kepada kami, Ali bin Harb mengabarkan kepada kami, Abdurrahman Al Muharibi menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Amr, Syarik bin Abdullah bin Abu Namir menceritakan kepadaku, dia berkata, “Nabi SAW pernah ditanya tentang warisan untuk bibi dari pihak bapak dan bibi dari pihak ibu. Beliau kemudian terdiam. Saat itu beliau sedang berkendaraan, lalu beliau berjalan sebentar, lalu bersabda, ‘Jibril Alaihish shalatu was salaam telah menyampaikan kepadaku, bahwa tidak ada bagian warisan untuk keduanya’.” Demikian juga yang diriwayatkan oleh Abdul Wahhab Ast-Tsaqafi dan lainnya dari Muhammad bin Amr. Diriwayatkan juga oleh Mas’adah bin Al Yasa’ dari Muhamamd bin Amr, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, namun ia hanya mengira-ngira di dalamnya. Riwayat yang pertama lebih shahih, sedangkan hadis Mas’adah akan dikemukakan setelah ini.