Skip to main content

Sunan Daruquthni 4070

سنن الدارقطني 4070: قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , وَنا أَبُو عَاصِمٍ , مَرَّةً أُخْرَى عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ طَاوُسٍ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «اللَّهُ وَرَسُولُهُ مَوْلَى مَنْ لَا مَوْلَى لَهُ , وَالْخَالُ وَارِثُ مَنْ لَا وَارِثَ لَهُ». فَقِيلَ لِأَبِي عَاصِمٍ: عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ , فَسَكَتَ فَقَالَ لَهُ الشَّاذَكُونِيُّ: حَدِّثْنَا عَنِ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَسَكَتَ.

Sunan Daruquthni 4070: Muhammad bin Yahya berkata: Dan Abu Ashim menceritakan kepada kami sekali lagi, dari Ibnu Juraij, dari Amr bin Muslim, dari Thawus, dari Aisyah, dia berkata, “Allah dan Rasul-Nya adalah maula bagi yang tidak mempunyai maula, dan paman (dari pihak ibu) adalah pewaris bagi yang tidak mempunyai ahli waris.” Lalu ditanyakan kepada Abu Ashim, “Itu dari Nabi SAW?” Ia lantas diam saja, lalu Asy-Syadzakuni berkata kepadanya, “Ceritakanlah kepada kami apa yang dari Nabi SAW,” namun dia tetap diam.

Sunan Daruquthni 4071

سنن الدارقطني 4071: نا ابْنُ مَنِيعٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ , نا أَبُو عَاصِمٍ , مَوْقُوفًا

Sunan Daruquthni 4071: Ibnu Mani’ menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sinan menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami, secara mauquf.

Sunan Daruquthni 4072

سنن الدارقطني 4072: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا لَيْثُ بْنُ حَمَّادٍ الصَّفَّارُ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ بُدَيْلِ بْنِ مَيْسَرَةَ , عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ , عَنْ رَاشِدِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ أَبِي عَامِرٍ الْهَوْزَنِيِّ , عَنِ الْمِقْدَامِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «أَنَا أَوْلَى بِكُلِّ مُؤْمِنٍ مِنْ نَفْسِهِ , مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِوَرَثَتِهِ وَمَنْ تَرَكَ دَيْنًا أَوْ ضَيَاعًا فَإِلَيَّ أَنَا أَقْضِي دَيْنَهُ وَأَفُكُّ عَانَيَهُ , وَالْخَالُ وَارِثُ مَنْ لَا وَارِثَ لَهُ يَقْضِي دَيْنَهُ وَيَفُكُّ عَانَيَهُ».

Sunan Daruquthni 4072: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Laits bin Hammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami dari Budail bin Maisarah, dari Ali bin Abu Thalhah, dari Rasyid bin Sa’d, dari Abu Amir Al Hauzani, dari Al Miqdam, bahwa Nabi SAW bersabda, “Aku lebih berhak terhadap setiap mukmin daripada dirinya sendiri. Barangsiapa yang meninggalkan harta, maka itu bagi para ahli warisnya, dan barangsiapa yang meninggalkan utang atau keturunan (tanggungan hidup), maka itu kepadaku. Aku akan melunasi utangnya dan menebus ketertawanannya. Dan paman (dari pihak ibu) adalah pewaris bagi yang tidak mempunyai ahli waris, dia yang melunasi utangnya dan menebus ketertawanannya.”

Sunan Daruquthni 4073

سنن الدارقطني 4073: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا الْقَوَارِيرِيُّ , وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , قَالَا: نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , بِهَذَا الْإِسْنَادِ , قَالَ إِسْحَاقُ: عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِ يكَرِبَ.

Sunan Daruquthni 4073: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Al Qawariri dan Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, dengan isnad ini. Ishaq berkata: Dari Al Miqdam bin Ma’dikarib.

Sunan Daruquthni 4074

سنن الدارقطني 4074: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرٍ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا ابْنُ جُرَيْجٍ , بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ مَوْقُوفًا

Sunan Daruquthni 4074: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Bisyr menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, dengan isnadnya seperti itu, secara mauquf.

Sunan Daruquthni 4075

سنن الدارقطني 4075: نا النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو الْأَزْهَرِ , نا رَوْحٌ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ طَاوُسٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «اللَّهُ وَرَسُولُهُ» مِثْلَهُ. قَالَ النَّيْسَابُورِيُّ: أَخْطَأَ فِيهِ رَوْحٌ وَالصَّوَابُ عَمْرُو بْنُ مُسْلِمٍ

Sunan Daruquthni 4075: An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abu Al Azhar menceritakan kepada kami, Rauh menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Al Hasan bin Muslim, dari Thawus, dari Ibnu Abbas, dari Aisyah, dia berkata, “Allah dan Rasul-Nya” seperti itu. An-Naisaburi berkata, “Ar-Rauh keliru di sini, yang benar adalah Amr bin Muslim.”

Sunan Daruquthni 4076

سنن الدارقطني 4076: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ , نا شَرِيكٌ , ح وثنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْجُنَيْدِ , نا أَبُو أَحْمَدَ , نا شَرِيكٌ , عَنْ لَيْثٍ , عَنْ أَبِي هُبَيْرَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «الْخَالُ وَارِثُ مَنْ لَا وَارِثَ لَهُ»

Sunan Daruquthni 4076: Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Wahhab menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami (h) Dan Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Al Junaid menceritakan kepada kami, Abu Ahmad menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Laits, dari Abu Hubairah, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Paman (dari pihak ibu) adalah pewaris bagi yang tidak mempunyai ahli waris.”

Sunan Daruquthni 4061

سنن الدارقطني 4061: نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ زَيْدِ الْجِنَانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ دَاوُدَ بْنِ أَبِي عَتَّابٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ الرَّمْلِيُّ , نا ضَمْرَةُ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْحَسَنِ , قَالَ: قُلْتُ لِسُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ: لَوْ وُلِّيتَ الْقَضَاءَ بِفَرَائِضِ مَنْ كُنْتَ تَأْخُذُ؟ , قَالَ: «بِفَرَائِضِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ»

Sunan Daruquthni 4061: Muhammad bin Ahmad bin Zaid Al Jinani menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Daud bin Abu Artab menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abu Al Abbas Ar-Ramli menceritakan kepada kami, Dhamrah menceritakan kepada kami dari Sa’id bin Al Hasan, dia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Sufyan AtsTsauri, ‘Bila engkau mengemban tugas mengadili perkara faraidh (ketentuan pembagian warisan), siapa yang akan engkau anut?’ Ia menjawab, ‘Faraidh Zaid bin Tsabit’.”

Sunan Daruquthni 4077

سنن الدارقطني 4077: نا ابْنُ صَاعِدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَارَةَ بْنِ صُبَيْحٍ , نا أَبُو نُعَيْمٍ , نا شَرِيكٌ , عَنْ لَيْثٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «الْخَالُ وَارِثٌ»

Sunan Daruquthni 4077: Ibnu Sha’id menceritakan kepada kami, Muhammad bin Umarah bin Shubaih menceritakan kepada kami, Abu Nu’aim menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Laits, dari Muhammad bin Al Munkadir, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Paman (dari pihak ibu) adalah pewaris.”

Sunan Daruquthni 4062

سنن الدارقطني 4062: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا بَحْرُ بْنُ نَصْرٍ , نا ابْنُ وَهْبٍ , نا إِسْحَاقُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ التَّيْمِيُّ , عَنِ الْمُسَيِّبِ بْنِ رَافِعٍ , عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ , قَالَ: قَدِمَ عَلَيْنَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ حِينَ بَعَثَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «فَقَسَمَ فِينَا فَأَعْطَى الِابْنَةَ النِّصْفَ وَالْأُخْتَ النِّصْفَ وَلَمْ يُوَرِّثِ الْعَصَبَةَ شَيْئًا»

Sunan Daruquthni 4062: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Bahr bin Nashr menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Ishaq bin Yahya bin Thalhah At-Taimi menceritakan kepada kami dari Al Musayyab bin Rafi’, dari Al Aswad bin Yazid, dia berkata, “Mu’adz bin Jabal datang kepada kami tatkala Rasulullah SAW mengutusnya, lalu dia membagikan kepada kami (harta warisan), dia memberi setengah bagian untuk anak perempuan dan setengah bagian untuk saudara perempuan, dan tidak memberi warisan sedikit pun kepada ashabah.”