Skip to main content

Sunan Daruquthni 4114

سنن الدارقطني 4114: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا بَحْرُ بْنُ نَصْرٍ , نا ابْنُ وَهْبٍ , حَدَّثَنِي عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ الثَّقَفِيُّ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ , عَنْ شَرِيكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

Sunan Daruquthni 4114: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Bahr bin Nashr menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab bin Abdul Majid Ats-Tsaqafi menceritakan kepadaku dari Muhammad bin Amr bin Alqamah, dari Syarik bin Abdullah bin Abu Namir, dari Nabi SAW dengan redaksi yang serupa.

Sunan Daruquthni 4115

سنن الدارقطني 4115: نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا مَالِكُ بْنُ يَحْيَى , نا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ , نا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , قَالَ: قَالَ زِيَادُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ لِجَلِيسٍ لَهُ: «هَلْ تَدْرِي كَيْفَ قَضَى عُمَرُ فِي الْعَمَّةِ وَالْخَالَةِ؟» , قَالَ: لَا , قَالَ: ” فَإِنِّي لَأَعْلَمُ خَلْقِ اللَّهِ كَيْفَ كَانَ قَضَى فِيهِمَا عُمَرُ: جَعَلَ الْخَالَةَ بِمَنْزِلَةِ الْأُمِّ وَالْعَمَّةَ بِمَنْزِلَةِ الْأَبِ “

Sunan Daruquthni 4115: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Malik bin Yahya menceritakan kepada kami, Ali bin Ashim menceritakan kepada kami, Daud bin Abu Hind menceritakan kepada kami dari Asy-Sya’bi, dia berkata, “Ziyad bin Abu Sufyan berkata kepada teman duduknya, ‘Apa engkau tahu bagaimana Umar memutuskan tentang (bagian warisan untuk) bibi dari pihak bapak dan bibi dari pihak ibu?’ Orang itu menjawab, ‘Tidak.’ Ziyad berkata lagi, ‘Sesungguhnya akulah orang yang paling tahu bagaimana Umar memutuskan untuk keduanya. Dia menetapkan bibi dari pihak ibu seperti kedudukan ibu, dan bibi dari pihak bapak seperti kedudukan bapak’.”

Sunan Daruquthni 4116

سنن الدارقطني 4116: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الْآدَمَيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ الْحُنَيْنِيُّ , نا مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حُمْرَانَ , حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَشِيرٍ , عَنْ أَبِي كَبْشَةَ الْأَنْمَارِيِّ , قَالَ: لَمَّا فَتْحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ كَانَ الزُّبَيْرُ عَلَى الْمُجَنِّبَةِ الْيُسْرَى وَكَانَ الْمِقْدَادُ عَلَى الْمُجَنِّبَةِ الْيُمْنَى , فَلَمَّا دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ وَهَدَى النَّاسَ جَاءَا بِفَرَسَيْهِمَا , فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَسَحَ الْغُبَارَ عَنْهُمَا , وَقَالَ: «إِنِّي قَدْ جَعَلْتُ لِلْفَرَسِ سَهْمَيْنِ وَلِلْفَارِسِ سَهْمًا فَمَنْ نَقَصَهُمَا نَقَصَهُ اللَّهُ»

Sunan Daruquthni 4116: Ahmad bin Muhammad bin Ismail Al Adami menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Husain Al Hunaini menceritakan kepada kami, Mu’alla bin Asad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Humran menceritakan kepada kami, Abdullah bin Basyir menceritakan kepadaku dari Abu Kabsyah Al Anmari, dia berkata, “Ketika Rasulullah SAW menaklukkan Makkah, Az-Zubair berada di sayap kiri sedangkan Al Miqdad berada di sayap kanan. Setelah Rasulullah SAW memasuki Makkah dan orangorang pun sudah tenang, keduanya datang dengan mengendarai kuda masing-masing, kemudian Rasulullah SAW berdiri lalu mengusap debu pada keduanya seraya bersabda, ‘Sesungguhnya aku telah menetapkan dua bagian untuk kuda dan satu bagian bagi penunggang kuda. Barangsiapa yang menguranginya maka Allah akan menguranginya”.”

Sunan Daruquthni 4101

سنن الدارقطني 4101: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ مِثْلَهُ , أنا اللَّيْثُ , عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ أَبِي فَرْوَةَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْقَاتِلُ لَا يَرِثُ». قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ: إِسْحَاقُ مَتْرُوكُ الْحَدِيثِ , أَخْرَجْتُهُ فِي مَشَائِخِ اللَّيْثِ لِئَلَّا يُتْرَكَ مِنَ الْوَسَطِ

Sunan Daruquthni 4101: Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman An-Nasa’i menceritakan kepada kami, seperti itu, Al-Laits mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abu Farwah, dari Az-Zuhri, dari Humaid bin Abdurrahman, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Pembunuh tidak mewarisi (dari yang dibunuhnya).” Abu Abdurrahman berkata: hadis Ishaq ditinggalkan. Namun aku mengeluarkannya pada guru-gurunya Al-Laits agar tidak dibiarkan dari tengah.

Sunan Daruquthni 4117

سنن الدارقطني 4117: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْفَضْلُ بْنُ سَهْلٍ , نا الْأَحْوَصُ بْنُ جَوَّابٍ , نا قَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ , عَنْ أَبِي حَازِمٍ ح وَنا إِبْرَاهِيمُ بْنُ قَيْسِ بْنِ أَحْمَدَ الْحَدَّادُ , وَجَمَاعَةٌ قَالُوا: نا أَبُو الْوَلِيدِ بْنُ بُرْدٍ الْأَنْطَاكِيُّ , نا الْهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ , نا قَيْسٌ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ السُّلَمِيِّ , عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ أَبِي حَازِمٍ مَوْلَى أَبِي رُهْمٍ الْغِفَارِيِّ , عَنْ أَبِي رُهْمٍ , قَالَ: غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَأَخِي وَمَعَنَا فَرَسَانِ «فَأَعْطَانَا سِتَّةَ أَسْهُمٍ أَرْبَعَةً لِفَرَسَيْنَا وَسَهْمَيْنِ لَنَا» , فَبِعْنَا سَهْمَيْنَا بِبَكْرَتَيْنِ

Sunan Daruquthni 4117: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami. Al Fadhl bin Sahl menceritakan kepada kami. Al Ah wash bin Jawwab menceritakan kepada kami, Qais bin Ar-Rabi’ menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ali dari Abu Hazim (h) Ibrahim bin Qais bin Ahmad Al Haddad dan Jama’ah menceritakan kepada kami. mereka berkata: Al Walid bin Burd Al Anthaki menceritakan kepada kami. Al Haitsam bin Jamil menceritakan kepada kami. Qais menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ali As-Sulami. dari lshaq bin Abdullah, dari Abu Hazim mania Abu Ruhm, dari Abu Ruhm Al Ghifari. dia berkata. “Aku dan saudaraku beserta dua ekor kuda turut berperang bersama Rasulullah SAW, lalu beliau memberi kami enam bagian, empat bagian untuk kedua ekor kuda kami, dan dua bagian untuk kami, lalu kami menjual dua bagian kami dengan dua ekor unta betina muda.”

Sunan Daruquthni 4102

سنن الدارقطني 4102: نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَيْسَ لِلْقَاتِلِ مِنَ الْمِيرَاثِ شَيْءٌ».

Sunan Daruquthni 4102: Ya’qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Ismail bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dan Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Pembunuh tidak mendapat warisan sedikit pun (dari yang dibunuhnya)’.”

Sunan Daruquthni 4118

سنن الدارقطني 4118: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ أَبِي عِيسَى , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ , نا سُفْيَانُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَسْهَمَ لِلرَّجُلِ وَلِفَرَسِهِ ثَلَاثَةَ أَسْهُمٍ لِلرَّجُلِ سَهْمٌ وَلِفَرَسِهِ سَهْمَانِ»

Sunan Daruquthni 4118: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Al Hasan bin Abu Isa menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Walid menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ubaidullah, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW memberi bagian untuk orang dan kudanya sebanyak tiga bagian, yaitu untuk orang satu bagian dan untuk kudanya dua bagian.

Sunan Daruquthni 4103

سنن الدارقطني 4103: نا أَبُو سَعِيدِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُشْكَانَ الْمَرْوَزِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَحْمُودٍ , نا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , وَابْنِ جُرَيْجٍ , وَالْمُثَنَّى بْنِ الصَّبَّاحِ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ سَوَاءً

Sunan Daruquthni 4103: Abu Sa’id bin Abdullah bin Ibrahim bin Misykan Al Marwazi menceritakan kepada kami, Abdullah bin Mahmud menceritakan kepada kami, Ali bin Hajar menceritakan kepada kami, Ismail bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Yahya bin Sa’id, Ibnu Juraij dan Al Mutsanna bin Ash-Shabbah, dari Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Nabi SAW, dengan redaksi yang sama persis seperti itu.

Sunan Daruquthni 4119

سنن الدارقطني 4119: نا عُثْمَانُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ اللَّبَّانِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ كَرَامَةَ , نا أَبُو أُسَامَةَ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «أَسْهَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْفَرَسِ سَهْمَيْنِ وَلِصَاحِبِهِ سَهْمًا»

Sunan Daruquthni 4119: Utsman bin Ja’far bin Al-Labban menceritakan kepada kami, Muhammad bin Utsman bin Karamah menceritakan kepada kami, Abu Usamah menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Rasulullah SAW memberi bagian untuk kuda sebanyak dua bagian dan untuk penunggangnya satu bagian.”

Sunan Daruquthni 4104

سنن الدارقطني 4104: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , نا حَجَّاجٌ , نا ابْنُ جُرَيْجٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَجُوزُ الْوَصِيَّةُ لِوَارِثٍ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ الْوَرَثَةُ»

Sunan Daruquthni 4104: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yusuf bin Sa’id menceritakan kepada kami, Hajjaj menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij menceritakan kepada kami dari Atha‘ dan Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak berlaku wasiat untuk pewaris kecuali bila para ahli waris menghendaki’.”