سنن الدارقطني 4183: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ , نا وُهَيْبٌ , نا أَبُو مَسْعُودٍ , عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الْجَسْرِيِّ , عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ , قَالَ: «إِذَا اشْتَرَيْتُ مُحَرَّرًا فَلَا تَشْتَرِطَنَّ لِأَحَدٍ فِيهِ عِتْقًا فَإِنَّهَا عُقْدَةٌ مِنَ الرِّقِّ»
Sunan Daruquthni 4183: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Abdul A’la bin Hammad menceritakan kepada kami, Wuhaib menceritakan kepada kami, Abu Mas’ud menceritakan kepada kami dari Abu Abdullah Al Jasri, dari Ma’qil bin Yasar, dia berkata, “Bila engkau membeli budak yang akan dimerdekakan, maka janganlah mensyaratkan pembebasan untuknya pada seseorang, karena itu adalah ikatan perbudakan.”