Skip to main content

Sunan Daruquthni 4382

سنن الدارقطني 4382: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا الزُّبَيْرُ بْنُ بَكَّارٍ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ الْمِائَةَ سَهْمٍ الَّتِي لِي بِخَيْبَرَ لَمْ أُصِبْ مَالًا قَطُّ هُوَ أَعْجَبُ إِلَيَّ مِنْهَا وَقَدْ أَرَدْتُ أَنْ أَتَصَدَّقَ بِهَا , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «احْبِسْ أَصْلَهَا وَسَبِّلْ ثَمَرَتَهَا»

Sunan Daruquthni 4382: Abu Bakar Ya’qub bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Az-Zubair bin Bakkar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, Umar bin Khaththab berkata kepada Nabi SAW, “Sesungguhnya memiliki seratus bagian di Khaibar. Aku tidak pernah memperoleh harta yang lebih aku sukai daripada itu, dan aku ingin menyedekahkannya.” Nabi SAW pun bersabda, “Wakafkanlah pokoknya dan sedekahkanlah buahnya.”

Sunan Daruquthni 4398

سنن الدارقطني 4398: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ , نا عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارِ بْنِ رَاشِدٍ , نا خَطَّابُ بْنُ عُثْمَانَ , نا عِيسَى بْنُ يُونُسَ , نا أَبِي , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ , ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ إِلَى آخِرِهِ.

Sunan Daruquthni 4398: Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman An-Nasa”i menceritakan kepada kami, Imran bin Bakkar bin Rasyid menceritakan kepada kami, Khaththab bin Utsman menceritakan kepada kami, Isa bin Yunus menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, bahwa Utsman bin Affan pernah muncul pada mereka” lalu ia menyebutkan redaksi yang serupa hingga akhir.

Sunan Daruquthni 4383

سنن الدارقطني 4383: نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا بِشْرُ بْنُ مَطَرٍ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ عُمَرَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ كَانَ مَلَكَ مِائَةَ سَهْمٍ مِنْ خَيْبَرَ وَاشْتَرَاهَا حَتَّى اسْتَجْمَعَهَا , فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنِّي قَدْ أَصَبْتُ مَالًا لَمْ أُصِبْ مِثْلَهُ وَقَدْ أَرَدْتُ أَنْ أَتَقَرَّبَ بِهِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى , فَقَالَ: «احْبِسِ الْأَصْلَ وَسَبِّلِ الثَّمَرَ».

Sunan Daruquthni 4383: Ya’qub bin Ibrahim Al Bazzaz dan Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Bisyr bin Mathar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Umar menemui Nabi SAW setelah memiliki seratus bagian dari Khaibar dan membeli lagi lalu menggabungkannya, kemudian menemui Nabi SAW, lalu berkata, “Sesungguhnya aku telah memperoleh harta yang belum pernah aku peroleh seperti itu sebelumnya, dan aku ingin ber-taqarrub kepada Allah Ta’ala dengan itu.” Maka beliau bersabda, “Wakafkan pokoknya dan sedekahkan buahnya.”

Sunan Daruquthni 4399

سنن الدارقطني 4399: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَعْنِي النَّسَائِيَّ , أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ , حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحِيمِ , حَدَّثَنِي زَيْدٌ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ , قَالَ: لَمَّا حُصِرَ عُثْمَانُ فِي دَارِهِ اجْتَمَعَ النَّاسُ حَوْلَ دَارِهِ فَأَشْرَفَ عَلَيْهِمْ , وَسَاقَ الْحَدِيثَ

Sunan Daruquthni 4399: Muhammad bin Abdurrahman bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman, —yakni An-Nasa’i,— menceritakan kepada kami, Muhammad bin Wahb mengabarkan kepadaku, Abu Abdirrahim menceritakan kepadaku, Zaid menceritakan kepadaku, dari Abu Ishaq, dan Abu Abdurrahman As-Sulami, dia berkata, “Ketika Utsman dikepung di rumahnya, orang-orang berkumpul di sekitar rumahnya, lalu Utsman muncul kepada mereka” lalu perawi membawakan hadisnya.

Sunan Daruquthni 4384

سنن الدارقطني 4384: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ ح وَنا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَرْزُوقٍ , قَالَا: نا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ أَبُو عُبَيْدِ اللَّهِ , نا سُفْيَانُ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , مِثْلَ قَوْلِ الزُّبَيْرِ بْنِ بَكَّارٍ سَوَاءً

Sunan Daruquthni 4384: Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman An-Nasa’i menceritakan kepada kami (h) Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Marzuq menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Sa’id bin Abdurrahman Al Makhzumi Abu Ubaidullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Umar RA berkata kepada Nabi SAW” sama seperti yang diungkapkan oleh Az-Zubair bin Bakkar.

Sunan Daruquthni 4400

سنن الدارقطني 4400: نا أَبُو صَالِحٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , نا أَبُو مَسْعُودٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ , قَالَ: لَمَّا حُصِرَ عُثْمَانُ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ مِنْ فَوْقِ دَارِهِ , فَقَالَ: أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَلَمْ تَعَلَّمُوا أَنَّ حِرَاءً حِينَ انْتَفَضَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اثْبُتْ حِرَاءُ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ نَبِيُّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ» , قَالُوا: نَعَمْ , قَالَ: أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ جَهَّزَ جَيْشَ الْعُسْرَةِ قَالَ: «مَنْ يُنْفِقُ نَفَقَةً مُتَقَبَّلَةً» , وَالنَّاسُ مَجْهُودُونَ مُعْسِرُونَ فَجَهَّزْتُ ثُلُثَ ذَلِكَ الْجَيْشِ , قَالُوا: نَعَمْ , قَالَ: أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَلَمْ تَعَلَّمُوا أَنَّ بِئْرَ رُومَةَ لَمْ يَكُنْ يَشْرَبُ مِنْهَا إِلَّا بِثَمَنٍ فَاشْتَرَيْتُهَا ثُمَّ جَعَلْتُهَا لِلْغَنِيِّ وَالْفَقِيرِ وَابْنِ السَّبِيلِ , قَالُوا: نَعَمْ فِي أَشْيَاءَ عَدَّدَهَا

Sunan Daruquthni 4400: Abu Shalih Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Abu Mas’ud menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ja’far menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Amr menceritakan kepada kami dari Zaid bin Abu Unaisah, dari Abu Ishaq, dari Abu Abdurrahman As-Sulami, dia berkata: Ketika Utsman dikepung , dia muncul kepada mereka dari atas rumahnya, lalu berkata, “Aku ingatkan kalian kepada Allah, tidakkah kalian mengetahui, bahwa ketika Hira‘ bergetar, Rasulullah SAW berkata, ‘Diamlah engkau wahai Hira? sesungguhnya di atasmu seorang nabi, atau shiddiq, atau syahid?’ Mereka menjawab, “Ya.” Utsman berkata lagi, “Aku ingatkan kalian kepada Allah, tidakkah kalian mengetahui, bahwa ketika Rasulullah SAW menyiapkan tentara pada masa sulit beliau bersabda, ‘Siapa yang mau memberi nafkah yang akan diterima.” Saat itu orang-orang tengah kesulitan, lalu aku menyiapkan sepertiga pasukan?’.” Mereka menjawab, “Ya.” Utsman berkata lagi, “Aku ingatkan kalian kepada Allah, tidakkah kalian mengetahui, bahwa sumur rumah itu dulunya tidak boleh diminum airnya kecuali membayar harganya, lalu aku membelinya kemudian aku persembahkan untuk orang kaya dan orang fakir serta ibnu sabil?” Mereka menjawab, “Ya.” Dan Iainlain yang dia sebutkan.

Sunan Daruquthni 4385

سنن الدارقطني 4385: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: جَاءَ عُمَرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أَصَبْتُ مَالًا لَمْ أُصِبْ مِثْلَهُ قَطُّ وَكَانَ لَهُ مِائَةُ رَأْسٍ فَاشْتَرَيْتُ بِهَا مِائَةَ سَهْمٍ مِنْ خَيْبَرَ مِنْ أَهْلِهَا وَإِنِّي قَدْ أَرَدْتُ أَنْ أَتَقَرَّبَ بِهَا إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ , قَالَ: «فَاحْبِسْ أَصْلَهَا وَسَبِّلْ ثَمَرَهَا». وَرَوَاهُ غَيْرُ شَيْخِنَا عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ

Sunan Daruquthni 4385: Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurahman An-Nasa’i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Yazid menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Umar datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah mendapat harta yang belum pernah aku dapatkan seperti itu sebelumnya. Dan saat itu aku memiliki seratus bagian, lalu dengan itu aku membeli seratus bagian dari pemiliknya tanah Khaibar, dan aku ingin ber-taqarrub kepada Allah Azza wa Jalla dengan itu.’ Beliau pun bersabda, ‘Kalau begitu, wakafkanlah pokoknya dan sedekahkanlah buahnya’. ” Diriwayatkan juga oleh selain guru kami dari Abu Abdurrahman.

Sunan Daruquthni 4386

سنن الدارقطني 4386: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخَلَنْجِيُّ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ , نا سُفْيَانُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ مُصَفَّى بْنِ بُهْلُولٍ , نا بَقِيَّةُ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ سَالِمٍ الْمَكِّيِّ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنْ عُمَرَ , قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَرْضٍ مِنْ ثَمْغٍ , فَقَالَ: «احْبِسْ أَصْلَهَا وَسَبِّلْ ثَمَرَهَا»

Sunan Daruquthni 4386: Muhammad bin Abdullah Al Khalanji menceritakan kepada kami di Baitul Maqdis, Sufyan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman An-Nasa’i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Mushaffa bin Buhlul menceritakan kepada kami, Baqiyyah menceritakan kepada kami dari Sa’id bin Salim Al Makki, dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dari Umar, dia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang tanah yang ada di Tsamgh, beliau pun bersabda, ‘Wakafkanlah pokoknya dan sedekahkanlah buahnya’.”

Sunan Daruquthni 4387

سنن الدارقطني 4387: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ الرَّمَادِيُّ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْبَزَّازُ أَبُو جَعْفَرٍ الْكُوفِيُّ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْعُمَرِيُّ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ عُمَرُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي مَالًا بِثَمْغٍ أَكْرَهُ أَنْ يُبَاعَ بَعْدِي , قَالَ: «فَاحْبِسْهُ وَسَبِّلْ ثَمَرَهُ»

Sunan Daruquthni 4387: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur ArRamadi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid Al Bazzaz Abu Ja’far Al Kufi menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Abdullah Al Umari menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Umar berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku mempunyai harta di Tsamgh yang aku tidak mau bila itu dijual setelahku.’ Beliau pun bersabda, ‘Kalau begitu, wakafkanlah, dan sedekahkanlah buahnya’.”

Sunan Daruquthni 4388

سنن الدارقطني 4388: نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَحْمَدَ الْوَاسِطِيُّ , نا مُوسَى بْنُ هَارُونَ , نا أَبُو بَكْرٍ الْأَثْرَمُ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ دُيَيْسٍ الْكِنْدِيُّ , نا صَالِحُ بْنُ عُمَرَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ أَصَابَ أَرْضًا بِخَيْبَرَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: إِنِّي أَصَبْتُ أَرْضًا بِخَيْبَرَ مَا أَصَبْتُ مَالًا هُوَ أَنْفَسُ عِنْدِي مِنْهُ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنْ شِئْتَ حَبَسْتَ أَصْلَهَا وَتَصَدَّقْتَ بِهَا» , فَقَالَ: فَحَبَسَ عُمَرُ أَصْلَهَا وَتَصَدَّقَ بِهَا لَا تُبَاعُ وَلَا تُوهَبُ وَلَا تُورَثُ , فِي الْفُقَرَاءِ وَذَوِي الْقُرْبَى وَالرِّقَابِ وَالضَّيْفِ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ , وَلَا جُنَاحَ عَلَى مَنْ وَلِيَهَا أَنْ يَأْكُلَ بِالْمَعْرُوفِ وَيُطْعِمَ صَدِيقًا غَيْرَ مُتَمَوِّلٍ مِنْهُ مَالًا. قَالَ الْأَثْرَمُ: أَفَادَنا ابْنُ نُمَيْرٍ هَذَا الشَّيْخَ

Sunan Daruquthni 4388: Ja’far bin Muhammad bin Ahmad Al Wasithi menceritakan kepada kami, Musa bin Harun menceritakan kepada kami, Abu Bakar Al Atsram menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Dubais Al Kindi menceritakan kepada kami, Shalih bin Umar menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari nafi‘, dari Ibnu Umar, bahwa Umar bin Khaththab memperoleh sebidang tanah di Khaibar, lalu dia mendatangi Nabi SAW lalu berkata, ‘Sesungguhnya aku memperoleh tanah di Khaibar, aku belum pernah memperoleh harta yang lebih berharga bagiku daripadanya.’ Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘Bila mau, wakafkan pokoknya dan sedekahkan.’ Maka Umar pun mewakafkan pokoknya dan menyedekahkannya (dengan syarat) tidak boleh dijual, tidak boleh dihibahkan dan tidak diwariskan, untuk keperluan orang-orang fakir, kaum kerabat, memerdekakan budak, tamu dan fi sabilillah, dan bagi orang yang mengurusinya boleh makan darinya dengan cara yang baik dan memberi teman dengan tidak menimbun harta darinya.” Al Atsram berkata: Ibnu Numair memberitahu kami tentang syekh ini.