Skip to main content

Sunan Daruquthni 4395

سنن الدارقطني 4395: نا ابْنُ صَاعِدٍ , نا بِشْرُ بْنُ آدَمَ بْنِ بِنْتِ أَزْهَرَ السَّمَّانُ , نا جَدِّي أَزْهَرُ بْنُ سَعِيدٍ , عَنِ ابْنِ عَوْنٍ , حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ , حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ حَكِيمٍ , قَالَ: كَتَبَ ابْنُ عَامِرٍ إِلَى عُثْمَانَ كِتَابًا فَقَدِمْتُ عَلَيْهِ وَقَدْ نَزَلَ بِهِ أُولَئِكَ فَعَمَدْتُ إِلَى الْكُتُبِ فَخَيَّطْتُهَا فَجَعَلْتُهَا فِي قِبَائِي ثُمَّ لَبِسْتُ لِبَاسَ الْمَرْأَةِ فَلَمْ أَزَلْ حَتَّى دَخَلْتُ عَلَيْهِ فَجَلَسْتُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَجَعَلْتُ أُفَتِّقُ قِبَائِي وَهُوَ يَنْظُرُ فَدَفَعْتُهَا إِلَيْهِ , فَقَرَأَهَا ثُمَّ أَشْرَفَ عَلَى الْمَسْجِدِ فَإِذَا طَلْحَةُ جَالِسٌ فِي الْمَسْجِدِ فِي الْمَشْرِقِ , فَقَالَ: يَا طَلْحَةُ , قَالَ: يَا لَبَّيْكَ , قَالَ: نَشَدْتُكَ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ يَشْتَرِي قِطْعَةَ فَيَزِيدُهَا فِي الْمَسْجِدِ وَلَهُ بِهَا كَذَا وَكَذَا» , فَاشْتَرَيْتُهَا مِنْ مَالِي فَقَالَ طَلْحَةُ اللَّهُمَّ نَعَمْ , قَالَ: فَأَنْتُمْ فِيهِ آمِنُونَ وَأَنَا فِيهِ خَائِفٌ , ثُمَّ قَالَ: يَا طَلْحَةُ , قَالَ: يَا لَبَّيْكَ , قَالَ: أَنْشَدْتُكَ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ يَشْتَرِي بِئْرَ رُومَةَ» , يَعْنِي بِكَذَا فَيَجْعَلُهَا لِلْمُسْلِمِينَ وَلَهُ بِهَا كَذَا كَذَا فَاشْتَرَيْتُهَا مِنْ مَالِي؟ , فَقَالَ طَلْحَةُ: اللَّهُمَّ نَعَمْ , فَقَالَ: يَا طَلْحَةُ , قَالَ: يَا لَبَّيْكَ , قَالَ: نَشَدْتُكَ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُنِي حَمَلْتُ فِي جَيْشِ الْعُسْرَةِ عَلَى مِائَةٍ , قَالَ طَلْحَةُ: اللَّهُمَّ نَعَمْ , ثُمَّ قَالَ طَلْحَةُ: اللَّهُمَّ لَا أَعْلَمُ عُثْمَانَ إِلَّا مَظْلُومًا

Sunan Daruquthni 4395: Ibnu Sha’id menceritakan kepada kami, Bisyr bin Adam bin binti Azhar AsSamman menceritakan kepada kami, kakekku Azhar bin Sa’id menceritakan kepada kami dari Ibnu Aun, Umar bin Ubaidullah menceritakan kepadaku, Musa bin Hakim menceritakan kepadaku, dia berkata: Ibnu Amir pernah mengirim surat kepada Utsman, lalu aku datang, sementara mereka telah mengitarinya. Kemudian aku menghampiri surat-surat itu, lalu aku menggabungkannya dan memasukkannya ke dalam pakaian luarku. Aku kemudian mengenakan pakaian wanita, dan aku masih tetap seperti itu hingga aku masuk ke tempatnya. Aku lalu duduk di hadapannya. Kemudian aku membuka pakaian luarku, dan ia melihatku. Aku lantas menyerahkannya kepadanya, lalu dia membacanya, kemudian masuk ke masjid. Ternyata Thalhah sudah duduk di masjid di arah Timur, dia pun berkata, “Wahai Thalhah,” Thalhah menyahut, “Ya, labbaik.” Utsman berkata, “Kami persaksikan engkau kepada Allah, apakah engkau tahu bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, ‘Barangsiapa membeli sebidang tanah lalu menambahkannya ke masjid ini dan dengan itu ia memperoleh sekian dan sekian.‘ lalu aku membelinya dari hartaku?” Thalhah menjawab, “Ya Allah, benar.” Utsman berkata lagi, “Kini kalian merasa aman di dalamnya, namun aku merasa takut di dalamnya.” Kemudian ia berkata, “Wahai Thalhah.” Thalhah menjawab, “Ya, labbaik.” Utsman berkata lagi, “Aku persaksikan engkau kepada Allah, apakah engkau tahu bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, ‘Barangsiapa membeli sumur Rumah, yakni dengan harga sekian, lalu menjadikannya untuk kaum muslimin, dan baginya sekian dan sekian?.’ Lalu aku membelinya dari hartaku?” Thalhah menjawab, “Ya Allah, benar.” Utsman berkata lagi, “Wahai Thalhah.” Thalhah menjawab, “Ya, labbaik.” Utsman berkata lagi, “Aku persaksikan engkau kepada Allah, apakah engkau tahu bahwa aku mempersiapkan tentara pada saat sulit sebanyak seratus?” Thalhah menjawab, “Ya Allah, benar.” Kemudian Thalhah berkata, “Ya Allah, aku tidak mengetahui Utsman kecuali dia dizhalimi’.”

Sunan Daruquthni 4396

سنن الدارقطني 4396: نا الْقَاضِي أَبُو عُمَرَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , نا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا شَبَابَةُ , نا إِسْرَائِيلُ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , قَالَ: لَمَّا حُصِرَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فِي الدَّارِ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ فَنَشَدَ النَّاسَ , فَقَالَ: أَتَعْلَمُونَ أَنِّي كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى حِرَاءٍ فَتَحَرَّكَ , فَقَالَ: «اثْبُتْ حِرَاءُ فَإِنَّهُ لَيْسَ عَلَيْكَ إِلَّا نَبِيُّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ» , قَالَ: فَشَهِدَ لَهُ نَاسٌ , ثُمَّ قَالَ: أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ يُوَسِّعُ لَنَا بَيْتًا فِي الْمَسْجِدِ؟» , فَاشْتَرَيْتُ بَيْتًا وَأَوْسَعْتُ بِهِ فِي الْمَسْجِدِ , قَالَ: فَشَهِدَ لَهُ نَاسٌ , قَالَ: أَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ بِئْرَ رُومَةَ كَانَتْ تُبَاعُ بَيْعًا مِنِ ابْنِ السَّبِيلِ وَأَنَا اشْتَرَيْتُهَا فَجَعَلْتُهَا لِلَّهِ تَعَالَى وَابْنِ السَّبِيلِ , قَالُوا: نَعَمْ، فَشَهِدَ لَهُ نَاسٌ , ثُمَّ قَالَ: وَلَكِنَّهُ طَالَ عَلَيْكُمْ عُمْرِي وَاسْتَعْجَلْتُمْ قَدَرِي أَنْ أَنْزِعَ سِرْبَالًا سَرْبَلْنِيهِ اللَّهُ تَعَالَى لَا وَاللَّهِ لَا يَكُونُ ذَلِكَ أَبَدًا

Sunan Daruquthni 4396: Al Qadhi Abu Umar Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Muhammad menceritakan kepada kami, Syababah menceritakan kepada kami, Israil menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dia berkata: Ketika Utsman RA diboikot di dalam rumah, dia muncul kepada mereka, lalu memanggil orang-orang kemudian berkata, “Tahukah kalian, bahwa sesungguhnya aku pernah bersama Rasulullah SAW di atas Hira‘ lalu (bukit) itu bergetar, kemudian beliau bersabda, ‘Diamlah engkau wahai Hira?. Sesungguhnya yang ada di atasmu adalah seorang nabi atau shiddiq atau syahid?’.” Maka orang-orang pun bersaksi (membenarkannya). Utsman berkata lagi, “Tahukah kalian, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, ‘Siapa yang meluaskan di masjid untuk kami dengan rumah ini.’ lalu aku membeli sebuah rumah dan aku meluaskan masjid dengan itu?” Orang-orang pun membenarkannya. Utsman berkata lagi, ‘Aku persaksikan kalian kepada Allah, apakah kalian tahu bahwa (sumur) rumah itu dulunya dijual kepada para ibnu sabil, lalu aku membelinya dan aku menyatakannya untuk Allah Ta’ala dan ibnu sabil?” Mereka berkata, “Ya,” Orang-orang membenarkannya. Kemudian Utsman berkata, “Aku persaksikan kalian kepada Allah, apakah kalian tahu bahwa aku telah mempersiapkan tentara pada masa sulit (pasukan perang Tabuk) dan aku menafkahkan anu dan anu untuk itu?” Orang-orang pun membenarkannya. Utsman lalu berkata, “Akan tetapi, umurku terasa panjang oleh kalian, dan kalian menginginkan takdirku segera datang, agar aku menanggalkan pakaian yang telah Allah Ta’ala kenakan padaku. Tidak, demi Allah, itu tidak akan terjadi selamanya.”

Sunan Daruquthni 4381

سنن الدارقطني 4381: قُرِئَ عَلَى أَبِي مُحَمَّدِ بْنُ يَحْيَى بْنِ صَاعِدٍ , قِيلَ لَهُ: وَفِي كِتَابِكَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ بِشْرٍ الْأَزْدِيِّ , نا سَعِيدُ بْنُ سُفْيَانَ الْجَحْدَرِيُّ , نا صَخْرُ بْنُ جُوَيْرِيَةَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي اسْتَفَدْتُ مَالًا وَهُوَ نَفِيسٌ فَأَرَدْتُ أَنْ أَتَصَدَّقَ بِهِ , قَالَ: «تَصَدَّقْ بِأَصْلِهَا لَا يُبَاعُ وَلَا يُوهَبُ وَلَا يُورَثُ وَلَكِنْ يُنْفَقُ ثَمَرَتُهُ» , قَالَ: فَتَصَدَّقَ بِهِ , فَصَدَقْتُهُ كُتِبَتْ عَلَى ذَلِكَ فِيِ سَبِيلِ اللَّهِ وَالضَّيْفِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَالْمَسَاكِينِ وَذِي الْقُرْبَى , لَا جُنَاحَ عَلَى مَنْ وَلِيَهُ أَنْ يَأْكُلَ بِالْمَعْرُوفِ وَيُؤْكِلَ صَدِيقَهُ غَيْرَ مَأْثُومٍ فِيهِ

Sunan Daruquthni 4381: Dibacakan kepada Abu Muhammad bin Yahya bin Sha’id, dikatakan kepadanya: Di dalam kitabmu, dari Habib bin Bisyr Al Azdi, Sa’id bin Sufyan Al Jahdari menceritakan kepada kami, Shakhr bin Juwairiyah menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Umar bin Khaththab RA berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah memperoleh harta yang berharga, lalu aku ingin menyedekahkannya.” Beliau pun bersabda, „Sedekahkanlah pokoknya, tidak dijual, tidak dihibahkan dan tidak diwariskan, akan tetapi buahnya disedekahkan.‘ Lalu Umar pun menyedekahkannya, dan sedekahnya itu ditulis seperti itu untuk fi sabilillah, tamu, ibnu sabil, orangorang miskin, kerabat, tidak ada dosa bagi yang mengurusinya untuk makan darinya dengan cara yang baik dan memberi makan temannya dengan tidak menyimpan harta’.”

Sunan Daruquthni 4397

سنن الدارقطني 4397: نا أَبُو سَهْلٍ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , نا أَبُو قَطَنٍ , نا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , قَالَ: أَشْرَفَ عُثْمَانُ مِنَ الْقَصْرِ وَهُوَ مَحْصُورٌ , فَقَالَ: أَنْشُدُ بِاللَّهِ تَعَالَى مَنْ شَهِدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ حِرَاءٍ إِذِ اهْتَزَّ الْجَبَلُ فَرَكَلَهُ بِقَدَمِهِ , وَقَالَ: «اسْكُنْ حِرَاءُ لَيْسَ عَلَيْكَ إِلَّا نَبِيُّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ» , وَأَنَا مَعَهُ فَانْتَشَدَ لَهُ رِجَالٌ , قَالَ: أَنْشَدْتُ اللَّهَ مَنْ شَهِدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ بَيْعَةِ الرِّضْوَانِ إِذْ بَعَثَنِي إِلَى الْمُشْرِكِينَ إِلَى أَهْلِهِ , قَالَ: «هَذِهِ يَدِي وَهَذِهِ يَدُ عُثْمَانَ» فَبَايَعَ لِي؟ , فَانْتَشَدَ لَهُ رِجَالٌ , فَقَالَ: نَشَدْتُ بِاللَّهِ مَنْ شَهِدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ يُوَسِّعُ لَنَا هَذَا الْبَيْتَ فِي الْمَسْجِدِ بِبَيْتٍ فِي الْجَنَّةِ؟» , فَابْتَعْتُهُ مِنْ مَالِي فَوَسَّعْتُ بِهِ فِي الْمَسْجِدِ فَانْتَشَدَ لَهُ رِجَالٌ , قَالَ: وَنَشَدْتُ بِاللَّهِ مَنْ شَهِدَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ جَيْشِ الْعُسْرَةِ , وَقَالَ: «مَنْ يُنْفِقُ الْيَوْمَ نَفَقَةً مُتَقَبَّلَةً» , فَجَهَّزْتُ نِصْفَ الْجَيْشِ مِنْ مَالِي , فَانْتَشَدَ لَهُ رِجَالٌ , قَالَ: وَنَشَدْتُ بِاللَّهِ مَنْ شَهِدَ رُومَةَ يُبَاعُ مَاؤُهَا لِابْنِ السَّبِيلِ فَابْتَعْتُهَا مِنْ مَالِي فَأَبَحْتُهَا ابْنَ السَّبِيلِ , قَالَ: فَانْتَشَدَ لَهُ رِجَالٌ.

Sunan Daruquthni 4397: Abu Sahl bin Ahmad bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ahmad bin Hanbal menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, Abu Qathan menceritakan kepada kami, Yunus bin Abu Ishaq menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dia berkata: Utsman pernah muncul dari istana ketika dikepung, lalu berkata, “Aku persaksikan pada Allah Ta’ala siapa yang menyaksikan Rasulullah SAW pada hari Hira’ saat bukit itu bergetar lalu beliau menghentaknya dengan kakinya, lalu beliau bersabda, ‘Diamlah engkau wahai Hira.? Di atasnya hanyalah seorang nabi, atau shiddiq, atau syahid.” dan saat itu aku bersama beliau?” Maka orang-orang pun menyatakan kebenarannya. Utsman berkata lagi, ‘Aku persaksikan pada Allah siapa yang menyaksikan Rasulullah SAW pada hari Baitur Ridhwan, yang mana saat itu beliau mengutusku kepada kaum musyrikin kepada keluarganya, lalu beliau berkata, Ini tangan Utsman, dia berbai’at kepadaku.?” Maka orang-orang pun membenarkannya. Utsman berkata lagi, “Aku persaksikan kepada Allah siapa yang menyaksikan Rasulullah SAW ketika beliau bersabda, ‘Siapa yang meluaskan untuk kami dengan rumah ini di masjid, maka (digantikan baginya) rumah di surga.’ Lalu aku membelinya dari hartaku, dan meluaskan masjid itu dengannya?” Orang-orang pun membenarkannya. Utsman berkata lagi, “Aku persaksikan kepada Allah siapa yang menyaksikan Rasulullah SAW pada hari mempersiapkan tentara pada masa sulit, ‘Siapa yang bersedekah sekarang, maka itu adalah sedekah yang diterima.’ Lalu aku persiapkan setengah pasukan dari hartaku?’.” Orang-orang pun membenarkannya. Utsman berkata lagi, “Aku persaksikan pada Allah siapa yang menyaksikan (sumur) rumah yang airnya biasa dijual kepada ibnu sabil, lalu aku membelinya dengan hartaku dan aku membolehkan untuk ibnu sabil (tanpa membeli)?’.” Orang-orang pun membenarkannya.

Sunan Daruquthni 4382

سنن الدارقطني 4382: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا الزُّبَيْرُ بْنُ بَكَّارٍ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ الْمِائَةَ سَهْمٍ الَّتِي لِي بِخَيْبَرَ لَمْ أُصِبْ مَالًا قَطُّ هُوَ أَعْجَبُ إِلَيَّ مِنْهَا وَقَدْ أَرَدْتُ أَنْ أَتَصَدَّقَ بِهَا , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «احْبِسْ أَصْلَهَا وَسَبِّلْ ثَمَرَتَهَا»

Sunan Daruquthni 4382: Abu Bakar Ya’qub bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Az-Zubair bin Bakkar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, Umar bin Khaththab berkata kepada Nabi SAW, “Sesungguhnya memiliki seratus bagian di Khaibar. Aku tidak pernah memperoleh harta yang lebih aku sukai daripada itu, dan aku ingin menyedekahkannya.” Nabi SAW pun bersabda, “Wakafkanlah pokoknya dan sedekahkanlah buahnya.”

Sunan Daruquthni 4398

سنن الدارقطني 4398: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ , نا عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارِ بْنِ رَاشِدٍ , نا خَطَّابُ بْنُ عُثْمَانَ , نا عِيسَى بْنُ يُونُسَ , نا أَبِي , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ , ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ إِلَى آخِرِهِ.

Sunan Daruquthni 4398: Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman An-Nasa”i menceritakan kepada kami, Imran bin Bakkar bin Rasyid menceritakan kepada kami, Khaththab bin Utsman menceritakan kepada kami, Isa bin Yunus menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, bahwa Utsman bin Affan pernah muncul pada mereka” lalu ia menyebutkan redaksi yang serupa hingga akhir.

Sunan Daruquthni 4383

سنن الدارقطني 4383: نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا بِشْرُ بْنُ مَطَرٍ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ عُمَرَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ كَانَ مَلَكَ مِائَةَ سَهْمٍ مِنْ خَيْبَرَ وَاشْتَرَاهَا حَتَّى اسْتَجْمَعَهَا , فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنِّي قَدْ أَصَبْتُ مَالًا لَمْ أُصِبْ مِثْلَهُ وَقَدْ أَرَدْتُ أَنْ أَتَقَرَّبَ بِهِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى , فَقَالَ: «احْبِسِ الْأَصْلَ وَسَبِّلِ الثَّمَرَ».

Sunan Daruquthni 4383: Ya’qub bin Ibrahim Al Bazzaz dan Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Bisyr bin Mathar menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Umar menemui Nabi SAW setelah memiliki seratus bagian dari Khaibar dan membeli lagi lalu menggabungkannya, kemudian menemui Nabi SAW, lalu berkata, “Sesungguhnya aku telah memperoleh harta yang belum pernah aku peroleh seperti itu sebelumnya, dan aku ingin ber-taqarrub kepada Allah Ta’ala dengan itu.” Maka beliau bersabda, “Wakafkan pokoknya dan sedekahkan buahnya.”

Sunan Daruquthni 4399

سنن الدارقطني 4399: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَعْنِي النَّسَائِيَّ , أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ , حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحِيمِ , حَدَّثَنِي زَيْدٌ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ , قَالَ: لَمَّا حُصِرَ عُثْمَانُ فِي دَارِهِ اجْتَمَعَ النَّاسُ حَوْلَ دَارِهِ فَأَشْرَفَ عَلَيْهِمْ , وَسَاقَ الْحَدِيثَ

Sunan Daruquthni 4399: Muhammad bin Abdurrahman bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman, —yakni An-Nasa’i,— menceritakan kepada kami, Muhammad bin Wahb mengabarkan kepadaku, Abu Abdirrahim menceritakan kepadaku, Zaid menceritakan kepadaku, dari Abu Ishaq, dan Abu Abdurrahman As-Sulami, dia berkata, “Ketika Utsman dikepung di rumahnya, orang-orang berkumpul di sekitar rumahnya, lalu Utsman muncul kepada mereka” lalu perawi membawakan hadisnya.

Sunan Daruquthni 4384

سنن الدارقطني 4384: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ ح وَنا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَرْزُوقٍ , قَالَا: نا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ أَبُو عُبَيْدِ اللَّهِ , نا سُفْيَانُ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , مِثْلَ قَوْلِ الزُّبَيْرِ بْنِ بَكَّارٍ سَوَاءً

Sunan Daruquthni 4384: Muhammad bin Abdullah bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Abdurrahman An-Nasa’i menceritakan kepada kami (h) Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Marzuq menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Sa’id bin Abdurrahman Al Makhzumi Abu Ubaidullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Umar RA berkata kepada Nabi SAW” sama seperti yang diungkapkan oleh Az-Zubair bin Bakkar.

Sunan Daruquthni 4400

سنن الدارقطني 4400: نا أَبُو صَالِحٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , نا أَبُو مَسْعُودٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ , قَالَ: لَمَّا حُصِرَ عُثْمَانُ أَشْرَفَ عَلَيْهِمْ مِنْ فَوْقِ دَارِهِ , فَقَالَ: أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَلَمْ تَعَلَّمُوا أَنَّ حِرَاءً حِينَ انْتَفَضَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اثْبُتْ حِرَاءُ فَإِنَّمَا عَلَيْكَ نَبِيُّ أَوْ صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ» , قَالُوا: نَعَمْ , قَالَ: أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ جَهَّزَ جَيْشَ الْعُسْرَةِ قَالَ: «مَنْ يُنْفِقُ نَفَقَةً مُتَقَبَّلَةً» , وَالنَّاسُ مَجْهُودُونَ مُعْسِرُونَ فَجَهَّزْتُ ثُلُثَ ذَلِكَ الْجَيْشِ , قَالُوا: نَعَمْ , قَالَ: أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَلَمْ تَعَلَّمُوا أَنَّ بِئْرَ رُومَةَ لَمْ يَكُنْ يَشْرَبُ مِنْهَا إِلَّا بِثَمَنٍ فَاشْتَرَيْتُهَا ثُمَّ جَعَلْتُهَا لِلْغَنِيِّ وَالْفَقِيرِ وَابْنِ السَّبِيلِ , قَالُوا: نَعَمْ فِي أَشْيَاءَ عَدَّدَهَا

Sunan Daruquthni 4400: Abu Shalih Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Abu Mas’ud menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ja’far menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Amr menceritakan kepada kami dari Zaid bin Abu Unaisah, dari Abu Ishaq, dari Abu Abdurrahman As-Sulami, dia berkata: Ketika Utsman dikepung , dia muncul kepada mereka dari atas rumahnya, lalu berkata, “Aku ingatkan kalian kepada Allah, tidakkah kalian mengetahui, bahwa ketika Hira‘ bergetar, Rasulullah SAW berkata, ‘Diamlah engkau wahai Hira? sesungguhnya di atasmu seorang nabi, atau shiddiq, atau syahid?’ Mereka menjawab, “Ya.” Utsman berkata lagi, “Aku ingatkan kalian kepada Allah, tidakkah kalian mengetahui, bahwa ketika Rasulullah SAW menyiapkan tentara pada masa sulit beliau bersabda, ‘Siapa yang mau memberi nafkah yang akan diterima.” Saat itu orang-orang tengah kesulitan, lalu aku menyiapkan sepertiga pasukan?’.” Mereka menjawab, “Ya.” Utsman berkata lagi, “Aku ingatkan kalian kepada Allah, tidakkah kalian mengetahui, bahwa sumur rumah itu dulunya tidak boleh diminum airnya kecuali membayar harganya, lalu aku membelinya kemudian aku persembahkan untuk orang kaya dan orang fakir serta ibnu sabil?” Mereka menjawab, “Ya.” Dan Iainlain yang dia sebutkan.