Skip to main content

Sunan Daruquthni 3711

سنن الدارقطني 3711: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , ح وَنا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ , قَالَا: أنا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ , عَنِ الْقَاسِمِ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِبَرِيرَةَ: «إِنْ شِئْتِ أَنْ تَستَقَرِّي تَحْتَ هَذَا الْعَبْدِ وَإِنْ شِئْتِ فَارِقْتِيهِ» فَفَارَقَتْهُ

Sunan Daruquthni 3711: Abu Sakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Musa menceritakan kepada kami, (h) Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur menceritakan kepada kami, Utsman bin Umar menceritakan kepada kami, mereka berdua berkata: Usamah bin Zaid menceritakan kepada kami dari Al Qasim, dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada Barirah, “Jika mau engkau boleh menjadi istri suamimu yang kini masih menjadi budak, tapi jika tidak engkau bisa memutuskan perkawinannya.” Ternyata Barirah memilih untuk berpisah.

Sunan Daruquthni 3712

سنن الدارقطني 3712: نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمَّادٍ , نا أَبُو مُوسَى , نا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ بِإِسْنَادِهِ , قَالَتْ: وَكَانَتْ تَحْتَ عَبْدٍ فَلَمَّا أَعْتَقْتُهَا , قَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنْ شِئْتِ أَنْ تَمْكُثِي تَحْتَ هَذَا الْعَبْدِ وَإِنْ شِئْتِ أَنْ تُفَارِقِيهِ فَارْقَتِهِ»

Sunan Daruquthni 3712: Ibrahim bin Hammad menceritakan kepada kami, Abu Musa menceritakan kepada kami, Utsman bin Umar menceritakan kepada kami dengan sanadnya, Aisyah berkata, “Barirah masih berstatus istri dari seorang yang menjadi budak, ketika ia (Barirah) dimerdekakan (dan suaminya tidak -penerj) Rasulullah SAW lalu berkata kepadanya, “Kalau mau, engkau bisa tetap menjadi istrinya, tapi kalau tidak engkau bisa berpisah dengannya.”

Sunan Daruquthni 3713

سنن الدارقطني 3713: ثنا أَخُو زُبَيْرٍ , نا يُوسُفُ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , وَأَبُو أُسَامَةَ , قَالَا: ثنا أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ نَحْوَهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اخْتَارِي إِنْ رَضِيتِ أَنْ تَكُونِي تَحْتَ هَذَا الْعَبْدِ وَإِنْ شِئْتِ فَارِقْتِيهِ»

Sunan Daruquthni 3713: Saudara Zubair menceritakan kepada kami, Yusuf menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Musa dan Abu Salamah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Usamah bin Zaid menceritakan kepada kami, dengan redaksi yang sama. Dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Jika mau engkau boleh menjadi istri budak ini, tapi jika tidak kamu bisa meninggalkannya.”

Sunan Daruquthni 3714

سنن الدارقطني 3714: نا أَحْمَدُ بْنُ نَصْرِ بْنِ سَنْدَوَيْهِ حَبْشُونَ الْبُنْدَارُ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «وَخَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ زَوْجُهَا عَبْدًا وَلَوْ كَانَ زَوْجُهَا حُرًّا مَا خَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»

Sunan Daruquthni 3714: Ahmad bin Nashr bin Sandawaih Habsyun Al Bundar menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah, dia berkata, “Rasulullah SAW mempersilahkannya memilih, saat suaminya masih menjadi budak. Sekiranya suaminya merdeka, tentunya Rasulullah SAW tidak akan memberinya pilihan.

Sunan Daruquthni 3715

سنن الدارقطني 3715: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدٍ , نا عَمِّي , نا أَبِي , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , وَالزُّهْرِيِّ , عَنْ عُرْوَةَ , [ص:442] عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «كَانَتْ بَرِيرَةُ عِنْدَ عَبْدٍ فَأُعْتِقَتْ , فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْرَهَا بِيَدِهَا»

Sunan Daruquthni 3715: Ahmad bin Muhammad bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Sa’d menceritakan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, Ibnu Ishaq menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah dan Az-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah, dia berkata, “Barirah adalah istri seorang budak, lalu ia dimerdekakan. Setelah itu Rasulullah SAW menyerahkan pilihan kepadanya.”

Sunan Daruquthni 3716

سنن الدارقطني 3716: نا أَبُو بَكْرِ بْنُ مُجَاهِدٍ , وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ صَاحِبُ أَبِي صَخْرَةَ وَغَيْرُهُمَا، قَالُوا: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَيُّوبَ الْمَخْرَمِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ , نا أَبُو جَعْفَرٍ الرَّازِيُّ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنِ الْأَسْوَدِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «كَانَ زَوْجُ بَرِيرَةَ مَمْلُوكًا لِآلِ أَبِي أَحْمَدَ» لَفْظُ ابْنِ مُجَاهِدٍ

Sunan Daruquthni 3716: Abu Bakar bin Mujahid, Ahmad bin Abdullah sahabat Abu Shakhrah, dan Iain-lain menceritakan kepada kami, mereka berkata: Abdullah bin Ayyub Al Mukharrimi menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Bukair menceritakan kepada kami, Abu Ja’far Ar-Razi menceritakan kepada kami dari Al A’masy, dari Ibrahim, dari Al Aswad, dari Aisyah, dia berkata, “Suami Barirah adalah budak untuk keluarga Abu Ahmad.” Demikian redaksi Ibnu Mujahid.

Sunan Daruquthni 3701

سنن الدارقطني 3701: نا ابْنُ مَخْلَدٍ , نا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا قُرَادٌ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ غَزْوَانَ , نا شُعْبَةُ , عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: «تَزَوَّجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَفِيَّةَ» , فَقَالَ لَهُ ثَابِتٌ: «مَا أَصْدَقَهَا» , قَالَ: «أَصْدَقَهَا نَفْسَهَا أَعْتَقَهَا ثُمَّ تَزَوَّجَهَا»

Sunan Daruquthni 3701: Ibnu Makhlad menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Qurad bin Abdurrahman bin Ghazwan menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Abdul Aziz bin Shuhaib, dari Anas, dia berkata, “Rasulullah SAW menikahi Shafiyyah.” Tsabit bertanya kepadanya (Anas), “Apa maharnya?” Ia menjawab, “Maharnya adalah dirinya, yang dimerdekakannya kemudian beliau menikahinya.”

Sunan Daruquthni 3717

سنن الدارقطني 3717: ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا عَبْدَةُ , عَنْ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِي مَعْشَرٍ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنِ الْأَسْوَدِ , [ص:443] عَنْ عَائِشَةَ , «أَنَّ زَوْجَ بَرِيرَةَ كَانَ حُرًّا يَوْمَ أُعْتِقَتْ»

Sunan Daruquthni 3717: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Abdah menceritakan kepada kami dari Sa’id, dari Abu Ma’syar, dari Ibrahim, dari Al Aswad, dari Aisyah, bahwa suami Barirah adalah orang merdeka ketika Barirah dimerdekakan.”

Sunan Daruquthni 3702

سنن الدارقطني 3702: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا عَلِيُّ بْنُ أَحْمَدَ السَّوَّاقُ , نا أَسَدُ بْنُ مُوسَى , نا سُلَيْمَانُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ , عَنْ مَطَرٍ الْوَرَّاقِ , عَنْ قَتَادَةَ , قَالَ: سُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنِ الرَّجُلِ يُعْتِقُ جَارِيَتَهُ ثُمَّ يَتَزَوَّجُهَا , فَقَالَ: «أَلَمْ يُعْتِقْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَفِيَّةَ بِنْتَ حُيَيِّ بْنِ أَخْطَبَ , وَجُوَيْرِيَةَ بِنْتَ الْحَارِثِ بْنِ أَبِي ضِرَارٍ وَجَعَلَ عِتْقَهُمَا مَهْرَهُمَا وَتَزَوَّجَهُمَا»

Sunan Daruquthni 3702: Al Husain bin Ismail dan Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ali bin Ahmad As-Sawwaq menceritakan kepada kami, Asad bin Musa menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Abu Sulaiman menceritakan kepada kami dari Mathar Al Warraq, dari Qatadah, dia berkata: Ketika Anas ditanya tentang pria yang membebaskan budak wanitanya lalu menikahinya, ia menjawab, “Tidakkah kalian tahu bahwa Rasulullah SAW telah membebaskan Shafiyyah binti Huyai bin Akhthab dan Juwairiyyah binti Al Harits bin Abu Dhirar dan beliau mejadikan pembebasan mereka sebagai mahar serta menikahi mereka.”

Sunan Daruquthni 3718

سنن الدارقطني 3718: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا عُثْمَانُ بْنُ خُرَّزَاذَ , حَدَّثَنِي أَبُو الْأَصْبَغِ الْحَرَّانِيُّ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ يَحْيَى , نا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ أَبَانَ بْنِ صَالِحٍ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِبَرِيرَةَ: «اذْهَبِي فَقَدْ عُتِقَ مَعَكِ بَضْعُكِ»

Sunan Daruquthni 3718: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Utsman bin Khurrazadz menceritakan kepada kami, Abu Al Ashbagh Al Harrani menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Yahya menceritakan kepada kami, Muhammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Ibnu Ishaq, dari Aban bin Shalih, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah bahwa Rasulullah SAW berkata kepada Barirah, “Pergilah karena kemaluanmu juga sudah dimerdekakan bersamaan dengan merdekanya dirimu.”