Skip to main content

Sunan Daruquthni 3771

سنن الدارقطني 3771: نا أَبُو طَلْحَةَ , نا بُنْدَارٌ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , نا مَالِكٌ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , فِي الَّذِي لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَأْتِيَ امْرَأَتَهُ , قَالَ: «يُؤَجَّلُ سَنَةً».

Sunan Daruquthni 3771: Abu Thalhah menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Sa’id bin Al Musayyab tentang orang yang tak sanggup menyetubuhi istrinya (impotent), ia berkata, “Ditangguhkan selama satu tahun.”

Sunan Daruquthni 3772

سنن الدارقطني 3772: نا أَبُو طَلْحَةَ , نا بُنْدَارٌ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , نا سُفْيَانُ , عَنِ الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ , قَالَ: سَمِعْتُ أَبِي , وَحُصَيْنَ بْنَ قَبِيصَةَ , يُحَدِّثَانِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: «يُؤَجَّلُ سَنَةً فَإِنْ أَتَاهَا وَإِلَّا فُرِّقَ بَيْنَهُمَا»

Sunan Daruquthni 3772: Abu Thalhah menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Rukain bin Rabi’, dia berkata: Aku mendengar ayahku dan Hushain bin Qabishah menceritakan dari Abdullah, dia berkata, “Ia ditangguhkan selama satu tahun, bila setelah itu ia sanggup, maka penikahan diteruskan, namun kalau tidak maka mereka boleh dipisahkan.”

Sunan Daruquthni 3773

سنن الدارقطني 3773: وَبِهِ عَنِ الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ , عَنْ أَبِي النُّعْمَانِ , قَالَ: أَتَيْتُ الْمُغِيرَةِ بْنَ شُعْبَةَ فِي الْعِنِّينِ , فَقَالَ: «يُؤَجَّلُ سَنَةً»

Sunan Daruquthni 3773: Dengan sanad yang sama dari Ar-Rukain bin Rabi’, dari Abu An-Nu’man, dia berkata: Aku pernah mendatangi Al Mughirah bin Syu’bah dan bertanya tentang impotent, maka ia menjawab, “Ditangguhkan selama satu tahun.”

Sunan Daruquthni 3774

سنن الدارقطني 3774: نا أَبُو طَلْحَةَ , نا بُنْدَارٌ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , نا شُعْبَةُ , عَنِ الرُّكَيْنِ , عَنْ أَبِي طَلْقٍ , عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ , قَالَ: «الْعِنِّينُ يُؤَجَّلُ سَنَةً»

Sunan Daruquthni 3774: Abu Thalhah menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Rakin, dari Abu Thalq, dari Al Mughirah bin Syu’bah, dia berkata, “Orang impotent diberi penangguhan selama satu tahun.”

Sunan Daruquthni 3775

سنن الدارقطني 3775: نا أَبُو طَلْحَةَ , نا بُنْدَارٌ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ , عَنِ الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ , عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ نُعَيْمٍ , أَنَّ الْمُغِيرَةِ بْنَ شُعْبَةَ , «أَجَّلَهُ سَنَةً مِنْ يَوْمِ رَافَعَتْهُ». قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ: وَكَذَلِكَ قَالَ سُفْيَانُ وَمَالِكٌ: «مِنْ يَوْمِ تُرَافِعُهُ»

Sunan Daruquthni 3775: Abu Thalhah menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Al Hajjaj bin Arthah, dari Rukain bin Rabi’, dari Hanzhalah bin Nu’aim bahwa Al Mughirah bin Syu’bah memberikan waktu penangguhan selama satu tahun untuknya sejak perkaranya dilaporkan. Abdurrahman berkata, “Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Sufyan dan Malik, yakni sejak perkaranya dilaporkan.”

Sunan Daruquthni 3776

سنن الدارقطني 3776: نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا تَمِيمُ بْنُ الْمُنْتَصِرِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنْ عُمَرَ , قَالَ: «إِذَا أُجِيفَ الْبَابُ وَأُرْخِيَتِ السُّتُورُ فَقَدْ وَجَبَ الْمَهْرُ»

Sunan Daruquthni 3776: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Tamim bin Al Muntashir menceritakan kepada kami, Abdullah bin Numair menceritakan kepada kami, Ubaidullah menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dari Umar, dia berkata, “Jika pintu telah ditutup dan tirai telah direntangkan maka wajiblah (suami membayar) mahar.”

Sunan Daruquthni 3761

سنن الدارقطني 3761: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ صَخْرٍ , نا أَبُو الْمُطَرِّفِ بْنُ أَبِي الْوَزِيرِ , ح وَنا أَبُو بَكْرٍ , نا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدٍ النَّسَائِيُّ , نا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى , عَنْ سَعْدِ بْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ عَمَّتِهِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ عَلَى ثَلَاثِ خِصَالٍ عَلَى مَالِهَا وَدِينِهَا وَجَمَالِهَا , فَعَلَيْكَ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ»

Sunan Daruquthni 3761: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sa’id Shakhar menceritakan kepada kami, Abul Mutharrif bin Abu Al Wazir menceritakan kepada kami, (h) Abu Bakar menceritakan kepada kami, Ali bin Sa’id An-Nasa’i menceritakan kepada kami, Khalid bin Makhlad menceritakan kepada kami, mereka berkata: Muhammad bin Musa menceritakan kepada kami dari Sa’d bin Ishaq, dari bibinya, dari Abu Sa’id, Rasulullah SAW bersabda, “Wanita itu dinikahi lantaran tiga perkara: hartanya, agamanya, dan kecantikannya. Pilihlah wanita yang beragama, niscaya kamu beruntung.”

Sunan Daruquthni 3777

سنن الدارقطني 3777: نا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ الْجَوْهَرِيُّ , نا مُعَلَّى بْنُ مَنْصُورٍ , نا شَرِيكٌ , عَنْ مَيْسَرَةَ , عَنِ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو , عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: «إِذَا أَغْلَقَ بَابًا وَأَرْخَى سِتْرًا أَوْ رَأْي عَوْرَةً فَقَدْ وَجَبَ عَلَيْهِ الصَّدَاقُ»

Sunan Daruquthni 3777: Abu Bakar Asy-Syafi’i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Syadzan Al Jauhari menceritakan kepada kami, Mu’alla bin Manshur menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Maisarah, dari Al Minhal bin’Amr, dari Ibad bin Abdullah, dari Ali RA, dia berkata, “Jika pintu telah ditutup dan tirai telah diurai, atau (si suami) sudah melihat aurat (istri) maka wajiblah mahar.”

Sunan Daruquthni 3762

سنن الدارقطني 3762: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ , نا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ , أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «كَرَمُ الْمَرْءِ دِينُهُ , وَمُرُوءَتُهُ عَقْلُهُ , وَحَسَبُهُ خُلُقُهُ»

Sunan Daruquthni 3762: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah Ar-Raqqasyi menceritakan kepada kami, Muslim bin Khalid menceritakan kepada kami, Al Ala” bin Abdurrahman mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Kemuliaan wanita ada pada agamanya, kewibawaannya ada pada akalnya, dan derajatnya ada pada akhlaknya.”

Sunan Daruquthni 3778

سنن الدارقطني 3778: نا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ , نا مُعَلَّى بْنُ مَنْصُورٍ , نا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ عُمَرَ , قَالَ: «مَنْ أَغْلَقَ بَابًا وَأَرْخَى سِتْرًا فَقَدْ وَجَبَ الصَّدَاقُ». قَالَ: وَنا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ أَخْبَرَنِي أَشْعَثُ عَنْ عَامِرٍ عَنْ عُمَرَ وَعَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا مِثْلَهُ. وَنا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ مِثْلَهُ

Sunan Daruquthni 3778: Abu Bakar Asy-Syafi’i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Syadzan menceritakan kepada kami, Mu’alla bin Manshur menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Za’idah menceritakan kepada kami dari Yahya bin Sa’id, dari Sa’id bin Al Musayyab, dari Umar, dia berkata, “Barangsiapa yang menutup pintu dan mengurai tirai maka ia wajib membayar mahar.” Ia (Mu’alla) berkata: Ibnu Abu Za’idah juga menceritakan kepada kami, Asy’ats menceritakan kepadaku, dari Amir, dari Umar dan Ali dengan redaksi yang sama. Ibnu Abu Za’idah juga menceritakan kepada kami dari Ubaidullah, dari Nafi’, dari Ibnu Umar dengan redaksi yang sama.