Skip to main content

Sunan Darimi 2568

أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَنْفُضْ فِرَاشَهُ بِدَاخِلَةِ إِزَارِهِ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي مَا خَلَفَهُ فِيهِ وَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بِكَ وَضَعْتُ جَنْبِي وَبِكَ أَرْفَعُهُ اللَّهُمَّ إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَاغْفِرْ لَهَا وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ

Telah mengabarkan kepada kami [Abu An Nu’man] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian hendak berbaring di atas tempat tidurnya, hendaklah ia mengibas tempat tidurnya dengan bagian ujung dalam kainnya. Karena ia tidak tahu apa yang ada di bagian ujung dalam kainnya itu. Dan hendaklah ia membaca; ALLAHUMMA BIKA WADLA’TU JANBI WA BIKA ARFA’UHU ALLAHUMMA IN AMSAKTA NAFSI FAGHFIR LAHA WA IN ARSALTAHA FAHFAZH-HA BIMA TAHFAZHU BIHI ‘IBADAKASH SHALIHIN (Ya Allah, karenaMu aku meletakkan lambungku dan karenaMu aku mengangkatnya. Jika Engkau mengambil nyawaku, maka ampunilah aku. Jika Engkau membiarkannya tetap hidup maka peliharalah ia dengan sesuatu yang Engkau gunakan untuk memelihara hamba-hambaMu yang shalih) “

Sunan Darimi 2569

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ بْنُ حَوْشَبٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ قَالَ أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى وَضَعَ قَدَمَهُ بَيْنِي وَبَيْنَ فَاطِمَةَ فَعَلَّمَنَا مَا نَقُولُ إِذَا أَخَذْنَا مَضَاجِعَنَا ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ تَسْبِيحَةً وَثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ تَحْمِيدَةً وَأَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ تَكْبِيرَةً قَالَ عَلِيٌّ فَمَا تَرَكْتُهَا بَعْدُ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ وَلَا لَيْلَةَ صِفِّينَ قَالَ وَلَا لَيْلَةَ صِفِّينَ

Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Al ‘Awwam bin Hausyab] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Amr bin Murrah] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Ali] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendatangi kami hingga beliau meletakkan kakinya di antara aku dan Fathimah. Lalu beliau mengajarkan sesuatu yang kami baca ketika berbaring di tempat tidur, yaitu membaca tasbih tiga puluh tiga, tahmid tiga puluh tiga dan takbir tiga puluh tiga kali. Ali berkata; Aku tidak pernah meninggalkannya setelah itu. Ada seseorang bertanya kepadanya; Tidak juga pada malam Shiffin? Ia menjawab; Tidak juga pada malam Shiffin.

Sunan Darimi 2570

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] dari [Sufyan] dari [Abdul Malik bin Umair] dari [Rib’i bin Hirasy] dari [Hudzaifah] ia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jika bangun dari tidur, beliau mengucapkan: ALHAMDU LILLAHIL LADZI AHYANA BA’DA MA AMATANA WA ILIHIN NUSYUR (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepadaNyalah tempat kembali kami) “

Sunan Darimi 2571

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْحِزَامِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي عُمَيْرُ بْنُ هَانِىءٍ الْعَنْسِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي جُنَادَةُ بْنُ أَبِي أُمَيَّةَ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَقَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ ثُمَّ قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي أَوْ قَالَ ثُمَّ دَعَا اسْتُجِيبَ لَهُ فَإِنْ عَزَمَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى قُبِلَتْ صَلَاتُهُ

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yazid Al Hizami] telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Muslim] telah menceritakan kepada kami [Al Auza’i] ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Umair bin Hani` Al ‘Ansi] ia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Junadah bin Abu Umayyah] ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ubadah bin Ash Shamit] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang terjaga dari tidurnya di malam hari, lalu ia membaca; LAA ILAHA ILLAALLAH WAHDAHU LA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYA`IN QADIR SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAH WALLAHU AKBAR WA LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH (Tidak ada tuhan yang haq selain Allah semata, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan dan pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, tidak ada daya dan kekuatan melainkan karena Allah). Lalu membaca; RABBIGH FIRLI (Ya Allah, ampunilah aku) ” Atau beliau mengatakan: “Kemudian berdoa, maka (permohonan) nya akan dikabulkan. Jika ia telah berketetapan hati, kemudian berwudlu dan shalat maka shalatnya akan diterima.”

Sunan Darimi 2572

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَصْبَحَ قَالَ أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَكَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَدِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَمِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] dari [Sufyan] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Abdullah bin Abdurrahman bin Abza] dari [ayahnya] ia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jika memasuki waktu shubuh, beliau mengucapkan: “Kami memasuki pagi dengan fitrah Islam, kalimat ikhlas dan agama Nabi kami, Muhammad, kepercayaan bapak-bapak kami, Ibrahim, yang lurus lagi berserah diri.”

Sunan Darimi 2573

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَطَاءٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِشَيْءٍ أَقُولُهُ إِذَا أَصْبَحْتُ وَإِذَا أَمْسَيْتُ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ قَالَ قُلْهُ إِذَا أَصْبَحْتَ وَإِذَا أَمْسَيْتَ وَإِذَا أَخَذْتَ مَضْجَعَكَ

Telah mengabarkan kepada kami [Sa’id bin Amir] dari [Syu’bah] dari [Ya’la bin ‘Atha`] dari [Amr bin ‘Ashim] dari [Abu Hurairah] ia berkata; Abu Bakar berkata; Wahai Rasulullah, perintahkan sesuatu kepadaku yang bisa aku baca ketika berada di waktu pagi dan petang. Beliau menjawab: ALLAHUMMA FATHIRIS SAMAWATI WAL ARDHI ‘ALIMAL GHAIB WASY-SYAHADATI RABBA KULLI SYA`IN WA MALIKAHU ASYHADU ANLA ILAHA ILLA ANTA A’UDZU BIKA MIN SYARRI NAFSI WA MIN SYARRISY SYAITHANI WA SYIRKIHI (Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Maha Mengetahui yang ghaib dan nampak, Penguasa dan Pemilik segala sesuatu. Aku bersaksi tidak ada tuhan yang haq kecuali Engkau, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku dan kejahatan setan serta sekutunya) ” Beliau melanjutkan: “Bacalah ketika engkau berada di waktu pagi dan petang serta jika engkau hendak tidur.”

Sunan Darimi 2574

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ هُوَ ابْنُ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ أَبِي مَرْحُومٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَبِسَ ثَوْبًا فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Yazid Al Muqri`] telah menceritakan kepada kami [Sa’id] ia adalah Ibnu Abu Ayyub, dari [Abu Marhum] dari [Sahal bin Mu’adz bin Anas] dari [ayahnya] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mengenakan pakaian lalu mengucapkan; ALHAMDULILLAHIL LADZI KASANI HADZA WA RAZAQANI MIN GHAIRI HAULIN MINNI WA LA QUWWATIN (Segala puji bagi Allah yang telah mengenakan dan memberikannya kepadaku, tanpa ada daya kekuatan dariku), maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Sunan Darimi 2575

أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ بِلَالٍ عَنْ رَبِيعَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ أَوْ أَبِي أُسَيْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Maslamah] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] ia adalah Ibnu Bilal, dari [Rabi’ah] dari [Abdul Malik bin Sa’id] dari [Abu Humaid] atau [Abu Usaid], ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, hendaklah mengucapkan; ALLAHUMMAFTAH LI ABWABA RAHMATIKA (Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu rahmatMu untukku). Dan jika keluar maka hendaklah ia mengucapkan; ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA MIN FADL-LIKA (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon karuniaMu).”

Sunan Darimi 2576

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا أَزْهَرُ بْنُ سِنَانٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ وَاسِعٍ قَالَ قَدِمْتُ مَكَّةَ فَلَقِيتُ بِهَا أَخِي سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ فَحَدَّثَنِي عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ دَخَلَ السُّوقَ فَقَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ وَرَفَعَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ دَرَجَةٍ قَالَ فَقَدِمْتُ خُرَاسَانَ فَلَقِيتُ قُتَيْبَةَ بْنَ مُسْلِمٍ فَقُلْتُ إِنِّي أَتَيْتُكَ بِهَدِيَّةٍ فَحَدَّثْتُهُ فَكَانَ يَرْكَبُ فِي مَوْكِبِهِ فَيَأْتِي السُّوقَ فَيَقُومُ فَيَقُولُهَا ثُمَّ يَرْجِعُ

Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Azhar bin Sinan] dari [Muhammad bin Wasi’] ia berkata; Ketika aku tiba di Makkah, aku bertemu dengan saudaraku yaitu [Salim bin Abdullah], lalu Ia menceritakan dari [ayahnya] dari [kakeknya] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang memasuki pasar lalu mengucapkan; LAA ILAHA ILLAALLAH WAHDAHU LAA SYRIKALAH LAHUL MULKU WA LAHL HAMDU YUHYI WA YUMIT WA HUWA HAYYUN LAA YAMUT BIYADIHIL KHAIR WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI`IN QADIR (Tidak ada tuhan yang haq kecuali Allah semata, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan dan pujian. Dia Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan, Dia Hidup dan tidak mati, seluruh kebaikan ada di TanganNya, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu). Maka Allah akan mencatat beribu-ribu kebaikan untuknya, menghapus beribu-ribu keburukan darinya dan mengangkat kedudukannya beribu-beribu derajat.” Ketika aku tiba di Khurasan dan bertemu dengan Qutaibah bin Muslim, aku berkata; Aku datang kepadamu membawa sebuah hadiah, lalu aku menceritakan hadis itu kepadanya. Ia pun segera mengendarai tungganganya dan menuju ke pasar. Ia berdiri dan membacanya, kemudian kembali pulang.

Sunan Darimi 2561

أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي سَفَرٍ فَسَمِعَ لَعْنَةً فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا فُلَانَةُ لَعَنَتْ رَاحِلَتَهَا فَقَالَ ضَعُوا عَنْهَا فَإِنَّهَا مَلْعُونَةٌ قَالَ فَوَضَعُوا عَنْهَا قَالَ عِمْرَانُ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهَا نَاقَةً وَرْقَاءَ

Telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Al Muhallab] dari [Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendengar suara orang melaknat ketika sedang bepergian, beliau bertanya: “Suara apa ini?” Mereka menjawab; Seorang wanita melaknat kendaraannya. Lalu beliau bersabda mengatakan: “Tinggalkan ia, sesungguhnya ia dilaknat.” Maka, mereka pun meninggalkan wanita itu. ‘Imran berkata; Seakan-akan aku melihatnya seperti unta yang loreng (hitam bercampur putih).