صحيح ابن خزيمة 1653: نا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، وَزِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَا: ثنا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَحْمَدُ: قَالَ: نا أَيُّوبُ، وَقَالَ زِيَادٌ: قَالَ: أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ، عَنْ نَافِعٍ، ح وَثنا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، ثنا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَيُّوبَ السِّخْتِيَانِيِّ، عَنْ نَافِعٍ، ح نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، نا يَحْيَى، نا عُبَيْدُ اللَّهِ، ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ، نا حَمَّادٌ، يَعْنِي ابْنَ مَسْعَدَةَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، ح وَثنا يَحْيَى أَيْضًا، وَنا أَبُو يَحْيَى يَعْنِي عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عُثْمَانَ، نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ، وَهَذَا حَدِيثُ بُنْدَارٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي نَافِعٌ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ نَادَى بِالصَّلَاةِ، ثُمَّ قَالَ: صَلُّو فِي رِحَالِكُمْ، ثُمَّ حَدَّثَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ فِي اللَّيْلَةِ الْمَطِيرَةِ وَالْبَارِدَةِ فِي السَّفَرِ. قَالَ أَبُو بَكْرٍ: هَذِهِ اللَّفْظَةُ – فِي اللَّيْلَةِ الْمَطِيرَةِ وَالْبَارِدَةِ – تَحْتَمِلُ مَعْنَيَيْنِ: أَحَدُهُمَا: أَنْ تَكُونَ اللَّيْلَةُ مَطِيرَةً وَبَارِدَةً جَمِيعًا. وَتَحْتَمِلُ أَنْ يَكُونَ أَرَادَ اللَّيْلَةَ الْمَطِيرَةَ، وَاللَّيْلَةَ الْبَارِدَةَ أَيْضًا، وَإِنْ لَمْ تَجْتَمِعِ الْعِلَّتَانِ جَمِيعًا فِي لَيْلَةٍ وَاحِدَةٍ. وَخَبَرُ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ دَالٌّ عَلَى أَنَّهُ أَرَادَ أَحَدَ الْمَعْنَيَيْنِ – كَانَتِ اللَّيْلَةُ مَطِيرَةً أَوْ كَانَتْ بَارِدَةً
Shahih Ibnu Khuzaimah 1653: Ahmad bin Mani’ dan Ziyad bin Ayyub memberitakan kepada kami,dan keduanya berkata, “Ismail memberitakan kepada kami,” lalu Ahmad berkata, “Ayyub telah memberitakan sebuah hadis kepada kami,” dan Ziyad berkata, “Ayyub telah menceritakan kepada kami dari Nafi’, Ha, Said bin Abdurrahman memberitakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah memberitakan kepada kami, Sufyan bin uyainah memberitakan kepada kami dari Ayyub As-Sakhtiyani, dari Nafi’, Ha, Muhammad bin Basyar memberitakan kepada kami, Yahya memberitakan kepada kami, Ubaidillah memberitakan kepada kami, Ha, Yahya bin Hakim memberitakan kepada kami, Hamad —maksudnya Ibnu Mas’adah— dari Ubaidillah, Ha, Yahya memberitakan kepada kami, Abu Yahya —maksudnya Abdurrahman bin ‘Utsman—memberitakan kepada kami, Ubaidillah bin Umar memberitakan kepada kami, ini adalah hadis Bundar yang telah berkata, “Nafi telah menceritakan kepadaku sebuah hadis yang didengarnya dari Ibnu Imran bahwasanya ia pernah mengumandangkan adzan untuk shalat. Setelah itu, ia pun berkata, ‘Shalatlah kalian dalam perjalanan kalian!’ kemudian ia meriwayatkan sebuah hadis bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan hal itu pada malam yang dingin dan hujan deras dalam perjalanan.” Abu Bakar berkata, “Ungkapan yang berbunyi ‘…pada malam yang dingin dan hujan deras’ mempunyai dua arti. Salah satu di antaranya adalah bahwa malam itu turun hujan dan sekaligus dingin. Sedangkan kemungkinan yang kedua malam turun hujan dan malam yang dingin, meskipun kedua dalih ini tidak menjadi satu pada satu malam. Sementara hadis Hamad bin Zaid menunjukkan bahwasanya Ibnu Imran hanya bermaksud salah satu dari dua makna, apakah itu malam turun hujan atau malam yang dingin.