Skip to main content

Musnad Syafi’i 1715

مسند الشافعي 1715: أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ الْقَدَّاحُ، عَنْ أَيْمَنَ بْنِ نَابِلٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي قُدَامَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمَّارٍ الْكِلَابِيُّ قَالَ: ” رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْمِي الْجَمْرَةَ يَوْمَ النَّحْرِ عَلَى نَاقَةٍ صَهْبَاءَ، لَيْسَ ضَرْبَ وَلَا طَرْدَ وَلَيْسَ قِيلَ: إِلَيْكَ إِلَيْكَ “

Musnad Syafi’i 1715: Sa’id bin Salim Al Qaddah mengabarkan kepada kami dari Aiman bin Nabil, ia mengatakan: Qudamah bin Abdullah bin Ammar Al Kilabi pernah mengabarkan kepadaku, ia mengatakan: Aku pernah melihat Nabi melempar jumrah di Hari Raya Kurban seraya mengendarai unta shahba-nya tanpa memukul, tanpa mengusir dan tanpa mengatakan, “Menjauhlah, menjauhlah.” 942

Musnad Syafi’i 1714

مسند الشافعي 1714: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: «دَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْمُزْدَلِفَةِ فَلَمْ تَرْفَعْ نَاقَتُهُ يَدَهَا وَاضِعَةً حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ»

Musnad Syafi’i 1714: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Rasulullah berangkat dari Muzdalifah, dan untanya tidak pernah mengangkat kaki depannya dengan rendah, yakni berjalan cepat hingga beliau melempar jumrah,” 941

Musnad Syafi’i 1713

مسند الشافعي 1713: حَدَّثَنَا الشَّافِعِيُّ قَالَ: وَالَّذِي قُلْتُ بِعَرَفَةَ مِنْ أَذَانٍ وَإِقَامَتَيْنِ شَيْءٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ يَحْيَى، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَعْنِي بِهِ

Musnad Syafi’i 1713: Asy-Syafi’i berkata, “Apa yang telah kukatakan di Arafah, yaitu sekali adzan dan 2 kali iqamah adalah satu perkara.”939 Ibnu Abu Yahya mengabarkan kepada kami dari Ja’far bin Muhammad, dari ayahnya, dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi , yakni hadita yang sama. 940

Musnad Syafi’i 1712

مسند الشافعي 1712: أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي يَحْيَى، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمِ بْنِ يَنَّاقٍ قَالَ: وَافَقَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ يَوْمَ التَّرْوِيَةِ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَوَقَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِفِنَاءِ الْكَعْبَةِ فَأَمَرَ النَّاسَ أَنْ يَرُوحُوا إِلَى مِنًى، وَرَاحَ فَصَلَّى بِمِنًى الظُّهْرَ

Musnad Syafi’i 1712: Ibnu Abu Yahya mengabarkan kepada kami dari Abdul Aziz bin Abdul Hasan bin Muslim bin Bayak, ia mengatakan: Pernah hari Jumat bertepatan hari Tarwiyah pada masa Rasulullah SAW, lalu Rasulullah berdiam diri di halaman Ka’bah, lalu beliau memerintahkan banyak orang untuk pergi ke Mina, lalu beliau pun pergi dan melaksanakan shalat Zhuhur di Mina.

Musnad Syafi’i 1711

مسند الشافعي 1711: أَخْبَرَنِي مَنْ، أَثِقُ بِهِ مِنَ الْمَشْرِقِيِّينَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Musnad Syafi’i 1711: Orang Masyriq yang aku percayai mengabarkan kepada kami dan Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Zainab binti Ummu Salamah, dari Nabi tentang hadis yang semisal. 938

Musnad Syafi’i 1709

مسند الشافعي 1709: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، أَنَّهُ سَمِعَ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي يَزِيدَ، يَقُولُ: سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ، يَقُولُ: كُنْتُ فِيمَنْ قَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ ضَعَفَةِ أَهْلِهِ مِنَ الْمُزْدَلِفَةِ إِلَى مِنًى

Musnad Syafi’i 1709: Sufyan mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Ubaidillah bin Abu Yazid mengatakan; Aku pernah mendengar Ibnu Abbas berkata. “Aku termasuk orang-orang yang datang mendahului Rasulullah dari kalangan orang-orang lemah keluarganya, dari Muzdalifah ke Mina.” 936

Musnad Syafi’i 1708

مسند الشافعي 1708: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: ” كَانَ أَهْلُ الْجَاهِلِيَّةِ يَدْفَعُونَ مِنْ عَرَفَةَ قَبْلَ أَنْ تَغِيبَ الشَّمْسُ، وَمِنَ الْمُزْدَلِفَةِ بَعْدَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ وَتَقُولُ: أَشْرِقْ ثَبِيرُ كَيْمَا نُغِيرُ، فَأَخَّرَ اللَّهُ هَذِهِ وَقَدَّمَ هَذِهِ “

Musnad Syafi’i 1708: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Dahulu orang-orang Jahiliyah berangkat dari Arafah sebelum matahari tenggelam dan dari Muzdalifah sesudah matahari terbit, mereka selalu berkata, “Terbitlah, hai Tsabir, agar kami dapat berangkat.” Maka, Allah mengakhirkan yang ini dan mendahulukan yang itu. 935

Musnad Syafi’i 1707

مسند الشافعي 1707: أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسِ بْنِ مَخْرَمَةَ قَالَ: خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: «إِنَّ أَهْلَ الْجَاهِلِيَّةِ كَانُوا يَدْفَعُونَ مِنْ عَرَفَةَ حِينَ تَكُونُ الشَّمْسُ كَأَنَّهَا عَمَائِمُ الرِّجَالِ فِي وُجُوهِهِمْ قَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ، وَمِنَ الْمُزْدَلِفَةِ بَعْدَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ حِينَ تَكُونُ كَأَنَّهَا عَمَائِمُ الرِّجَالِ فِي وُجُوهِهِمْ، وَإِنَّا لَا نَدْفَعَ مِنْ عَرَفَةَ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ، وَنَدْفَعُ مِنَ الْمُزْدَلِفَةِ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ، هَدْيُنَا مُخَالِفٌ لِهَدْيِ أَهْلِ الْأَوْثَانِ وَالشِّرْكِ»

Musnad Syafi’i 1707: Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Muhammad bin Qais bin Makhramah, ia mengatakan: Rasulullah berkhutbah. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang-orang Jahiliyah dahulu berangkat dari Arafah sebelum matahari terbenam, dan (mereka berangkat) dari Muzdalifah sesudah matahari terbit, yaitu di saat matahari seakan-akan seperti serban kaum lelaki di atas kepala mereka. Dan sesungguhnya kami tidak akan berangkat dari Arafah sebelum matahari tenggelam, dan kami berangkut dari Musdalifah sebelum matahari terbit. Tuntunan kita berbeda dengan tuntunan para penyembah berhala dan orang-orang musyrik.”934