Skip to main content

Musnad Syafi’i 1540

مسند الشافعي 1540: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Musnad Syafi’i 1540: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abu Zubair dan Jabir dan Nabi dengan redaksi yang semisal dengannya. 770

Musnad Syafi’i 1539

مسند الشافعي 1539: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَتِيقٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ السِّنِينَ

Musnad Syafi’i 1539: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Humaid bin Qais, dari Sulaiman bin Atiq, dari Jabir bin Abdullah : Rasulullah telah melarang melakukan transaksi jual-beli sinin.769

Musnad Syafi’i 1538

مسند الشافعي 1538: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، أَنَّ طَارِقَ بْنَ الْمُرَقَّعِ، أَعْتَقَ أَهْلَ أَبْيَاتٍ مِنَ الْيَمَنِ سَوَائِبَ فَانْقَلَعُوا عَنْ بَضْعَةَ عَشَرَ أَلْفًا، فَذُكِرَ ذَلِكَ لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَأَمَرَنِي أَنْ أَدْفَعَ إِلَى طَارِقٍ أَوْ وَرَثَةِ طَارِقٍ أَنَا شَكَكْتُ فِي الْحَدِيثِ هَكَذَا

Musnad Syafi’i 1538: Muslim dan Sa’id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha’ bahwa Thariq bin Al Murqi’ banyak memerdekakan keluarga Yaman yang ditawan, lalu mereka berangkat; jumlahnya mencapai 10 ribu orang. Ketika hal tersebut diceritakan kepada Umar bin Al Khaththab , maka ia memerintahkan kepadaku agar membayar kepada Thariq atau ahli waris Thariq. Aku (perawi) merasa ragu dalam hadis ini.768

Musnad Syafi’i 1537

مسند الشافعي 1537: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، بِإِسْنَادِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا يُمْسِكَنَّ النَّاسُ عَلَيَّ شَيْئًا، فَإِنِّي لَا أُحِلُّ لَهُمْ إِلَّا مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَهُمْ، وَلَا أُحَرِّمُ عَلَيْهِمْ إِلَّا مَا حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ»

Musnad Syafi’i 1537: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami berikut semua sanad-nya bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Jangan sekali-kali orang-orang berpegang kepada sesuatu terhadap diriku, karena sesungguhnya tidaklah aku menghalalkan bagi mereka melainkan hanya apa yang dihalalkan oleh Allah, dan tidaklah aku mengharamkan terhadap mereka kecuali hanya apa yang diharamkan oleh Allah.”767

Musnad Syafi’i 1536

مسند الشافعي 1536: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، أَنَّهُ قَالَ فِي شَهَادَةِ النِّسَاءِ عَلَى الشَّيْءِ مِنْ أَمْرِ النِّسَاءِ: «لَا يَجُوزُ فِيهِ أَقَلُّ مِنْ أَرْبَعٍ»

Musnad Syafi’i 1536: Muslim dan Sa’id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha’ bahwa ia pernah mengatakan sehubungan dengan kesaksian wanita terhadap sesuatu menyangkut perkara wanita, yaitu bahwa hal tersebut tidak boleh kurang dari kesaksian 4 orang. 766

Musnad Syafi’i 1535

مسند الشافعي 1535: أَخْبَرَنَا مُطَرِّفُ بْنُ مَازِنٍ، عَنْ مَعْمَرٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِثْلَ مَعْنَاهُ

Musnad Syafi’i 1535: Mutharrif bin Mazin mengabarkan kepada kami dari Ma’mar dari Az-Zuhri dari Urwah bin Az-Zubair dari Umar bin Al Khaththab semisal dengan maknanya. 765

Musnad Syafi’i 1534

مسند الشافعي 1534: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِثْلَ مَعْنَاهُ

Musnad Syafi’i 1534: Malik mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Said, dari Sulaiman bin Yasar, dari Umar semisal dengan maknanya. 764

Musnad Syafi’i 1533

مسند الشافعي 1533: أَخْبَرَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَاطِبٍ، أَنَّ رَجُلَيْنِ تَدَاعَيَا وَلَدًا فَدَعَا لَهُ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ الْقَافَةَ فَقَالُوا: قَدِ اشْتَرَكَا فِيهِ، فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: «وَالِ أَيَّهُمَا شِئْتَ»

Musnad Syafi’i 1533: Anas bin Iyadh mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari bapaknya, dari Yahya bin Abdurrahman bin Hathib, bahwa dua orang lelaki saling mendakwa seorang anak, lalu keduanya dipanggilkan oleh Umar seorang al qafah, lalu ia berkata, “Keduanya telah berserikat dai ah hal tersebut.” Lalu Umar berkata, “Tentukanlah perwaliannya pada salah satu di antara keduanya yang kamu kehendaki.” 763

Musnad Syafi’i 1516

مسند الشافعي 1516: أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ قَالَ: «قَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَهْمَ ذِي الْقُرْبَى بَيْنَ بَنِي هَاشِمٍ وَبَنِي الْمُطَّلِبِ، وَلَمْ يُعْطِ مِنْهُ أَحَدًا مِنْ بَنِي عَبْدِ شَمْسٍ وَلَا بَنِي نَوْفَلٍ شَيْئًا»

Musnad Syafi’i 1516: Orang yang dipercaya mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Ibnu Al Musayyab, dari Jubair bin Muth’im, ia mengatakan: Ketika Rasulullah membagikan bagian ghanimah kaum kerabat, yaitu antara Bani Hasyim dan Bani Al Muththalib, beliau tidak memberikan bagian kepada seorang pun dari kalangan Bani Abdusy-Syams dan Bani Naufal sedikitpun. 746

Musnad Syafi’i 1515

مسند الشافعي 1515: أَخْبَرَنِي عَمِّي مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ شَافِعٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحُسَيْنِ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ، وَزَادَ: «لَعَنَ اللَّهُ مَنْ فَرَّقَ بَيْنَ بَنِي هَاشِمٍ وَبَنِي الْمُطَّلِبِ»

Musnad Syafi’i 1515: Pamanku —Muhammad bin Ali bin Syafi’— mengabarkan kepadaku dari Ali bin Husain, dari Rasulullah tentang hadis yang semisal, tetapi ditambahkan seperti berikut: Semoga Allah melaknat orang yang memisahkan antara Bani Hasyim dan Bani Al Muththalib. 745