Skip to main content

Musnad Ahmad 25423

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِخَمْسٍ أَوْ سَبْعٍ لَا يَفْصِلُ بَيْنَهُنَّ بِكَلَامٍ وَلَا تَسْلِيمٍ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Al Hakam] dari [Miqsam] dari [Ummmu Salamah] berkata; “Nabi shalallahu’alaihi wa sallam melakukan witir dengan lima atau tujuh raka’at, di antara raka’at tersebut tidak terpisahkan oleh perkataan, dan tidak pula salam.”

Musnad Ahmad 25439

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ مَسْرُوقٍ قَالَ دَخَلَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَقَالَتْ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ مِنْ أَصْحَابِي لَمَنْ لَا يَرَانِي بَعْدَ أَنْ أَمُوتَ أَبَدًا قَالَ فَخَرَجَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ مِنْ عِنْدِهَا مَذْعُورًا حَتَّى دَخَلَ عَلَى عُمَرَ فَقَالَ لَهُ اسْمَعْ مَا تَقُولُ أُمُّكَ فَقَامَ عُمَرُ حَتَّى أَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَيْهَا فَسَأَلَهَا ثُمَّ قَالَ أَنْشُدُكِ بِاللَّهِ أَمِنْهُمْ أَنَا فَقَالَتْ لَا وَلَنْ أُبَرِّئَ بَعْدَكَ أَحَدًا

Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Ashim] dari [Abu Wail] dari [Masruq] dia berkata; “Abdurrahman pernah menemui [Ummu Salamah], maka ia berkata; ‘Saya telah mendengar Nabi shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya di antara para sahabatku akan ada orang yang selamanya tidak akan melihatku setelah aku meninggal.” Ia berkata; “Lantas Abdurrahman keluar dari sisinya dengan mengejutkan hingga ia bertemu dengan Umar. Lalu ia berkata kepadanya; ‘Dengarkan apa yang dikatakan oleh ibumu! ‘ kemudian Umar berdiri hingga ia pun mendatanginya dan bertanya kepadanya. Ia berkata; ‘Aku ingatkan engkau kepada Allah, apakah aku termasuk di antara mereka? ‘ ia pun menjawab; ‘Tidak, dan sungguh aku tidak akan memberitahu kepada seorangpun setelahmu’.”

Musnad Ahmad 25424

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ بَنِي أَبِي سَلَمَةَ فِي حِجْرِي وَلَيْسَ لَهُمْ شَيْءٌ إِلَّا مَا أَنْفَقْتُ عَلَيْهِمْ وَلَسْتُ بِتَارِكَتِهِمْ كَذَا وَلَا كَذَا أَفَلِي أَجْرٌ إِنْ أَنْفَقْتُ عَلَيْهِمْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْفِقِي عَلَيْهِمْ فَإِنَّ لَكِ أَجْرَ مَا أَنْفَقْتِ عَلَيْهِمْ

Telah menceritakan kepada [Abdurrazaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma’mar] dari [Hisyam bin Urwah] dari [Ayahnya] dari [Zainab binti Abu Salamah] dari [Ummu Salamah] bahwasanya dia berkata; “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya suku Abu Salamah adalah termasuk suku saya, mereka tidak memiliki apapun kecuali apa yang aku infakkan kepada mereka, dan aku orang yang tidak tega membiarkan mereka begini dan begini. Apakah aku mendapatkan pahala terhadap apa yang aku infakkan kepada mereka?” Nabi shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Infakkanlah kepada mereka, karena bagimu pahala terhadap apa yang engkau infakkan kepada mereka.”

Musnad Ahmad 25440

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنَا عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّهُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَمْعَةَ أَنَّ أُمَّهُ زَيْنَبَ ابْنَةَ أَبِي سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ أُمَّهَا أُمَّ سَلَمَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتْ تَقُولُ أَبَى سَائِرُ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُدْخِلْنَ عَلَيْهِنَّ أَحَدًا بِتِلْكَ الرَّضَاعَةِ وَقُلْنَ لِعَائِشَةَ وَاللَّهِ مَا نُرَى هَذَا إِلَّا رُخْصَةً أَرْخَصَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِسَالِمٍ خَاصَّةً فَمَا هُوَ بِدَاخِلٍ عَلَيْنَا أَحَدٌ بِهَذِهِ الرَّضَاعَةِ وَلَا رَائِينَا

Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepada kami [Uqail] dari [Ibnu Syihab] bahwasanya dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Ubaiddah bin Abdullah bin Zam’ah] bahwa [Ibunya, Zainab binti Abu Salamah] telah mengabarkan kepadanya bahwa Ibunya, [Ummu Salamah, isteri Nabi shalallahu’alaihi wa sallam] berkata; “Seluruh para isteri Nabi shalallahu’alaihi wa sallam enggan untuk ditemui oleh seorangpun dari anak sesusuan. Mereka berkata kepada Aisyah; ‘Demi Allah, kami tidak melihat ini kecuali karena keringanan yang Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam berikan khusus kepada Salim, maka tidak ada yang menemui kami karena persusuan seperti ini, dan tidak pula ada yang melihat kami’.”

Musnad Ahmad 25425

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ ابْنِ سَابِطٍ عَنْ حَفْصَةَ ابْنَةِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَ أَبِي وَفِي مَوْضِعٍ آخَرَ مَعْمَرٌ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتْهَا عَنْ الرَّجُلِ يَأْتِي امْرَأَتَهُ مُجَبِّيَةً فَسَأَلَتْ أُمُّ سَلَمَةَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ { نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ } صِمَامًا وَاحِدًا

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma’mar] dari [Ibnu Khutsaim] dari [Ibnu Sabit] dari [Hafshah binti Abdurrahman] dari [Ummu Salamah], pada tempat redaksi yang lain, Ayahku berkata; [Ma’mar] dari [Ibnu Khutsaim] dari [Shofiyah binti Syaibah] dari [Ummu Salamah] bahwa ada seorang wanita yang bertanya kepadanya mengenai seorang lelaki yang ingin menggauli isterinya dari belakang. Lantas Ummu Salamah menanyakannya kepada Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam. Beliaupun menjawab: “Isteri-isteri kalian adalah lahan yang baik bagi kalian, maka datangilah lahan kalian sekehendak kalian. Hanya saja dari satu lubang.”

Musnad Ahmad 25426

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنِ هِنْدِ ابْنَةِ الْحَارِثِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَلَّمَ مَكَثَ قَلِيلًا وَكَانُوا يَرَوْنَ أَنَّ ذَلِكَ كَيْمَا يَنْفُذُ النِّسَاءُ قَبْلَ الرِّجَالِ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma’mar] dari [Azzuhri] dari [Hindun binti Al Harits] dari [Ummu Salamah] berkata; “Setelah Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam salam dari shalat, beliau tinggal sebentar. Mereka (para sahabat) berpendapat hal itu supaya para wanita keluar sebelum para lelaki.”

Musnad Ahmad 25427

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ لَمْ أَرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بَعْدَ الْعَصْرِ قَطُّ إِلَّا مَرَّةً وَاحِدَةً جَاءَهُ نَاسٌ بَعْدَ الظُّهْرِ فَشَغَلُوهُ فِي شَيْءٍ فَلَمْ يُصَلِّ بَعْدَ الظُّهْرِ شَيْئًا حَتَّى صَلَّى الْعَصْرَ قَالَتْ فَلَمَّا صَلَّى الْعَصْرَ دَخَلَ بَيْتِي فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ma’mar] dari [Yahya bin Abi Katsir] dari [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Ummu Salamah, isteri Nabi shalallahu’alaihi wa sallam] berkata; “Saya sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam shalat setelah ashar kecuali sekali. Ketika itu ada sekelompok orang yang mendatangi beliau setelah zhuhur, mereka pun menyibukkan beliau pada sesuatu lantas beliau tidak sempat shalat setelah zhuhur sama sekali hingga datang waktu shalat ashar.” Ia berkata; “Setelah beliau melakukan shalat ashar, beliau masuk ke rumahku dan shalat dua raka’at.”

Musnad Ahmad 25428

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتَوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُقَبِّلُهَا وَهُوَ صَائِمٌ وَكَانَا يَغْتَسِلَانِ فِي إِنَاءٍ وَاحِدٍ

Telah menceritakan kepada kami [Isma’il] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam Addastawa`i] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Zainab binti Ummu Salamah] dari [Ummu Salamah] bahwa Nabi shalallahu’alaihi wa sallam pernah menciumnya ketika beliau sedang berpuasa, dan keduanya pernah mandi dalam satu bejana.

Musnad Ahmad 25429

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ قَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدَّ تَعْجِيلًا لِلظُّهْرِ مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ أَشَدُّ تَعْجِيلًا لِلْعَصْرِ مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami [Isma’il] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] dari [Abdullah bin Abi Mulaikah] dia berkata; [Ummu Salamah] berkata; “Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam adalah orang yang paling menyegerakan shalat zhuhur dari pada kalian, sementara kalian adalah orang yang paling menyegerakan shalat ashar dari pada beliau.”

Musnad Ahmad 25430

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَامِرٍ أَخِي أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ غَيْرِ احْتِلَامٍ ثُمَّ يَصُومُ يَوْمَهُ قَالَ فَتَرَكَ أَبُو هُرَيْرَةَ فُتْيَاهُ حَدَّثَنَا ابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَامِرِ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ أَخِي أُمِّ سَلَمَةَ وَلَمْ يَذْكُرْ أُمَّ سَلَمَةَ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dan [Hajjaj] dia berkata; telah menceritakan kepada ku [Syu’bah] dia berkata; saya telah mendengar [Qotadah] menceritakan dari [Sa’id bin Al Musayyab] dari [Amir, saudara Ummu Salamah] dari [Ummu Salamah] bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah junub di pagi hari yang bukan disebabkan karena bermimpi, kemudian pada hari itu beliau berpuasa. Ia berkata; “Lantas Abu Hurairah mencabut fatwanya.” Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Ja’far] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Sa’id] dari [Qotadah] dari [Sa’id bin Al Musayyab] dari [Amir bin Abi Umayah, saudara Ummu Salamah], tapi ia tidak menyebut Ummu Salamah seperti pada riwayatnya.