Skip to main content

Musnad Ahmad 25569

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ أَنَّ فَأْرَةً وَقَعَتْ فِي سَمْنٍ فَمَاتَتْ فَسُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خُذُوهَا وَمَا حَوْلَهَا فَأَلْقُوهُ وَكُلُوهُ

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [‘Ubaidullah] dari [Ibnu Abbas] dari [Maimunah] bahwa seekor tikus terjatuh pada minyak samin lalu mati di dalamnya, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya akan hal itu, maka beliau bersabda: “Ambillah ia dan apa yang ada di sekitarnya, lalu buanglah kemudian makanlah minyak tersebut.”

Musnad Ahmad 25570

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ جَابِرٍ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [‘Amru bin dinar] dari [Abu Asy Sya’tsa’ Jabir] -yakni Ibnu Zaid- dari [Ibnu Abbas] dari [Maimunah] dia berkata, “Aku dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mandi bersama dari satu bejana.”

Musnad Ahmad 25571

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنْ الْجَنَابَةِ يَبْدَأُ فَيَغْسِلُ يَدَيْهِ ثُمَّ يُفْرِغُ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ فَيَغْسِلُ فَرْجَهُ ثُمَّ يَضْرِبُ يَدَهُ عَلَى الْأَرْضِ فَيَمْسَحُهَا ثُمَّ يَغْسِلُهَا ثُمَّ يَتَوَضَّأُ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ ثُمَّ يُفْرِغُ عَلَى رَأْسِهِ وَعَلَى سَائِرِ جَسَدِهِ ثُمَّ يَتَنَحَّى فَيَغْسِلُ رِجْلَيْهِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنِ الْأَعْمَشِ قَالَ عَبْد اللَّهِ و حَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ قَالَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Al A’masy] dari [Salim bin Abu Al Ja’d] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas] dari [Maimunah binti Al Harist] dia berkata, “Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulai dari mencuci tangannya kemudian mengalirkan air dari kanannya ke bagian kirinya. Kemudian beliau mencuci kemaluannya, lalu memukulkan tangannya ke atas tanah dan mengusapnya lalu mencucinya. Kemudian beliau berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, lalu mengalirkan air di atas kepalanya dan seluruh badannya, kemudian beliau berpindah tempat dan mencuci kakinya.” Telah menceritakan kepada kami [Waki’] dari [Al A’masy]. Abdullah berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Ar Rabi’] berkata; telah menceritakan kepada kami [Waki’] dari [Al A’masy] dari [Salim bin Abu Ja’d] dari [Kuraib] dari [Ibnu Abbas] dari [Maimunah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti itu.”

Musnad Ahmad 25556

حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ يُحَدِّثُ عَنْ عَنْبَسَةَ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً إِلَّا بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ فَمَا زِلْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ و قَالَ عَنْبَسَةُ فَمَا زِلْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ و قَالَ عَمْرُو بْنُ أَوْسٍ فَمَا زِلْتُ أُصَلِّيهِنَّ قَالَ النُّعْمَانُ وَأَنَا لَا أَكَادُ أَدَعُهُنَّ قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عَنْبَسَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا سَمِعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Bahs] dan [Ibnu Ja’far] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [An Nu’man bin Salim] berkata, aku mendengar [‘Amru bin ‘Aus] menceritakan dari [‘Anbasah] dari [Ummu Habibah] dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang hamba Muslim berwudlu kemudian menyempurnakan wudlunya lalu Shalat (dengan niat ikhlas) karena Allah, setiap harinya dua belas rakaat, kecuali akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga.” [Ummu Habibah] berkata, “Setelah itu aku senantiasa mengerjakan shalat tersebut.” [‘Anbasah] juga berkata, “Setelah itu aku selalu mengerjakan shalat tersebut.” [Amru bin Aus] berkata, “Aku selalu mengerjakannya.” [Nu’man] berkata, “Aku hampir tidak pernah meninggalkannya.” [Ibnu Ja’far] berkata, dari [‘Anbasah bin Abu Sufyan], dari [Ummu Habibah] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang hamba yang Muslim shalat (dengan niat ikhlas) karena Allah Azza Wa Jalla setiap harinya dua belas rakaat shalat sunnah, selain shalat wajib… kemudian dia menyebutkan seperti itu.”

Musnad Ahmad 25541

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ نَافِعٍ قَالَ سَمِعْتُ زَيْنَبَ بِنْتَ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ تُوُفِّيَ حَمِيمٌ لِأُمِّ حَبِيبَةَ فَدَعَتْ بِصُفْرَةٍ فَمَسَحَتْ بِذِرَاعَيْهَا وَقَالَتْ إِنَّمَا أَصْنَعُ هَذَا لِشَيْءٍ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ حَجَّاجٌ لِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ لِامْرَأَةٍ مُسْلِمَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ تُحِدَّ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا عَلَى زَوْجِهَا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا وَحَدَّثَتْهُ زَيْنَبُ عَنْ أُمِّهَا وَعَنْ زَيْنَبَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ عَنِ امْرَأَةٍ مِنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dan [Hajjaj] berkata, telah menceritakan kepadaku [Syu’bah] dari [Humaid bin Nafi’] berkata, aku mendengar [Zainab binti Abu Salamah] berkata, “Sewaktu kerabat dekatnya [Ummu Habibah] meninggal, maka dia meminta bejana yang terbuat dari wewangian, kemudian dia mengusap kedua sikunya dan berkata, “Aku melakukan seperti ini karena sesuatu yang pernah aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” [Hajjaaj] berkata, “Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang wanita Muslimah yang beriman dengan Allah dan hari akhir melakukan tahdid (tidak berhias) melebihi tiga hari kecuali karena kematian suaminya, yakni selama empat bulan sepuluh hari.” Dan [Zainab] telah menceritakan kepadanya dari [Ibunya], dan dari [Zainab] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, atau seorang wanita dari isteri – isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

Musnad Ahmad 25557

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ مُبَارَكٍ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ بْنِ سَعِيدٍ الْأَخْنَسِ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أُمِّ حَبِيبَةَ فَدَعَتْ لِي بِسَوِيقٍ فَشَرِبْتُهُ فَقَالَتْ أَلَا تَتَوَضَّأُ فَقُلْتُ إِنِّي لَمْ أُحْدِثْ قَالَتْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ

Telah menceritakan kepada kami [‘Abdul Malik bin Amru] berkata, telah menceritakan kepada kami [‘Ali] -yakni Ibnu Mubarak- dari [Yahya] dari [Abu Salamah] dari [Abu Sufyan bin Sa’iid Al Akhnas] dia berkata, “Aku menemui [Ummu Habibah], lalu ia memberikan aku minum dengan sawiq (adonan dari tepung), dan aku pun meminumnya. Kemudian ia berkata, “Apakah kamu tidak berwudlu?” aku menjawab, “Aku belum berhadats.” Ummu Habibah lantas berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berwudlulah dari sesuatu yang dipanggang (disentuh) oleh api.”

Musnad Ahmad 25542

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا سَمِعَ الْمُؤَذِّنَ يُؤَذِّنُ قَالَ كَمَا يَقُولُ حَتَّى يَسْكُتَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Abu Bisyr] dari [Abu Al Malih] dari [Ummu Habibah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa jika beliau mendengar muadzin mengumandangkan adzan, maka beliau mengatakan seperti apa yang dikatakannya hingga selesai adzan.”

Musnad Ahmad 25558

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ الْأَخْنَسِ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى أُمِّ حَبِيبَةَ فَسَقَتْهُ سَوِيقًا ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي فَقَالَتْ لَهُ تَوَضَّأْ يَا ابْنَ أَخِي فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ قَالَ قَالَ الزُّهْرِيُّ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَبُو سُفْيَانَ بْنُ سَعِيدِ بْنِ الْأَخْنَسِ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ خَالَةُ أَبِي سُفْيَانَ بْنِ سَعِيدٍ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ma’mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah bin ‘Abdurrahman] dari [Abu Sufyan bin Mughirah bin Al Akhnas] bahwa dia menemui [Ummu Habibah], kemudian Ummu Salamah memberinya minum sawiq (adonan yang terbuat dari tepung). Abu Sufyan lantas berdiri untuk mengerjakan shalat, maka Ummu Habibah pun berkata kepadanya, “Berwudlulah kamu wahai anak saudaraku, karena aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Berwudlulah dari sesuatu yang dipanggang (disentuh) oleh api’.” Telah menceritakan kepada kami [Al Yamani] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syu’aib] berkata, [Az Zuhri] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abu Salamah bin ‘Abdurrahman] bahwa telah mengabarkan kepadanya [Abu Sufyan bin Sa’id bin Al Akhnas] dari [Ummu Habibah] isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam -dia adalah bibi Abu Sufyan bin Sa’id- kemudian dia menyebutkan hadis tersebut.”

Musnad Ahmad 25543

حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ عَنْ أَبِي صَالِحٍ أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ حَدَّثَتْ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ صَلَّى فِي يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللَّهُ لَهُ أَوْ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

Telah menceritakan kepada kami [Bahs] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Yazid] berkata, telah menceritakan kepada kami [‘Ashim bin Bahdalah] dari [Abu Shalih] bahwa [Ummu Habibah] berkata dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa shalat dua belas rakaat dalam sehari, maka Allah akan membangun untuknya atau dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga.”

Musnad Ahmad 25559

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ وَحَدَّثَنَا ابْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمِ بْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ بْنِ سَعِيدِ بْنِ الْأَخْنَسِ بْنِ شَرِيقٍ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى أُمِّ حَبِيبَةَ وَكَانَتْ خَالَتَهُ فَسَقَتْنِي شَرْبَةً مِنْ سَوِيقٍ فَلَمَّا قُمْتُ قَالَتْ لِي أَيْ بُنَيَّ لَا تُصَلِّيَنَّ حَتَّى تَتَوَضَّأَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَمَرَنَا أَنْ نَتَوَضَّأَ مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ مِنْ الطَّعَامِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’kub] berkata, telah menceritakan kepada kami [Bapakku] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Ishaq] berkata, telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Muslim bin Syihab] dari [Abu Salamah bin ‘Abdurrahman bin ‘Auf] dari [Abu Sufyan bin Sa’id bin Al Akhnas bin Syariq] berkata, “Aku menemui [Ummu Habibah] -bibinya-, kemudian ia memberiku sawiq (adonan yang terbuat dari tepung), ketika aku berdiri (untuk shalat) ia berkata kepadaku, “Wahai anakku, janganlah kamu mengerjakan shalat sehingga kamu berwudlu. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memerintahkan kepada kami untuk berwudlu dari setiap sesuatu yang dipanggang (disentuh) oleh api.”