Skip to main content

Sunan Daruquthni 4594

سنن الدارقطني 4594: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الدَّقِيقِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ الْمَدَنِيُّ , نا الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ , عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَشَجِّ , عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَنْهَاكُمْ عَنْ قَلِيلِ مَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ»

Sunan Daruquthni 4594: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik Ad-Daqiqi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Umar Al Madini menceritakan kepada kami, Adh-Dhahhak bin Utsman menceritakan kepada kami dari Bukair bin Abdullah bin Al Asyajj, dari Amir bin Sa’d, dari ayahnya, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Aku melarang kalian sesuatu yang sedikit, ketika dalam jumlah yang banyak dapat memabukkan.”

Sunan Daruquthni 4595

سنن الدارقطني 4595: قُرِئَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمْ مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ ح وَنا عَلِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ حَمَّادٍ الْقَاضِي , نا سَعِيدُ بْنُ إِسْرَائِيلَ أَبُو عُثْمَانَ الْمَرْوَزِيُّ , نا مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ , نا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ , عَنْ زَيْدِ بْنِ وَاقِدٍ , قَالَ: حَدَّثَنِي قَزَعَةُ , حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ , قَالَ: انْتَبَذَتْ نَبِيذًا فِي دُبَّاءٍ تُحْفَةً أَتْحِفُ بِهَا النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمٍ كَانَ يَصُومُهُ , فَلَمَّا كَانَ عِنْدَ فِطْرِهِ جِئْتُهُ بِهَا أَحْمِلُهَا , فَقَالَ: «مَا هَذِهِ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ؟» , قُلْتُ: بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ نَبِيذٌ انْتَبَذْتُهُ لَكَ عَرَفْتُ أَنَّكَ تَصُومُ يَوْمَكَ هَذَا فَأَحْبَبْتُ أَنْ تُصِيبَ مِنْهُ , فَقَالَ: «ادْنُهَا مِنِّي» , فَلَمَّا نَظَرَ إِلَيْهِ يَنَسَ , قَالَ: «اضْرِبْ بِهَذَا الْحَائِطَ , فَإِنَّمَا يَشْرَبُ هَذَا مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ»

Sunan Daruquthni 4595: Dibacakan kepada Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz dan aku mendengarkan: Manshur bin Abu Muzahim menceritakan kepada kalian (h) Ali bin Ibrahim bin Hammad Al Qadhi menceritakan kepada kami, Sa’id bin Israil Abu Utsman Al Marwazi menceritakan kepada kami, Manshur bin Abu Muzahim menceritakan kepada kami, Yahya bin Hamzah menceritakan kepada kami dari Zaid bin Waqid, dia berkata: Qaza’ah menceritakan kepadaku: Abu Hurairah menceritakan kepadaku, dia berkata, “Aku pernah membuatkan nabidz di dalam labu sebagai hadiah berharga untuk aku berikan kepada Nabi SAW pada hari beliau berpuasa. Saat tiba waktu berbuka, aku datang membawakannya, maka beliau pun bertanya, ‘Apa ini wahai Abu Hurairah.’ Aku menjawab, ‘Ayah dan ibuku tebusannya wahai Rasulullah, Ini adalah nabidz yang aku buatkan untukmu. Aku tahu bahwa engkau berpuasa pada hari ini, maka aku ingin engkau mencicipinya.’ Beliau berkata, ‘Dekatkan padaku.’ Saat melihatnya ternyata sudah mendidih, beliau pun berkata, ‘lemparkan ke dinding ini, karena sesungguhnya yang meminum ini adalah orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir’.”

Sunan Daruquthni 4596

سنن الدارقطني 4596: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَيَّاشِ بْنِ الْمُبَارَكِ التُّرْكِيُّ , نا أَصْرَمُ بْنُ حَوْشَبٍ , نا فُضَيْلٌ أَبُو مُعَاذٍ , عَنْ أَبِي حَرِيزٍ , أَنَّ عَامِرًا الشَّعْبِيَّ حَدَّثَهُ , أَنَّ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ , قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , يَقُولُ: «الْخَمْرُ مِنَ الْعَصِيرِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَالْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالذُّرَةِ , وَإِنِّي أَنْهَاكُمْ عَنْ كُلِّ مُسْكِرٍ»

Sunan Daruquthni 4596: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ayyasy bin Al Mubarak At-Turki menceritakan kepada kami, Ashram bin Hausyab menceritakan kepada kami, Fudhail Abu Mu’adz menceritakan kepada kami dari Abu Hariz, bahwa Amir Asy-Sya’bi menceritakan kepadanya, bahwa An-Nu’man bin Bisyr berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Khamer itu terbuat dari sari buah, kurma, anggur, gandum, sya’ir dan jagung. Dan sesungguhnya aku melarang kalian dari setiap yang memabukkan’.”

Sunan Daruquthni 4581

سنن الدارقطني 4581: حَدَّثَنَا ابْنُ صَاعِدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبِ النَّشَائِيُّ , وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْفَارِسِيُّ , قَالَا: نا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنِ الْقَاسِمِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ , وَكُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ»

Sunan Daruquthni 4581: Ibnu Sha’id menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harb An-NasyaM dan Muhammad bin Ja’far Al Farisi menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Ali bin Ashim menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Al Qasim, dari Aisyah, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Setiap yang memabukkan adalah haram, dan setiap yang memabukkan adalah khamer’.”

Sunan Daruquthni 4597

سنن الدارقطني 4597: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ , نا أَبُو حَيَّانَ التَّيْمِيُّ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , قَالَ: سَمِعْتُ عُمَرَ عَلَيْهِ السَّلَامُ , عَلَى مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , يَقُولُ: ” أَمَّا بَعْدُ أَيُّهَا النَّاسُ فَإِنَّهُ نَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ وَهِيَ مِنْ خَمْسَةٍ: مِنَ الْعِنَبِ وَالْعَسَلِ وَالتَّمْرِ وَالْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ , وَالْخَمْرُ مَا خَامَرَ الْعَقْلَ , وَثَلَاثٌ أَيُّهَا النَّاسُ وَدِدْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَهِدَ إِلَيْنَا فِيهِنَّ عَهْدًا نَنْتَهِي إِلَيْهِ: الْحَدُّ , وَالْكَلَالَةُ , وَأَبْوَابٌ مِنْ أَبْوَابِ الرِّبَا “

Sunan Daruquthni 4597: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Abdullah bin Idris menceritakan kepada kami, Abu Hayyan At-Taimi menceritakan kepada kami dari Asy-Sya’bi, dari Abdullah bin Umar, dia berkata, “Aku mendengar Umar AS berkata di atas mimbar Rasulullah SAW, ‘Amma ba’du. Wahai manusia. Sesungguhnya telah diturunkan pengharaman khamer, yaitu yang terbuat dari lima jenis: anggur, madu, kurma, gandum dan sya’ir. Khamer adalah yang menghilangkan akal. Wahai manusia, ada tiga hal yang aku harap Rasulullah telah menetapkannya pada kita sehingga kita berpatokan padanya , yaitu: Kakek, orang mati yang tidak meninggalkan anak maupun orang tua, dan pintu-pintu riba’.”

Sunan Daruquthni 4582

سنن الدارقطني 4582: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا قُرَادٌ , نا عِكْرِمَةُ بْنُ عَمَّارٍ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ»

Sunan Daruquthni 4582: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Qurad menceritakan kepada kami, Ikrimah bin Ammar menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Setiap yang memabukkan adalah khamer.”

Sunan Daruquthni 4598

سنن الدارقطني 4598: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو كُرَيْبٍ , نا ابْنُ إِدْرِيسَ , عَنْ زَكَرِيَّا , وَأَبِي حَيَّانَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: سَمِعْتُ عُمَرَ , يَقُولُ عَلَى مِنْبَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ الْخَمْرَ نَزَلَ تَحْرِيمُهَا وَهِيَ مِنْ خَمْسٍ: مِنَ الْعِنَبِ وَالْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالتَّمْرِ وَالْعَسَلِ “

Sunan Daruquthni 4598: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Ibnu Idris menceritakan kepada kami dari Zakariyya dan Abu Hayyan, dari Asy-Sya’bi, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Aku mendengar Umar berkata di atas mimbar Rasulullah SAW, ‘Amma bad’u. Sesungguhnya khamer telah diturunkan pengharamannya, yaitu yang terbuat dari lima hal: anggur, gandum, sya’ir, kurma dan madu’.”

Sunan Daruquthni 4583

سنن الدارقطني 4583: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا الْمُحَارِبِيُّ , نا عَبَّادُ بْنُ يَعْقُوبَ , نا عِيسَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عُمَرَ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ , وَمَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ فَقَلِيلُهُ حَرَامٌ» وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا أُحِلُّ مُسْكِرًا»

Sunan Daruquthni 4583: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya Al Muharibi menceritakan kepada kami, Abbad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Isa bin Abdullah bin Muhammad bin Umar bin Ali bin Abu Thalib menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Ali bin Abu Thalib RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Setiap yang memabukkan adalah haram, dan sesuatu yang jumlah banyaknya bisa memabukkan maka jumlah sedikitnya juga haram.’ Rasulullah SAW juga bersabda, ‘Aku tidak menghalalkan yang memabukkan.”

Sunan Daruquthni 4599

سنن الدارقطني 4599: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا الْمُحَارِبِيُّ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سِرَاجٍ الْكِنْدِيُّ , نا سَعِيدُ بْنُ عِيسَى , عَنْ مُجَالِدٍ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , قَالَ: قَالَ النُّعْمَانُ بْنُ بَشِيرٍ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ يَعْنِي مِنْبَرَ الْكُوفَةِ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ مِنَ التَّمْرِ وَالزَّبِيبِ وَالْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالْعَسَلِ خَمْرًا»

Sunan Daruquthni 4599: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya Al Muharibi menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Muhammad bin Siraj Al Kindi menceritakan kepada kami, Sa’id bin Isa menceritakan kepada kami dari Mujalid, dari Asy-Sya’bi, dia berkata: An-Nu’man bin Basyir berkata di atas mimbar ini, yakni mimbar Kufah, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya (minuman) dari kurma, anggur, gandum, sya’ir dan madu ada yang berupa khamer’.”

Sunan Daruquthni 4584

سنن الدارقطني 4584: نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا سَهْمُ بْنُ إِسْحَاقَ أَبُو هِشَامٍ , نا عِمْرَانُ بْنُ أَبَانَ , نا أَيُّوبُ بْنُ سَيَّارٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ , وَمَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ فَقَلِيلُهُ حَرَامٌ , وَمَا أَسْكَرَ الْفَرْقُ فَالْمَجَّةُ مِنْهُ حَرَامٌ»

Sunan Daruquthni 4584: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Sahm bin Ishaq Abu Hisyam menceritakan kepada kami, Imran bin Aban menceritakan kepada kami, Ayyub bin Sayyar menceritakan kepada kami dari Abdurrahman bin Al Qasim, dari ayahnya, dari Aisyah, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Setiap yang memabukkan adalah haram, dan sesuatu yang jumlah banyaknya dapat memabukkan maka jumlah sedikitnya juga haram. Dan sesuatu yang jumlah satu faraqnya bisa memabukkan maka satu tegukan darinya juga haram’.”