Skip to main content

Sunan Daruquthni 4682

سنن الدارقطني 4682: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى الْأُمَوِيُّ , نا أَبِي , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو , نا أَبُو سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: ” قَالَ اللَّهُ تَعَالَى {أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ مَتَاعًا لَكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِ} [المائدة: 96] , {وَطَعَامُهُ} [المائدة: 96]: مَا لُفِظَ “

Sunan Daruquthni 4682: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Sa’id bin Yahya Al Umawi menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Amr, Abu Salamah menceritakan kepada kami dari Abu Hurairah, dia berkata, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan,’ (Qs. Al Maa’idah [5]: 96), maksud ‘makanan (yang berasal) dari laut’ adalah yang didamparkan.”

Sunan Daruquthni 4698

سنن الدارقطني 4698: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَهْبٍ , نا عَمِّي , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ عِيسَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ فَرْوَةَ الْأَنْصَارِيِّ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّهُ قَالَ: «مَنْ وَجَدَ سَعَةً وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبْنَا فِي مَسَاجِدِنَا»

Sunan Daruquthni 4698: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb menceritakan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Isa bin Abdurrahman bin Farwah Al Anshari, dari Ibnu Syihab, dari Sa’id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, bahwa dia berkata, “Barangsiapa mendapat kelapangan (harta) namun tidak berkurban, maka janganlah mendekati kami di masjid kami.”

Sunan Daruquthni 4683

سنن الدارقطني 4683: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ , نا خَلَفُ بْنُ خَلِيفَةَ , عَنْ حُصَيْنٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , فِي قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ {أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ} [المائدة: 96] , «أَلَا إِنَّ صَيْدَهُ مَا صِيدَ , وَطَعَامُهُ مَا لَفَظَ الْبَحْرُ»

Sunan Daruquthni 4683: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayyub menceritakan kepada kami, Khalaf bin Khalifah menceritakan kepada kami dari Hushain, dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, (dia berkata) tentang firman Allah Ta’ala, “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut,” (Qs. Al Maaidah [5]: 96), “Ketahuilah, bahwa ‘binatang buruannya’ adalah yang diburu, dan ‘makanan (yang berasal) dari laut’ adalah yang didamparkan oleh laut.”

Sunan Daruquthni 4699

سنن الدارقطني 4699: قَالَ عِيسَى: وَأَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَقْرَنَيْنِ أَحَدُهُمَا عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ , وَالْآخَرُ عَنْ مَنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِهِ»

Sunan Daruquthni 4699: Isa berkata: Dan Ibnu Syihab mengabarkan kepadaku, dari Sa’id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, “Rasulullah SAW berkurban dengan dua domba bertanduk, salah satunya atas nama dirinya dan ahli baitnya, dan yang satu lagi atas nama umatnya yang tidak berkurban.”

Sunan Daruquthni 4684

سنن الدارقطني 4684: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , نا عَبْدُ الصَّمَدِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُثَنَّى , عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ أَنَسٍ , عَنْ أَبِي أَيُّوبَ أَنَّهُ رَكِبَ فِي الْبَحْرِ فِي رَهْطٍ مِنْ أَصْحَابِهِ , فَوَجَدُوا سَمَكَةً طَافِيَةً عَلَى الْمَاءِ فَسَأَلُوهُ عَنْهَا , فَقَالَ: «أَطَيِّبَةٌ هِيَ لَمْ تُغَيَّرْ؟» , قَالُوا: نَعَمْ , قَالَ: «فَكُلُوهَا وَارْفَعُوا نَصِيبِي مِنْهَا وَكَانَ صَائِمًا»

Sunan Daruquthni 4684: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yazid bin Sinan menceritakan kepada kami, Abdush-shamad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Mutsanna menceritakan kepada kami dari Tsumamah bin Anas, dari Abu Ayyub, bahwa ia mengarungi lautan bersama sejumlah sahabatnya, lalu mereka menemukan ikan yang mengambang di atas air, mereka pun menanyakannya, maka dia pun menjawab, “Apakah itu masih baik dan belum berubah?” mereka menjawab, “Ya.” Dia berkata lagi, “Silakan memakannya, dan ambilkan bagianku darinya.” Saat itu ia sedang berpuasa.

Sunan Daruquthni 4700

سنن الدارقطني 4700: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , وَأَبُو رَوْقٍ الْهِزَّانِيُّ , قَالَا: نا يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَحْيَى بْنُ كَثِيرِ بْنِ دِرْهَمٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «إِذَا دَخَلَ عَشْرُ ذِي الْحِجَّةِ فَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ»

Sunan Daruquthni 4700: Abu Bakar An-Naisaburi dan Abu Rauq Al Hizzani menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Yazid bin Sinan menceritakan kepada kami, Yahya bin Katsir bin Dirham menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Malik bin Anas, dari Amr bin Muslim, dari Sa’id bin Al Musayyab, dari Ummu Salamah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Bila telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lalu seseorang di antara kalian hendak berkurban, maka dia hendaknya menahan rambut dan kukunya” (yakni tidak memotongnya).

Sunan Daruquthni 4685

سنن الدارقطني 4685: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا عَلِيُّ بْنُ سَهْلٍ , نا عَفَّانُ ح قَالَ: وَنا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , نا حَجَّاجٌ , قَالَا: نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ , عَنْ جَبَلَةَ بْنِ عَطِيَّةَ , أَنَّ أَصْحَابَ أَبِي طَلْحَةَ أَصَابُوا سَمَكَةً طَافِيَةً فَسَأَلُوا عَنْهَا أَبَا طَلْحَةَ , فَقَالَ: «اهْدُوهَا إِلَيَّ»

Sunan Daruquthni 4685: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Sahl menceritakan kepada kami, Affan menceritakan kepada kami (h) Dia berkata: Dan Ahmad bin Yusuf As-Sulami menceritakan kepada kami, Hajjaj menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Habib bin Asy-Syahid, dari Jabalah bin Athiyyah, bahwa para sahabat Abu Thalhah mendapatkan ikan yang mengambang, lalu mereka menanyakan itu kepada Abu Thalhah, dia pun menjawab, “Hadiahkan itu kepadaku.”

Sunan Daruquthni 4686

سنن الدارقطني 4686: حَدَّثَنَا أَبُو نَصْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ حَمْدَوَيْهِ الْمَرْوَزِيُّ , وَعَلِيُّ بْنُ الْفَضْلِ بْنِ طَاهِرٍ , قَالَا: نا مَعْمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مَعْمَرٍ الْبَلْخِيُّ , نا عِصَامُ بْنُ يُوسُفَ , نا مُبَارَكُ بْنُ مُجَاهِدٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْجَنِينِ: «ذَكَاتُهُ ذَكَاةُ أُمِّهِ أَشْعَرَ أَوْ لَمْ يُشْعِرْ». قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ: وَلَكِنَّهُ إِذَا خَرَجَ مِنْ بَطْنِ أُمِّهِ يُؤْمَرُ بِذَبْحِهِ حَتَّى يَخْرُجَ الدَّمُ مِنْ جَوْفِهِ

Sunan Daruquthni 4686: Abu Nashr Muhammad bin Hamdawaih Al Marwazi dan Ali bin Al Fadhl bin Thahir menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Mu’ammar bin Muhammad bin Mu’ammar Al Balkhi menceritakan kepada kami, Isham bin Yusuf menceritakan kepada kami, Mubarak bin Mujahid menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang janin (binatang), “Penyembelihannya adalah penyembelihan induknya, mengenainya ataupun tidak mengenainya.” Ubaidullah berkata, “Akan tetapi, bila telah keluar dari perut induknya, diperintahkan untuk disembelih hingga darah keluar dari lehernya.”

Sunan Daruquthni 4687

سنن الدارقطني 4687: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعَتِيقُ , نا مُطَرِّفٌ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «أُحِلَّ لَنَا مِنَ الدَّمِ دَمَانِ وَمِنَ الْمَيْتَةِ مَيْتَتَانِ , مِنَ الْمَيْتَةِ الْحُوتُ وَالْجَرَادُ , وَمِنَ الدَّمِ الْكَبِدُ وَالطِّحَالُ» لَفْظُ مُطَرِّفٍ

Sunan Daruquthni 4687: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ali bin Muslim menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW (h) Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Muhammad Al Atiq menceritakan kepada kami, Mutharrif menceritakan kepada kami, Abdullah bin Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Telah dihalalkan bagi kita dua darah dari kategori darah dan dua bangkai dari kategori bangkai. Dari kategori bangkai adalah ikan dan belalang, dari kategori darah adalah hati dan limpa.” Ini adalah lafazh Mutharrif.

Sunan Daruquthni 4688

سنن الدارقطني 4688: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا ابْنُ يَاسِينَ , نا بُنْدَارٌ , نا يَحْيَى الْقَطَّانُ , عَنْ مُجَالِدٍ , عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنِ الْجَنِينِ يَخْرُجُ مَيِّتًا , قَالَ: «إِنْ شِئْتُمْ فَكُلُوهُ»

Sunan Daruquthni 4688: Abu Bakar Asy-Syafi’i menceritakan kepada kami, Ibnu Yasin menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Yahya Al Qaththan menceritakan kepada kami dari Mujalid, dari Abu Al Waddak, dari Abu Sa’id, bahwa Nabi SAW ditanya tentang janin (binatang) yang keluar dalam keadaan mati, beliau menjawab, “Bila kalian mau, silakan memakannya.”