Skip to main content

Sunan Darimi 3284

حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ شُجَاعٍ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنِي زِيَادُ بْنُ خَيْثَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُحَادَةَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ قَالَ بَلَغَنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ يس فِي صَدْرِ النَّهَارِ قُضِيَتْ حَوَائِجُهُ

Telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Syuja’] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepadaku [Ziyad bin Khaitsamah] dari [Muhammad bin Juhadah] dari [‘Atha` bin Abu Rabah] ia berkata; Telah sampai berita kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Yasin pada awal siang niscaya akan terpenuhi semua kebutuhannya.”

Sunan Darimi 3300

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا مُبَارَكُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّ هَذِهِ السُّورَةَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الْجَنَّةَ

Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Mubarak bin Fadlalah] telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] bahwa seseorang berkata; Demi Allah, sesungguhnya aku cinta kepada surat ini: QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas). Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cintamu kepadanya (surat Al Ikhlas) akan memasukkanmu ke dalam surga.”

Sunan Darimi 3285

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ زُرَارَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا رَاشِدٌ أَبُو مُحَمَّدٍ الْحِمَّانِيُّ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ مَنْ قَرَأَ يس حِينَ يُصْبِحُ أُعْطِيَ يُسْرَ يَوْمِهِ حَتَّى يُمْسِيَ وَمَنْ قَرَأَهَا فِي صَدْرِ لَيْلِهِ أُعْطِيَ يُسْرَ لَيْلَتِهِ حَتَّى يُصْبِحَ

Telah menceritakan kepada kami [Amr bin Zurarah] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] telah menceritakan kepada kami [Rasyid Abu Muhammad Al Himmani] dari [Syahr bin Hausyab] ia berkata; [Ibnu Abbas] berkata; Barangsiapa yang membaca surat Yasin ketika berada di waktu pagi niscaya diberikan kepadanya kemudahan hari itu hingga ia berada di waktu sore, dan barangsiapa yang membacanya pada awal malam niscaya diberikan kepadanya kemudahan malam itu hingga ia berada di waktu pagi.

Sunan Darimi 3286

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى قَالَ أُخْبِرْتُ أَنَّهُ مَنْ قَرَأَ حم الدُّخَانَ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِيمَانًا وَتَصْدِيقًا بِهَا أَصْبَحَ مَغْفُورًا لَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’la] telah menceritakan kepada kami [Isma’il] dari [Abdullah bin Isa] ia berkata; Telah dikabarkan kepadaku bahwa barangsiapa yang membaca HAA MIIM (surat Ad Dukhan) pada malam Jum’at karena keimanan dan membenarkan surat tersebut niscaya ia berada di waktu pagi dalam keadaan telah diampuni.

Sunan Darimi 3287

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أَبِي رَافِعٍ قَالَ مَنْ قَرَأَ الدُّخَانَ فِي لَيْلَةِ الْجُمُعَةِ أَصْبَحَ مَغْفُورًا لَهُ وَزُوِّجَ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mubarak] telah menceritakan kepada kami [Shadaqah bin Khalid] dari [Yahya bin Al Harits] dari [Abu Rafi’] ia berkata; Barangsiapa yang membaca surat Ad Dukhan pada malam Jum’at niscaya ia berada di waktu pagi dalam keadaan telah diampuni dan ia akan dikawinkan dengan bidadari.

Sunan Darimi 3288

حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ كُنَّ الْحَوَامِيمُ يُسَمَّيْنَ الْعَرَائِسَ

Telah menceritakan kepada kami [Ja’far bin ‘Aun] dari [Mis’ar] dari [Sa’d bin Ibrahim] ia berkata; Surat-surat yang diawali dengan (bacaan) HAA MIIM dinamakan dengan Al ‘Ara`is (para pengantin).

Sunan Darimi 3289

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَامِرٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ مَنْ قَرَأَ ثَلَاثَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْحَشْرِ إِذَا أَصْبَحَ فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ ذَلِكَ طُبِعَ بِطَابَعِ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ قَرَأَ إِذَا أَمْسَى فَمَاتَ مِنْ لَيْلَتِهِ طُبِعَ بِطَابَعِ الشُّهَدَاءِ

Telah menceritakan kepada kami [Sa’id bin Amir] dari [Hisyam] dari [Al Hasan] ia berkata; Barangsiapa yang membaca tiga ayat dari akhir surat Al Hasyr ketika berada di waktu pagi, lalu ia meninggal di hari itu maka ia dicap sebagai syahid. jika ia membacanya ketika berada di waktu sore, lalu ia meninggal pada malam itu maka ia dicap sebagai syahid.

Sunan Darimi 3274

أَخْبَرَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَتْنَا عَبْدَةُ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ قَالَ اقْرَءُوا الْمُنَجِّيَةَ وَهِيَ الم تَنْزِيلُ فَإِنَّهُ بَلَغَنِي أَنَّ رَجُلًا كَانَ يَقْرَؤُهَا مَا يَقْرَأُ شَيْئًا غَيْرَهَا وَكَانَ كَثِيرَ الْخَطَايَا فَنَشَرَتْ جَنَاحَهَا عَلَيْهِ وَقَالَتْ رَبِّ اغْفِرْ لَهُ فَإِنَّهُ كَانَ يُكْثِرُ قِرَاءَتِي فَشَفَّعَهَا الرَّبُّ فِيهِ وَقَالَ اكْتُبُوا لَهُ بِكُلِّ خَطِيئَةٍ حَسَنَةً وَارْفَعُوا لَهُ دَرَجَةً

Telah mengabarkan kepada kami [Abu Al Mughirah] telah menceritakan kepada kami [‘Abdah] dari [Khalid bin Ma’dan], ia berkata; Bacalah Al Munajjiyah, yaitu ALIF LAAM MIIM TANZIIL (surat As Sajdah). Sebab, aku mendapat kabar bahwa ada seorang laki-laki yang hanya membacanya dan tidak ada surat lain yang dibacanya, padahal dia orang yang banyak kesalahan, maka sayap surat itu terbentang untuknya dan berkata, Wahai Tuhanku, ampunilah dia, sebab dia sering sekali membacaku. Maka, Tuhan memberi izin kepada surat itu untuk menolongnya serya berfirman, “Tuliskan untuknya setiap kesalahan menjadi satu kebaikan dan angkat satu derajat baginya.”

Sunan Darimi 3275

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ كَعْبٍ قَالَ مَنْ قَرَأَ تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ وَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ كُتِبَ لَهُ سَبْعُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا سَبْعُونَ سَيِّئَةً وَرُفِعَ لَهُ بِهَا سَبْعُونَ دَرَجَةً

Telah menceritakan kepada kami [‘Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Abdullah bin Dlamrah] dari [Ka’b] ia berkata; Barangsiapa yang membaca ALIF LAAM MIIM TANZIIL (surat As Sajdah) dan TABAARAKALLADZI BIYADIHIL MULKU (surat Al Mulk), maka akan ditulis baginya tujuh puluh kebaikan dan dihapuskan darinya tujuh puluh keburukan, serta dengan surat itu diangkat baginya tujuh puluh derajat.

Sunan Darimi 3276

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا خَالِدٍ عَامِرَ بْنَ جَشِيبٍ وَبَحِيرَ بْنَ سَعْدٍ يُحَدِّثَانِ أَنَّ خَالِدَ بْنَ مَعْدَانَ قَالَ إِنَّ الم تَنْزِيلُ تُجَادِلُ عَنْ صَاحِبِهَا فِي الْقَبْرِ تَقُولُ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتُ مِنْ كِتَابِكَ فَشَفِّعْنِي فِيهِ وَإِنْ لَمْ أَكُنْ مِنْ كِتَابِكَ فَامْحُنِي عَنْهُ وَإِنَّهَا تَكُونُ كَالطَّيْرِ تَجْعَلُ جَنَاحَهَا عَلَيْهِ فَيُشْفَعُ لَهُ فَتَمْنَعُهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِي تَبَارَكَ مِثْلَهُ فَكَانَ خَالِدٌ لَا يَبِيتُ حَتَّى يَقْرَأَ بِهِمَا

Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Shalih] telah menceritakan kepadaku [Mu’awiyah bin Shalih] bahwa ia mendengar [Abu Khalid Amir bin Jasyib] dan [Bahir bin Sa’d] keduanya menceritakan bahwa [Khalid bin Ma’dan] berkata; Sesungguhnya ALIF LAAM MIIM TANZIIL (surat As Sajdah) akan membela pembacanya di dalam kubur. Surat itu berkata; Ya Allah, jika aku termasuk dari kitabMu maka izinkan aku memberi syafaat padanya, namun jika aku tidak termasuk dari kitabMu maka hapuslah aku dari kitabMu. Sesungguhnya surat itu akan menjadi seperti burung yang membentangkan sayapnya di atas pembacanya, lalu memberi syafaat kepadanya. Ia menghalangi pembacanya dari siksa kubur. Demikian pula dengan TABAARAKALLADZI BIYADIHIL MULKU (surat Al Mulk) seperti itu. Khalid tidak pernah tidur malam hingga ia membaca kedua surat tersebut.