Skip to main content

Sunan Darimi 3318

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’aim] telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat.

Sunan Darimi 3303

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ نُوحِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُحَمَّدٍ الْعَطَّارِ عَنْ أُمِّ كَثِيرٍ الْأَنْصَارِيَّةِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ خَمْسِينَ مَرَّةً غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَ خَمْسِينَ سَنَةً

Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] dari [Nuh bin Qais] dari [Muhammad Al ‘Aththar] dari [Ummu Katsir Al Anshariyah] dari [Anas bin Malik] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) sebanyak lima puluh kali, niscaya Allah akan mengampuni dosanya selama lima puluh tahun.”

Sunan Darimi 3319

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنَا حَرِيزُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi’] telah mengabarkan kepada kami [Hariz bin Utsman] dari [Habib bin Ubaid] ia berkata; Aku mendengar [Abu Umamah] berkata; Barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai.

Sunan Darimi 3304

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَابْنُ لَهِيعَةَ قَالَا سَمِعْنَا يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ تَعَلَّقْتُ بِقَدَمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقْرِئْنِي سُورَةَ هُودٍ وَسُورَةَ يُوسُفَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عُقْبَةُ إِنَّكَ لَنْ تَقْرَأَ مِنْ الْقُرْآنِ سُورَةً أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ وَلَا أَبْلَغَ عِنْدَهُ مِنْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ قَالَ يَزِيدُ فَلَمْ يَكُنْ أَبُو عِمْرَانَ يَدَعُهَا كَانَ لَا يَزَالُ يَقْرَؤُهَا فِي صَلَاةِ الْمَغْرِبِ

Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah menceritakan kepada kami [Haiwah] dan [Ibnu Lahi’ah] keduanya berkata; Kami mendengar [Yazid bin Abu Habib] berkata; Telah menceritakan kepadaku [Abu Imran] bahwa ia mendengar [Uqbah bin Amir] berkata; Aku pernah memegang kaki Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu aku katakan; Wahai Rasulullah, bacakan kepadaku surat Hud dan surat Yusuf. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan kepadaku; “Wahai Uqbah, sesungguhnya engkau tidak akan pernah membaca surat dari Al Qur’an yang lebih Allah cintai dan lebih bermanfaat di sisiNya daripada QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ (surat Al Falaq).” Yazid berkata; Abu Imran tidak pernah meninggalkannya, ia selalu membacanya pada shalat Maghrib.

Sunan Darimi 3320

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنَا حَرِيزٌ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ يَقُولُ مَنْ قَرَأَ مِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Nafi’] telah mengabarkan kepada kami [Hariz] dari [Habib bin Ubaid] ia berkata; Aku mendengar [Abu Umamah] berkata; Barangsiapa yang membaca dua ratus ayat, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat.

Sunan Darimi 3305

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ مَشَيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي قُلْ يَا عُقْبَةُ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ فَسَكَتَ عَنِّي ثُمَّ قَالَ يَا عُقْبَةُ قُلْ فَقُلْتُ أَيَّ شَيْءٍ أَقُولُ قَالَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَقَرَأْتُهَا حَتَّى جِئْتُ عَلَى آخِرِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ مَا سَأَلَ سَائِلٌ وَلَا اسْتَعَاذَ مُسْتَعِيذٌ بِمِثْلِهَا

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Ibnu ‘Ajlan] dari [Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi] bahwa [Uqbah bin Amir] berkata; Aku pernah berjalan bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau mengatakan kepadaku: “Bacalah, wahai Uqbah.” Aku pun bertanya; Apa yang harus aku baca? Ia berkata; Lalu beliau diam tidak menjawabku. Kemudian beliau bersabda: “Wahai Uqbah, bacalah.” Aku bertanya: Apa yang harus aku baca? Beliau menjawab: “(Bacalah) QUL A’UDZU BIRABBIL FALAQ (surat Al Falaq).” Maka aku pun membacanya hingga akhir surat. Lalu, pada saat itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah sama permintaan orang yang meminta dan perlindungan orang yang meminta perlindungan seperti orang yang meminta dan berlindung dengan membacanya (membaca surat Al Falaq).”

Sunan Darimi 3306

حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ هُوَ ابْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أُنْزِلَ عَلَيَّ آيَاتٌ لَمْ أَرَ أَوْ لَمْ يُرَ مِثْلَهُنَّ يَعْنِي الْمُعَوِّذَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’la] telah menceritakan kepada kami [Isma’il] ia adalah Ibnu Abu Khalid, dari [Qais] dari [Uqbah bin Amir] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Sungguh telah diturunkan kepadaku beberapa ayat yang aku tidak pernah melihat.” Atau: “Tidak pernah diperlihatkan sepertinya, yakni mu’awwidzatain.”

Sunan Darimi 3291

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفَرَجِ الْبَغْدَادِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ طَهْمَانَ أَبُو الْعَلَاءِ الْخَفَّافُ حَدَّثَنِي نَافِعُ بْنُ أَبِي نَافِعٍ عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ وَثَلَاثَ آيَاتٍ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْحَشْرِ وَكَّلَ اللَّهُ بِهِ سَبْعِينَ أَلْفَ مَلَكٍ يُصَلُّونَ عَلَيْهِ حَتَّى يُمْسِيَ وَإِنْ قَالَهَا مَسَاءً فَمِثْلُ ذَلِكَ حَتَّى يُصْبِحَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Faraj Al Baghdadi] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Az Zubair] telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Thahman Abu Al ‘Ala` Al Khaffaf] telah menceritakan kepadaku [Nafi’ bin Abu Nafi’] dari [Ma’qil bin Yasar] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan ketika berada di waktu pagi; A’UDZUBILLAHIS SAMI’IL ‘ALIM MINASY SYAITHANIR RAJIM dan tiga ayat dari akhir surat Al Hasyr, maka Allah akan menugaskan tujuh puluh ribu malaikat untuk memintakan ampun untuknya hingga ia berada di waktu sore. Dan jika ia membacanya di waktu sore, maka Allah akan menugaskan tujuh puluh ribu malaikat untuk memintakan ampun untuknya juga hingga ia berada di waktu pagi.”

Sunan Darimi 3292

حَدَّثَنَا أَبُو زَيْدٍ سَعِيدُ بْنُ الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي الْحَسَنِ مُهَاجِرٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ زَمَنَ زِيَادٍ إِلَى الْكُوفَةِ فَسَمِعْتُهُ يُحَدِّثُ أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ لَهُ قَالَ وَرُكْبَتِي تُصِيبُ أَوْ تَمَسُّ رُكْبَتَهُ فَسَمِعَ رَجُلًا يَقْرَأُ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ قَالَ بَرِئَ مِنْ الشِّرْكِ وَسَمِعَ رَجُلًا يَقْرَأُ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ قَالَ غُفِرَ لَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Zaid Sa’id bin Ar Rabi’] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Abu Al Hasan Muhajir] ia berkata; [Ada seorang laki-laki] datang ke Kufah pada masa pemerintahan Ziyad. Lalu aku mendengar orang itu menceritakan bahwa ia pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada sebuah perjalanan. Ia berkata; Lututku mengenai atau menyentuh lutut beliau, lalu beliau mendengar seseorang membaca; QUL YA AYYUHAL KAFIRUN (surat Al Kafirun). Beliau bersabda: “Ia bebas dari syirik.” Dan beliau mendengar seseorang membaca; QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas). Beliau bersabda: “Ia telah diampuni.”

Sunan Darimi 3293

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَجِيءٌ مَا جَاءَ بِكَ قَالَ جِئْتُ لِتُعَلِّمَنِي شَيْئًا أَقُولُهُ عِنْدَ مَنَامِي قَالَ فَإِذَا أَخَذْتَ مَضْجَعَكَ فَاقْرَأْ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ثُمَّ نَمْ عَلَى خَاتِمَتِهَا فَإِنَّهَا بَرَاءَةٌ مِنْ الشِّرْكِ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’aim] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abu Ishaq] dari [Farwah bin Naufal] dari [ayahnya] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bertanya: “Apa yang membuatmu datang ke sini?” Ia menjawab; Aku datang agar engkau mengajariku sesuatu yang harus aku baca ketika hendak tidur. Beliau menjawab: “Jika engkau telah berada di tempat pembaringan maka bacalah; “QUL YA AYYUHAL KAFIRUN (surat Al Kafirun) kemudian tidurlah setelah selesai membacanya, sebab surat itu merupakan jaminan kebebasan dari syirik.”