Skip to main content

Sunan Darimi 3334

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ الْقِنْطَارُ أَلْفُ أُوقِيَّةٍ وَمِائَتَا أُوقِيَّةٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Abu Bakr] dari [Abu Hashin] dari [Salim bin Abu Al Ja’d] dari [Mu’adz bin Jabal] ia berkata; Satu qinthar adalah seribu dua ratus uqiyah.

Sunan Darimi 3335

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ الْقِنْطَارُ سَبْعُونَ أَلْفَ مِثْقَالٍ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’aim] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Laits] dari [Mujahid] ia berkata; Satu qinthar adalah tujuh puluh ribu mitsqal.

Sunan Darimi 3336

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ الْمُرِّيُّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ رَفَعَهُ قَالَ مَنْ شَهِدَ الْقُرْآنَ حِينَ يُفْتَحُ فَكَأَنَّمَا شَهِدَ فَتْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنْ شَهِدَ خَتْمَهُ حِينَ يُخْتَمُ فَكَأَنَّمَا شَهِدَ الْغَنَائِمَ تُقْسَمُ

Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Shalih Al Murri] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah], ia memarfu’kannya, ia berkata; Barangsiapa yang menyaksikan ketika Al Qur’an mulai dibaca maka seakan-akan ia menyaksikan sebuah penaklukan di jalan Allah. Barangsiapa yang menyaksikan pengkhatamannya maka seakan-akan ia menyaksikan saat harta ghanimah dibagi-bagikan.

Sunan Darimi 3321

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُحَنَّسَ مَوْلَى الزُّبَيْرِ عَنْ سَالِمٍ أَخِي أُمِّ الدَّرْدَاءِ فِي اللَّهِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ مِائَتَيْ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Qasim] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ubaidah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Yuhannas] mantan budak Az Zubair dari [Salim] saudara Ummu Ad Darda` karena Allah, dari [Ummu Ad Darda`] dari [Abu Ad Darda`] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang membaca dua ratus ayat pada malam hari, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat.”

Sunan Darimi 3337

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ الْمُرِّيُّ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ كَانَ رَجُلٌ يَقْرَأُ فِي مَسْجِدِ الْمَدِينَةِ وَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ قَدْ وَضَعَ عَلَيْهِ الرَّصَدَ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ خَتْمِهِ قَامَ فَتَحَوَّلَ إِلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Shalih Al Murri] dari [Qatadah] ia berkata; Ada seseorang yang membaca Al Qur’an di dalam masjid Madinah. Ketika itu [Ibnu Abbas] menempatkan seseorang untuk mengawasinya. Tatkala hari pengkhataman tiba, ia berdiri lalu berada bersamanya.

Sunan Darimi 3322

حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْجَدَلِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ عَشْرَ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِمِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْفَائِزِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Ghassan] telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Mughirah bin Abdullah Al Jadali] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk orang-orang yang lalai. Dan barangsiapa membaca dua ratus ayat, maka ia dicatat termasuk orang-orang yang beruntung.

Sunan Darimi 3338

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ قَالَ كَانَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ إِذَا أَشْفَى عَلَى خَتْمِ الْقُرْآنِ بِاللَّيْلِ بَقَّى مِنْهُ شَيْئًا حَتَّى يُصْبِحَ فَيَجْمَعَ أَهْلَهُ فَيَخْتِمَهُ مَعَهُمْ

Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Shalih] dari [Tsabit Al Bunani] ia berkata; Apabila [Anas bin Malik] hampir mengkhatamkan Al Qur’an di malam hari, ia menyisakan sedikit dari Al Qur’an hingga waktu pagi. Lalu ia mengumpulkan keluarganya, kemudian ia mengkhatamkan Al Qur’an bersama mereka.

Sunan Darimi 3323

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدٍ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ عَشْرَ آيَاتٍ كُتِبَ مِنْ الذَّاكِرِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِخَمْسِ مِائَةِ آيَةٍ إِلَى الْأَلْفِ أَصْبَحَ وَلَهُ قِنْطَارٌ مِنْ الْأَجْرِ قِيلَ وَمَا الْقِنْطَارُ قَالَ مِلْءُ مَسْكِ الثَّوْرِ ذَهَبًا

Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu’man] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Sa’id Al Jurairi] dari [Abu Nadlrah] dari [Abu Sa’id Al Hudri] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk orang-orang yang berdzikir, dan barangsiapa yang membaca seratus ayat, maka ia dicatat termasuk orang-orang yang taat, serta barangsiapa yang membaca lima ratus sampai seribu ayat maka pagi harinya ia akan mendapatkan satu qinthar pahala. Ditanyakan; Berapa satu qinthar itu? Ia menjawab; Emas sepenuh (wadah sebesar) kulit sapi jantan.

Sunan Darimi 3339

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ قَالَ كَانَ أَنَسٌ إِذَا خَتَمَ الْقُرْآنَ جَمَعَ وَلَدَهُ وَأَهْلَ بَيْتِهِ فَدَعَا لَهُمْ

Telah menceritakan kepada kami [‘Affan] telah menceritakan kepada kami [Ja’far bin Sulaiman] telah menceritakan kepada kami [Tsabit] ia berkata; Apabila [Anas] mengkhatamkan Al Qur’an, ia mengumpulkan anak dan keluarganya, lalu ia berdoa untuk mereka.

Sunan Darimi 3324

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ يُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ مِائَةَ آيَةٍ لَمْ يُحَاجَّهُ الْقُرْآنُ تِلْكَ اللَّيْلَةَ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ مِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ لَهُ قُنُوتُ لَيْلَةٍ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ خَمْسَ مِائَةِ آيَةٍ إِلَى الْأَلْفِ أَصْبَحَ وَلَهُ قِنْطَارٌ فِي الْآخِرَةِ قَالُوا وَمَا الْقِنْطَارُ قَالَ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu’man] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari [Yunus] dari [Al Hasan] bahwa Nabiyullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca seratus ayat pada malam hari, maka Al Qur’an tidak mencelanya pada malam itu, dan barangsiapa yang membaca dua ratus ayat pada malam hari maka dicatat baginya ketaatan sepanjang malam, serta barangsiapa yang membaca lima ratus sampai seribu ayat pada malam hari maka pagi harinya ia akan mendapatkan satu qinthar di akhirat.” Mereka bertanya; Berapa satu qinthar itu? Beliau menjawab: “Dua belas ribu.”