Skip to main content

Sunan Darimi 3330

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ عِيسَى عَنْ أَبِي الْأَشْهَبِ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ الْعَبْدِيِّ قَالَ الْقِنْطَارُ مِلْءُ مَسْكِ ثَوْرٍ ذَهَبًا

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa] dari [Abu Al Asyhab] dari [Abu Nadlrah Al ‘Abdi] ia berkata; Satu qinthar seperti emas sepenuh (wadah sebesar) kulit sapi jantan.

Sunan Darimi 3331

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ هُشَيْمٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ الْقِنْطَارُ أَرْبَعُونَ أَلْفًا

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Husyaim] dari [Ali bin Zaid] dari [Sa’id bin Al Musayyab] ia berkata; Satu qinthar adalah empat puluh ribu.

Sunan Darimi 3332

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ مُبَارَكٍ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ الْقِنْطَارُ دِيَةُ أَحَدِكُمْ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata; Satu qinthar adalah diyat salah seorang dari kalian, yakni dua belas ribu.

Sunan Darimi 3333

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ مُسْلِمٍ هُوَ الزَّنْجِيُّ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ الْقِنْطَارُ سَبْعُونَ أَلْفَ دِينَارٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Muslim] ia adalah Az Zanji, dari [Ibnu Abu Najih] dari [Mujahid] ia berkata; Satu qinthar adalah tujuh puluh ribu dinar.

Sunan Darimi 3334

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ عَنْ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ الْقِنْطَارُ أَلْفُ أُوقِيَّةٍ وَمِائَتَا أُوقِيَّةٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] dari [Abu Bakr] dari [Abu Hashin] dari [Salim bin Abu Al Ja’d] dari [Mu’adz bin Jabal] ia berkata; Satu qinthar adalah seribu dua ratus uqiyah.

Sunan Darimi 3335

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ الْقِنْطَارُ سَبْعُونَ أَلْفَ مِثْقَالٍ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu’aim] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Laits] dari [Mujahid] ia berkata; Satu qinthar adalah tujuh puluh ribu mitsqal.

Sunan Darimi 3336

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ الْمُرِّيُّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ رَفَعَهُ قَالَ مَنْ شَهِدَ الْقُرْآنَ حِينَ يُفْتَحُ فَكَأَنَّمَا شَهِدَ فَتْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنْ شَهِدَ خَتْمَهُ حِينَ يُخْتَمُ فَكَأَنَّمَا شَهِدَ الْغَنَائِمَ تُقْسَمُ

Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Shalih Al Murri] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah], ia memarfu’kannya, ia berkata; Barangsiapa yang menyaksikan ketika Al Qur’an mulai dibaca maka seakan-akan ia menyaksikan sebuah penaklukan di jalan Allah. Barangsiapa yang menyaksikan pengkhatamannya maka seakan-akan ia menyaksikan saat harta ghanimah dibagi-bagikan.

Sunan Darimi 3321

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُبَيْدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُحَنَّسَ مَوْلَى الزُّبَيْرِ عَنْ سَالِمٍ أَخِي أُمِّ الدَّرْدَاءِ فِي اللَّهِ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ مِائَتَيْ آيَةٍ فِي لَيْلَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Qasim] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ubaidah] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Yuhannas] mantan budak Az Zubair dari [Salim] saudara Ummu Ad Darda` karena Allah, dari [Ummu Ad Darda`] dari [Abu Ad Darda`] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang membaca dua ratus ayat pada malam hari, maka ia dicatat termasuk golongan orang-orang yang taat.”

Sunan Darimi 3337

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا صَالِحٌ الْمُرِّيُّ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ كَانَ رَجُلٌ يَقْرَأُ فِي مَسْجِدِ الْمَدِينَةِ وَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ قَدْ وَضَعَ عَلَيْهِ الرَّصَدَ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ خَتْمِهِ قَامَ فَتَحَوَّلَ إِلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Shalih Al Murri] dari [Qatadah] ia berkata; Ada seseorang yang membaca Al Qur’an di dalam masjid Madinah. Ketika itu [Ibnu Abbas] menempatkan seseorang untuk mengawasinya. Tatkala hari pengkhataman tiba, ia berdiri lalu berada bersamanya.

Sunan Darimi 3322

حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْجَدَلِيِّ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ عَشْرَ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ وَمَنْ قَرَأَ فِي لَيْلَةٍ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ وَمَنْ قَرَأَ بِمِائَتَيْ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْفَائِزِينَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Ghassan] telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Mughirah bin Abdullah Al Jadali] dari [Ibnu Umar] ia berkata; Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pada malam hari, maka ia tidak dicatat termasuk orang-orang yang lalai. Dan barangsiapa membaca dua ratus ayat, maka ia dicatat termasuk orang-orang yang beruntung.