Skip to main content

Musnad Syafi’i 526

مسند الشافعي 526: أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ، وَلِأَهْلِ الْمَغْرِبِ الْجُحْفَةَ، وَلِأَهْلِ الْمَشْرِقِ ذَاتَ عِرْقٍ، وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا، وَمَنْ سَلَكَ نَجْدًا مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ وَغَيْرِهِمْ قَرْنَ الْمَنَازِلِ، وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ “

Musnad Syafi’i 526: Sa’id bin Salim mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Ibnu Juraij mengabarkan kepadaku, ia mengatakan: Atha’ mengabarkan kepadaku: Bahwa Rasulullah menetapkan miqat bagi penduduk Madinah dari Dzul Hulaifah, bagi penduduk Maghrib dari Juhfah, bagi penduduk Masyriq dari Dzatu ‘Irq, dan bagi penduduk Najd dari Qarn. Bagi yang menempuh jalan Najd dari kalangan penduduk Yaman dan lain-lainnya adalah Qarnul Manazil. sedangkan bagi penduduk Yaman sendiri adalah Yalamlam. 528

Musnad Syafi’i 525

مسند الشافعي 525: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يُسْأَلُ عَنِ الْمُهِلِّ، فَقَالَ: سَمِعْتُهُ، ثُمَّ انْتَهَى أُرَاهُ يُرِيدُ النَّبِيَّ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: «يُهِلُّ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَالطَّرِيقُ الْأُخْرَى مِنَ الْجُحْفَةِ وَأَهْلُ الْمَغْرِبِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الْعِرَاقِ مِنْ ذَاتِ عِرْقٍ، وَيُهِلُّ أَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»

Musnad Syafi’i 525: Muslim dan Sa’id mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Abu Zubair mengabarkan kepadaku bahwa ia pernah mendengar Jabir bin Abdullah bertanya tentang tempat ihram, lalu ia berkata, “Aku mendengarnya (Nabi ).” Kemudian ia diam. Aku yakin bahwa dia bermaksud mengatakan bahwa Nabi bersabda, “Penduduk Madinah berihram dari Dzul Hulaifah dan jalan yang lain —yaitu dari Juhfah— adalah untuk Penduduk Maghrib. Penduduk Irak berihram dari Dzatu ‘Irq, penduduk Najd berihram dari Qarn, dan penduduk Yaman berihram dari Yalamlam.” 527

Musnad Syafi’i 524

مسند الشافعي 524: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَامَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ بِالْمَدِينَةِ فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مِنْ أَيْنَ تَأْمُرُنَا أَنَّ نُهِلَّ؟ قَالَ: «يُهِلُّ أَهْلُ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ» . قَالَ لِي نَافِعٌ: وَيَزْعُمُونَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»

Musnad Syafi’i 524: Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Nafi’, dari Ibnu Umar , ia mengatakan: Seorang lelaki dari kalangan penduduk Madinah berdiri di masjid Madinah, lalu ia berkata, “Wahai Rasulullah! Mulai dari manakah kami berihram menurut perintahmu?” Nabi menjawab, “Penduduk Madinah berihram dari Dzul Hulaifah, penduduk negeri Syam berihram dari Juhfah, dan penduduk Najd berihram dari Qarn.” Nafi mengatakan kepadaku bahwa mereka merasa yakin Rasulullah juga bersabda, “Penduduk Yaman berihram dari Yalamlam.”526

Musnad Syafi’i 523

مسند الشافعي 523: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ قَالَ: أُمِرَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ أَنْ يُهِلُّوا مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ، وَأَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ. قَالَ ابْنُ عُمَرَ: أَمَّا هَؤُلَاءِ الثَّلَاثُ فَسَمِعْتُهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأُخْبِرْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»

Musnad Syafi’i 523: Malik mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar, ia berkata, “Penduduk Madinah diperintahkan untuk berihram dari Dzul Hulaifah, penduduk negeri Syam berihram dari Juhfah, dan penduduk Najd berihram dari Qarn. Selanjutnya Ibnu Umar mengatakan bahwa ketiga miqat tersebut didengarnya langsung dari Rasulullah . Selain itu, ia mendapat berita bahwa Rasulullah pernah bersabda pula, “Dan penduduk Yaman berihram dari Yalamlam.” 525

Musnad Syafi’i 522

مسند الشافعي 522: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يُهِلُّ أَهْلُ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ» . قَالَ ابْنُ عُمَرَ: وَيَزْعُمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»

Musnad Syafi’i 522: Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Penduduk Madinah berihram dari Dzul Hulaifah, penduduk Syam berihram dari Juhfah; dan penduduk Najd berihram dari Qarn.” Ibnu Umar mengatakan bahwa mereka yakin Rasulullah bersabda, “Dan penduduk Yaman berihram dari Yalamlam. ” 524

Musnad Syafi’i 521

مسند الشافعي 521: أَخْبَرَنَا أَنَسٌ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ قَالَ: «اعْتَمَرَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَعْوَامًا فِي عَهْدِ ابْنِ الزُّبَيْرِ عُمْرَتَيْنِ فِي كُلِّ عَامٍ»

Musnad Syafi’i 521: Anas mengabarkan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Nafi’, ia berkata, “Abdullah bin Umar melakukan umrah selama beberapa tahun di masa Ibnu Zubair, setiap tahunnya sebanyak 2 kali umrah.”

Musnad Syafi’i 520

مسند الشافعي 520: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ صَدَقَةَ بْنِ يَسَارٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، أَنَّ عَائِشَةَ، زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَتْ فِي سَنَةٍ مَرَّتَيْنِ. قَالَ صَدَقَةُ: فَقُلْتُ: هَلْ عَابَ ذَلِكَ عَلَيْهَا أَحَدٌ؟ قَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ، أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ فَاسْتَحْيَيْتُ

Musnad Syafi’i 520: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Shidqah bin Yasar, dari Al Qasim bin Muhammad: Bahwa Aisyah, istri Nabi , melakukan umrah sebanyak 2 kali dalam setahun. Al Qasim bin Muhammad berkata, “Engkau benar.” Maka aku (Shadaqah bin Yasar) berkata, “Apakah ada seseorang yang mencelanya atas hal tersebut?” Al Qasim menjawab, “Subhanallah, dia adalah Ummul Mukminin.” Maka, aku merasa malu. 523

Musnad Syafi’i 519

مسند الشافعي 519: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا اعْتَمَرَتْ فِي سَنَةٍ مَرَّتَيْنِ، مَرَّةً مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَمَرَّةً مِنَ الْجُحْفَةِ

Musnad Syafi’i 519: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa’id bin Al Musayyab: Bahwa Aisyah melakukan umrah dalam setahun sebanyak 2 kali, sekali dari Dzul Hulaifah dan sekali lagi dari Juhfah.

Musnad Syafi’i 502

مسند الشافعي 502: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرٍ، وَهُوَ يُحَدِّثُ عَنْ حَجَّةِ النَّبِيِّ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِالْبَيْدَاءِ فَنَظَرْتُ مَدَّ بَصَرِي مِنْ بَيْنِ رَاكِبٍ وَرَاجِلٍ، بَيْنَ يَدَيْهِ، وَعَنْ يَمِينِهِ، وَعَنْ شِمَالِهِ، وَمِنْ وَرَائِهِ، كُلُّهُمْ يُرِيدُ أَنْ يَأْتَمَّ بِهِ، يَلْتَمِسُ أَنْ يَقُولَ كَمَا يَقُولُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، لَا يَنْوِي إِلَّا الْحَجَّ وَلَا يُعْرَفُ الْعُمْرَةَ، فَلَمَّا طُفْنَا فَكُنَّا عِنْدَ الْمَرْوَةِ قَالَ: «أَيُّهَا النَّاسُ، مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحْلِلْ وَلْيَجْعَلْهَا عُمْرَةً، وَلَوِ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا أَهْدَيْتُ» . فَحَلَّ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ

Musnad Syafi’i 502: Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Ja’far bin Muhammad, dari ayahnya, dari Jabir yang pernah menceritakan tentang ibadah haji Nabi , ia mengatakan: Kami berangkat bersama Nabi . Ketika kami tiba di Baida, aku melihat sejauh mataku memandang ke arah orang-orang yang berkendaraan dan yang berjalan kaki di sebelah kiri dan kanannya serta di belakangnya, semuanya bermaksud mengikut kepadanya untuk mengucapkan seperti apa yang diucapkan oleh Rasulullah . Beliau hanya berniat untuk ibadah haji, tidak berniat lainnya, tidak pula umrah. Ketika kami telah melakukan sa’i dan berada di Marwa, Nabi bersabda, “Hai manusia, barangsiapa yang tidak membawa hewan kurban, hendaklah ia bertahallul dan menjadikan ibadahnya sebagai umrah Seandainya aku mengetahui keadaanku sekarang di waktu sebelumnya, niscaya aku tidak menyembelih hewan kurban kurban” Maka, bertahallullah orang yang tidak membawa hewan kurban 506

Musnad Syafi’i 501

مسند الشافعي 501: أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، وَغَيْرُهُ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَدِمَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِنْ سِعَايَتِهِ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «بِمَ أَهْلَلْتَ يَا عَلِيُّ؟» قَالَ: بِمَا أَهَلَّ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «فَأَهْدِ، وَامْكُثْ حَرَامًا كَمَا أَنْتَ» . قَالَ: فَأَهْدَى لَهُ عَلِيٌّ هَدْيًا

Musnad Syafi’i 501: Muslim bin Khalid dan yang lainnya mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Atha’ mengabarkan kepadaku bahwa ia pernah mendengar Jabir bin Abdullah mengatakan: Ali tiba dari tugas si’ayah-nya, maka Nabi bersabda, “Ihram apakah yang engkau jalankan, hai Ali?” Ia menjawab, “Seperti ihram yang dilakukan oleh Rasulullah ” Nabi bersabda, “Maka berkurbanlah kamu dan tetaplah dalam keadaan ihram seperti sekarang ini.” Abdullah bin Jabir melanjutkan kisahnya: Maka Ali menyerahkan seekor hewan kurban untuknya. 505