Skip to main content

Musnad Ahmad 26290

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْكُثُ الدَّجَّالُ فِي الْأَرْضِ أَرْبَعِينَ سَنَةً السَّنَةُ كَالشَّهْرِ وَالشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ وَالْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ وَالْيَوْمُ كَاضْطِرَامِ السَّعْفَةِ فِي النَّارِ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma’mar] dari [Ibnu Khutsaim] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Asma’ binti Yazid] dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dajjal akan tinggal di bumi selama empat puluh tahun, satu tahun ibarat sebulan, satu bulan ibarat satu jum’at, satu jum’at ibarat sehari dan sehari bagaikan nyala api dipelepah kurma.”

Musnad Ahmad 26291

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ هُوَ ابْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ قَالَ حَدَّثَنَا شَهْرُ بْنُ حَوْشَبٍ قَالَ حَدَّثَتْنِي أَسْمَاءُ بِنْتُ يَزِيدَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ نِسَاءَ الْمُسْلِمِينَ لِلْبَيْعَةِ فَقَالَتْ لَهُ أَسْمَاءُ أَلَا تَحْسُرُ لَنَا عَنْ يَدِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَسْتُ أُصَافِحُ النِّسَاءَ وَلَكِنْ آخُذُ عَلَيْهِنَّ وَفِي النِّسَاءِ خَالَةٌ لَهَا عَلَيْهَا قُلْبَانِ مِنْ ذَهَبٍ وَخَوَاتِيمُ مِنْ ذَهَبٍ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا هَذِهِ هَلْ يَسُرُّكِ أَنْ يُحَلِّيَكِ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ جَمْرِ جَهَنَّمَ سِوَارَيْنِ وَخَوَاتِيمَ فَقَالَتْ أَعُوذُ بِاللَّهِ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَتْ قُلْتُ يَا خَالَتِي اطْرَحِي مَا عَلَيْكِ فَطَرَحَتْهُ فَحَدَّثَتْنِي أَسْمَاءُ وَاللَّهِ يَا بُنَيَّ لَقَدْ طَرَحَتْهُ فَمَا أَدْرِي مَنْ لَقَطَهُ مِنْ مَكَانِهِ وَلَا الْتَفَتَ مِنَّا أَحَدٌ إِلَيْهِ قَالَتْ أَسْمَاءُ فَقُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنَّ إِحْدَاهُنَّ تَصْلَفُ عِنْدَ زَوْجِهَا إِذَا لَمْ تُمَلَّحْ لَهُ أَوْ تَحَلَّى لَهُ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا عَلَى إِحْدَاكُنَّ أَنْ تَتَّخِذَ قُرْطَيْنِ مِنْ فِضَّةٍ وَتَتَّخِذَ لَهَا جُمَانَتَيْنِ مِنْ فِضَّةٍ فَتُدْرِجَهُ بَيْنَ أَنَامِلِهَا بِشَيْءٍ مِنْ زَعْفَرَانٍ فَإِذَا هُوَ كَالذَّهَبِ يَبْرُقُ

Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] -yaitu Ibnu Qasim- telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid] berkata, telah menceritakan kepada kami [Syahr bin Hausyab] berkata, telah menceritakan kepadaku [Asma’ binti Yazid] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengumpulkan para wanita kaum Muslimin untuk berbaiat, maka Asma’ berkata kepada beliau, “Tidakkah tuan mengulurkan tanganmu wahai Rasulullah?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita, akan tetapi aku hanya sekedar mengambil sumpah dari mereka.” Dan di antara para wanita itu ada bibinya, ia mengenakan gelang dan cincin dari emas, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Apakah kamu suka jika Allah mengenakanmu gelang dan cincin dari api neraka pada hari Kiamat kelak?” maka dia berkata, “Aku berlindung diri kepada Allah wahai Nabi Allah.” Asma’ berkata, “Lantas aku berkata kepada bibiku, “Buanglah sesuatu yang ada padamu, ” lalu dia membuangnya.” Asma mendengar kepadaku, “Demi Allah, wahai anakku, sungguh dia telah membuangnya, dan aku tidak tahu siapa yang mengambil dari tempatnya, dan tidak ada satupun dari kami yang hendak mengambilnya.” Asma’ berkata, “Maka aku berkata, “Wahai Nabi Allah, sesungguhnya salah satu dari kami merasa tidak enak bersama suaminya jika tidak mengenakannya atau berhias dengannya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda: “Kenapa salah seorang dari kalian tidak membuat anting dari perak, atau membuat kedua cincinya dari perak lalu memasukkannya di antara jari-jarinya dan dicampur dengan Za’faran, sehingga ia seperti emas yang mengkilap.”

Musnad Ahmad 26292

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ إِنَّ مَعْمَرًا شَرِبَ مِنْ الْعِلْمِ بِأَنْفَعَ قَالَ أَبِي وَمَاتَ مَعْمَرٌ وَلَهُ ثَمَانٍ وَخَمْسُونَ سَنَةً

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata, [Ibnu Juraij] telah berkata, “Sungguh Ma’mar telah menyerap ilmu yang sangat bermanfaat.” Abdullah berkata, “Ma’mar meninggal dalam usia lima puluh delapan tahun.”

Musnad Ahmad 26261

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ يَعِيشَ بْنِ الْوَلِيدِ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ اسْتَقَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَفْطَرَ فَأُتِيَ بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma’mar] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Ya’isy bin Walid] dari [Khalid bin Ma’dan] dari [Abu darda’] dia berkata, “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam muntah-muntah maka beliau pun berbuka, kemudian diberi air dan beliau pun berwudlu.”

Musnad Ahmad 26277

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ الْقُرْدُوسِيُّ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ رَجُلٍ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَمْوَالِ السُّلْطَانِ فَقَالَ مَا أَتَاكَ اللَّهُ مِنْهَا مِنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ وَلَا إِشْرَافٍ فَكُلْهُ وَتَمَوَّلْهُ قَالَ و قَالَ الْحَسَنُ لَا بَأْسَ بِهَا مَا لَمْ يَرْحَلْ إِلَيْهَا أَوْ يُشْرِفْ لَهَا

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu’awiyah] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Hasan Al Qurdusi] dari [Qais bin Sa’d] dari [seorang laki-laki] dia menceritakan kepadanya dari [Abu Darda’] ia berkata, “Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang hartanya para penguasa, maka beliau menjawab: “Apa yang Allah berikan kepadamu dari harta tersebut, tidak karena meminta-minta atau berlebih-lebihan, maka makanlah dan manfaatkanlah.” Perawi berkata, “Al Hasan berkata, “Tidak apa-apa selagi tidak mendatanginya, atau menggunakannya dengan berlebihan.”

Musnad Ahmad 26262

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُغِيرَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ أَنَّهُ قَدِمَ الشَّامَ فَدَخَلَ مَسْجِدَ دِمَشْقَ فَصَلَّى فِيهِ رَكْعَتَيْنِ وَقَالَ اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي جَلِيسًا صَالِحًا قَالَ فَجَاءَ فَجَلَسَ إِلَى أَبِي الدَّرْدَاءِ فَقَالَ لَهُ أَبُو الدَّرْدَاءِ مِمَّنْ أَنْتَ قَالَ مِنْ أَهْلِ الْكُوفَةِ قَالَ كَيْفَ سَمِعْتَ ابْنَ أُمِّ عَبْدٍ يَقْرَأُ { وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى وَالنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّى } قَالَ عَلْقَمَةُ وَالذَّكَرِ وَالْأُنْثَى فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ لَقَدْ سَمِعْتُهَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا زَالَ هَؤُلَاءِ حَتَّى شَكَّكُونِي ثُمَّ قَالَ أَلَمْ يَكُنْ فِيكُمْ صَاحِبُ الْوِسَادِ وَصَاحِبُ السِّرِّ الَّذِي لَا يَعْلَمُهُ أَحَدٌ غَيْرُهُ وَالَّذِي أُجِيرَ مِنْ الشَّيْطَانِ عَلَى لِسَانِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَاحِبُ الْوِسَادِ ابْنُ مَسْعُودٍ وَصَاحِبُ السِّرِّ حُذَيْفَةُ وَالَّذِي أُجِيرَ مِنْ الشَّيْطَانِ عَمَّارٌ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي مُغِيرَةُ قَالَ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ ذَهَبَ عَلْقَمَةُ إِلَى الشَّامِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Syu’bah] dari [Mughirah] dari [Ibrahim] dari [Al Qamah], bahwa saat dia tiba di Syam, dia lalu masuk masjid Damaskus dan shalat dua rakaat. Kemudian dia berkata, “Ya Allah, berilah aku seorang teman yang baik.” Alqamah lalu duduk (bergaul) dengan [Abu Darda’], Abu Darda’ lalu bertanya kepadanya, “Dari manakah kamu?” Dia menjawab, “Dari penduduk Kufah.” Abu Darda’ bertanya lagi, “Bagaimana kamu mendengar [Ibnu Ummi Abdi] membaca: ‘WALLAILI IDZAA YAGHSYAA WAN NAHAARI IDZAA TAJALLAA?” Alqamah lalu membaca: ‘WADDZAKARI WAL UNTSAA’, maka Abu Darda’ pun berkata, “Sungguh, aku telah medengarnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Orang-orang masih saja merasa ragu dengan (bacaan) ku.” Kemudian Abu Darda’ berkata lagi, “Bukankah di antara kalian ada pemilik bantal? orang yang mengetahui rahasia-rahasia yang tidak diketahui oleh orang lain? dan orang yang terjaga dari setan, berdasarkan (keterangan) lisan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam? Pemilik bantal adalah Ibnu Mas’ud, orang yang mengetahui rahasia adalah Hudzaifah dan orang yang dijaga dari setan ada adalah Ammar.” Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] berkata, telah mengabarkan kepadaku [Mughirah] berkata, aku mendengar [Ibrahim] berkata, “[AlQamah] pergi ke Syam…kemudian dia menyebutkan hadisnya.”

Musnad Ahmad 26278

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا فُضَيْلٌ يَعْنِي ابْنَ غَزْوَانَ قَالَ سَمِعْتُ طَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ كَرِيزٍ قَالَ سَمِعْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ سَمِعْتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ يُسْتَجَابُ لِلْمَرْءِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ لِأَخِيهِ فَمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِدَعْوَةٍ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Fudlail] -yakni Ibnu Ghazwan- berkata, aku mendengar [Thalhah bin Ubaidullah bin Kariz] berkata, aku telah mendengar [Ummu Darda’] berkata, “Aku mendengar [Abu Darda’] berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya akan dikabulkan do’a seseorang untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya, tidaklah dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah do’a kecuali pasti para Malaikat akan berkata, ‘Dan bagimu yang semisalnya’.”

Musnad Ahmad 26263

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ أَبِي الْجَعْدِ الْغَطَفَانِيُّ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ الْيَعْمُرِيِّ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ فِي تَفْسِيرِ شَيْبَانَ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ ثَنَا سَالِمُ بْنُ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا هَمَّامٌ قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ كَانَ قَتَادَةُ يَقُصُّ بِهِ عَلَيْنَا قَالَ ثَنَا سَالِمُ بْنُ أَبِي الْجَعْدِ الْغَطَفَانِيُّ عَنْ حَدِيثِ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ الْيَعْمُرِيِّ عَنْ حَدِيثِ أَبِي الدَّرْدَاءِ يَرْوِيهِ عَنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى حَدِيثِ عَبْدِ الصَّمَدِ قَالَ ثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ سَالِمٍ عَنْ حَدِيثِ مَعْدَانَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ يَرْوِيهِ عَنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ سُورَةِ الْكَهْفِ

Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Sa’id] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Salim bin Abu Al ja’d Al Ghathafani] dari [Ma’dan bin Abu Thalhah Al Ya’mari] dari [Abu Darda’] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa hafal sepuluh ayat dari awal surat Al Kahfi, maka ia akan terlindung dari fitnah Dajjal.” Telah menceritakan kepada kami [Husain] dalam tafsirnya [Syaiban], dari [Qatadah] dia berkata, telah menceritakan kepada kami [Salim bin Abu Al Ja’d] dari [Ma’dan bin Abu Thalhah] dari [Abu Darda’] kemudian dia menyebutkan semisalnya.” Telah menceritakan kepada kami [Abdus Shamad] dan [Affan] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammam], [Affan] menyebutkan dalam hadisnya; telah menceritakan kepada kami [Hammam] dia berkata; [Qatadah] menceritakan hal itu kepada kami, dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Salim bin Abu Al Ja’d Al Ghathafani] dari hadisnya [Ma’dan bin Abu Thalhah Al Ya’mari] dari hadisnya [Abu Darda’] yang dia riwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian dia menyebutkan semisalnya. Kemudian dia kembali ke hadis [Abdus Shamad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Salim] dari hadisnya [Ma’dan] dari [Abu Darda’] dia meriwayatkannya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa hafal sepuluh ayat dari surat Al Kahfi.”

Musnad Ahmad 26279

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَكَانَتْ تَحْتَهُ أُمُّ الدَّرْدَاءِ فَأَتَاهُمْ فَوَجَدَ أُمَّ الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ لَهُ أَتُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ فَقَالَ نَعَمْ قَالَتْ فَادْعُ لَنَا بِخَيْرٍ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ إِنَّ دَعْوَةَ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ مُسْتَجَابَةٌ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ بِهِ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ قَالَ فَخَرَجْتُ إِلَى السُّوقِ فَلَقِيتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فَحَدَّثَنِي عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abdul Malik] dari [Abu Zubair] dari [Shafwan bin Abdullah] -yang dia menanggung Ummu Darda’, kemudian dia mendatangi mereka- dan mendapati Ummu Darda’, maka [Ummu Darda’] berkata kepadanya, “Apakah kamu hendak melaksanakan haji tahun ini?” Dia menjawab, “Ya.” Ummu Darda’ lalu berkata, “Tolong do’akan kebaikan untuk kami, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Sesungguhnya do’anya seorang Muslim kepada saudaranya yang berada di tempat yang jauh adalah dikabulkan, dan di sisikepalanya ada para Malaikat yang ditugaskan kepadanya, setiap kali berdo’a kepada saudaranya dengan kebaikan para Malaikat berkata, ‘Amiin, dan bagimu yang semisalnya’.” Shafwan berkata, “Kemudian aku keluar ke pasar dan bertemu dengan [Abu Darda’], lalu ia menceritakan kepadaku tentang hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti itu.”

Musnad Ahmad 26264

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّهْشَلِيُّ عَنْ مَرْزُوقٍ أَبِي بَكْرٍ التَّيْمِيِّ عَنْ أُمِّ الدَّرْدَاءِ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيهِ رَدَّ اللَّهُ عَنْ وَجْهِهِ النَّارَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ أَتَيْتُ الشَّامَ فَدَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَصَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ وَقُلْتُ اللَّهُمَّ يَسِّرْ لِي جَلِيسًا صَالِحًا فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ شُعْبَةَ

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] -yakni Ibnu Mubarak- dia berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakar An Nahsyali] dari [Marzuq Abu Bakar At Taimi] dari [Ummu Darda’] dari [Abu Darda’] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa membela harga diri saudaranya semuslim, maka Allah akan menghindarkan neraka dari wajahnya pada hari Kiyamat.” Telah menceritakan kepada kami Aswad bin Amir telah menceritakan kepada kami Isra’il dari Mughirah dari Ibrahim dari Alqamah dia berkata, “Saat tiba di Syam aku lalu memasuki masjid dan shalat dua rakaat, kemudian aku berdoa, “Ya Allah, mudahkanlah untuk mendapatkan teman yang baik…. kemudian dia menyebutkan makna hadisnya Syu’bah.”