Skip to main content

Musnad Ahmad 25494

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ يَحْيَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ فَرُّوخَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُنِي وَهُوَ صَائِمٌ وَأَنَا صَائِمَةٌ

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] dari [Thalhah bin Yahya] dari [Abdullah bin Farruh] dari [Ummu Salamah] ia berkata; “Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah menciumku ketika beliau sedang berpuasa.”

Musnad Ahmad 25495

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى الصَّهْبَاءِ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { وَلَا يَعْصِينَكَ فِي مَعْرُوفٍ } قَالَ النَّوْحُ

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abdullah, pembantu Ashshahba`] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Ummu Salamah] dari Nabi shalallahu’alaihi wa sallam: “Janganlah kamu bermaksiat dalam kebaikan.” Beliau bersabda: “Meratap.”

Musnad Ahmad 25496

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الصُّفَيْرَا قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ ابْنُ بِنْتِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا سَلَمَةَ لَمَّا تُوُفِّيَ عَنْهَا وَانْقَضَتْ عِدَّتُهَا خَطَبَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ فِيَّ ثَلَاثَ خِصَالٍ أَنَا امْرَأَةٌ كَبِيرَةٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَكْبَرُ مِنْكِ قَالَتْ وَأَنَا امْرَأَةٌ غَيُورٌ قَالَ أَدْعُو اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَيُذْهِبُ عَنْكِ غَيْرَتَكِ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَنَا امْرَأَةٌ مُصْبِيَةٌ قَالَ هُمْ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى رَسُولِهِ قَالَ فَتَزَوَّجَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَتَاهَا فَوَجَدَهَا تُرْضِعُ فَانْصَرَفَ ثُمَّ أَتَاهَا فَوَجَدَهَا تُرْضِعُ فَانْصَرَفَ قَالَ فَبَلَغَ ذَلِكَ عَمَّارَ بْنَ يَاسِرٍ فَأَتَاهَا فَقَالَ حُلْتِ بَيْنَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَيْنَ حَاجَتِهِ هَلُمَّ الصَّبِيَّةَ قَالَ فَأَخَذَهَا فَاسْتَرْضَعَ لَهَا فَأَتَاهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيْنَ زُنَابُ يَعْنِي زَيْنَبَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخَذَهَا عَمَّارٌ فَدَخَلَ بِهَا وَقَالَ إِنَّ بِكِ عَلَى أَهْلِكِ كَرَامَةً قَالَ فَأَقَامَ عِنْدَهَا إِلَى الْعَشِيِّ ثُمَّ قَالَ إِنْ شِئْتِ سَبَّعْتُ لَكِ وَإِنْ سَبَّعْتُ لَكِ سَبَّعْتُ لِسَائِرِ نِسَائِي وَإِنْ شِئْتِ قَسَمْتُ لَكِ قَالَتْ لَا بَلْ اقْسِمْ لِي

Telah menceritakan kepada kami [Waki’] telah menceritakan kepada kami [Ismail bin Abdul Malik bin Abi Ashshufaira] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdul Aziz bin binti Ummu Salamah] dari [Ummu Salamah] bahwa ketika meninggalnya Abu Salamah dan masa iddahnya telah selesai, Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam meminangnya. Lantas ia berkata; “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya pada diriku terdapat tiga hal, saya adalah seorang wanita yang sudah tua.” Lantas Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Aku lebih tua darimu.” Ia berkata; “Saya adalah seorang wanita yang mudah cemburu.” Beliau bersabda: “Saya berdo’a kepada Allah Azza wa jalla untuk menghilangkan kecemburuanmu.” Ia berkata; “Wahai Rasulullah! Aku adalah seorang wanita yang memiliki anak kecil.” Beliau bersabda: “Mereka kita serahkan kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ia berkata; “Beliaupun menikahinya.” Ia berkata; “Ketika beliau ingin mendatanginya, beliau mendapatkan ia sedang menyusui, lantas beliau pergi. Kemudian ketika beliau ingin mendanginya kembali, beliau mendapatinya sedang menyusuinya juga lantas beliau pergi.” Ia berkata; “Hal itu sampai kepada Ammar bin Yasir, lantas ia mendanginya seraya berkata; “Engkau sudah halal, antara Rasulullah dengan kebutuhannya. Bawa kemari anak tersebut. ia pun mengambilnya dan meminta kepadanya untuk menyusuinya terlebih dahulu. Kemudian Rasulullah mendatanginya dan bertanya: ‘Dimana Zanab, yaitu Zainab? ‘ ia menjawab; ‘Wahai Rasulullah! Ammar telah mengambilnya’.” Beliapun lantas menggaulinya. Kemudian beliau menuturkan: “Sesungguhnya engkau dan keluargamu mempunyai kemuliaan.” Ia berkata; “Beliaupun tinggal di tempatnya hingga isya’, kemudian beliau bersabda: ‘Jika engkau mau, aku akan tinggal bersamamu selama tujuh hari. Jika aku tingga selama tujuh hari bersamamu akupun akan tinggal tujuh hari bersama para isteriku yang lain. Dan jika engkau mau, aku akan membagi untukmu’.” Ia berkata; “Tidak, tapi bagi untukku.”

Musnad Ahmad 25465

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زَمْعَةُ بْنُ صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ شِهَابٍ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَهْبِ بْنِ زَمْعَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ خَرَجَ تَاجِرًا إِلَى بُصْرَى وَمَعَهُ نُعَيْمَانُ وَسُوَيْبِطُ بْنُ حَرْمَلَةَ وَكِلَاهُمَا بَدْرِيٌّ وَكَانَ سُوَيْبِطٌ عَلَى الزَّادِ فَجَاءَهُ نُعَيْمَانُ فَقَالَ أَطْعِمْنِي فَقَالَ لَا حَتَّى يَأْتِيَ أَبُو بَكْرٍ وَكَانَ نُعَيْمَانُ رَجُلًا مِضْحَاكًا مَزَّاحًا فَقَالَ لَأَغِيظَنَّكَ فَذَهَبَ إِلَى أُنَاسٍ جَلَبُوا ظَهْرًا فَقَالَ ابْتَاعُوا مِنِّي غُلَامًا عَرَبِيًّا فَارِهًا وَهُوَ ذُو لِسَانٍ وَلَعَلَّهُ يَقُولُ أَنَا حُرٌّ فَإِنْ كُنْتُمْ تَارِكِيهِ لِذَلِكَ فَدَعُونِي لَا تُفْسِدُوا عَلَيَّ غُلَامِي فَقَالُوا بَلْ نَبْتَاعُهُ مِنْكَ بِعَشْرِ قَلَائِصَ فَأَقْبَلَ بِهَا يَسُوقُهَا وَأَقْبَلَ بِالْقَوْمِ حَتَّى عَقَلَهَا ثُمَّ قَالَ لِلْقَوْمِ دُونَكُمْ هُوَ هَذَا فَجَاءَ الْقَوْمُ فَقَالُوا قَدْ اشْتَرَيْنَاكَ قَالَ سُوَيْبِطٌ هُوَ كَاذِبٌ أَنَا رَجُلٌ حُرٌّ فَقَالُوا قَدْ أَخْبَرَنَا خَبَرَكَ وَطَرَحُوا الْحَبْلَ فِي رَقَبَتِهِ فَذَهَبُوا بِهِ فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ فَأُخْبِرَ فَذَهَبَ هُوَ وَأَصْحَابٌ لَهُ فَرَدُّوا الْقَلَائِصَ وَأَخْذُوهُ فَضَحِكَ مِنْهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ حَوْلًا

Telah menceritakan kepadanya [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Zam’ah bin Shalih] dia berkata; saya telah mendengar [Ibnu Syihab] menceritakan dari [Abdullah bin Wahb bin Zam’ah] dari [Ummu Salamah] bahwa Abu Bakr pernah pergi untuk berdagang di Bashrah bersama Nu’aiman dan Suwaith bin Harmalah keduanya adalah pengikut perang Badr. Ketika itu Suwaith membawa bekal, sehingga Nu’aiman mendatanginya dan berkata; “Berilah aku makan!” lantas ia menjawab; “Tidak, hingga Abu Bakr datang.” Nu’aiman adalah seorang lelaki yang lucu. Ia berkata; “Sungguh aku akan membuat engku marah!” lantas ia mendatangi segerombolan orang yang berkumpul.” Ia berkata; “Belilah dariku seorang budak Arab yang tangkas lagi pandai bicara. Ia pasti selalu mengatakan; ‘Aku orang yang merdeka’.” Bila kalian tertarik dengan hal tersebut, panggillah aku dan jangan kalian sia-siakan budakku. Mereka berkata; “Pasti kami akan membelinya darimu setara dengan sepuluh unta.” Lantas ia dan mereka pun menerimanya hingga ia megikatnya. Kemudian ia berkata kepada mereka; “Ia ada di bawah kalian ini.” Lantas mereka pun mendatanginya dan berkata; “Kami telah membelimu?” Suwaith berkata; “Dia itu pembohong, saya adalah seorang lelaki yang merdeka” mereka berkata; “Dia telah mengabarkan kepada kami mengenai kamu.” Merepun mengikatkan tali di lehernya dan membawanya. Lalu Abu Bakr datang dan ia diberi tahu. Lantas ia dan para sahabatnya pergi dan mengembalikan unta tersebut, dan merekapun mengambilnyanya. Sementara Nabi shalallahu’alaihi wa sallam serta para sahabatnya tertawa.

Musnad Ahmad 25466

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَتْنِي هِنْدُ ابْنَةُ الْحَارِثِ الْقُرَشِيَّةُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهَا أَنَّ النِّسَاءَ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَلَّمَ مِنْ الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ قُمْنَ وَثَبَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَثَبَتَ مَنْ صَلَّى مِنْ الرِّجَالِ مَا شَاءَ اللَّهُ فَإِذَا قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ الرِّجَالُ

Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Azzuhri] dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Hindun binti Al Harits Al Qurasyiyah] bahwa [Ummu Salamah, isteri Nabi shalallahu’alaihi wa sallam] telah mengabarkan kepadanya, bahwa para wanita di masa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pergi setelah beliau salam dari shalat wajibnya. Sementara Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam tetap diam dan begitu juga para lelaki yang shalat bersamanya selama waktu yang Allah kehendaki. Apabila Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam telah berdiri, maka para lelaki tersebut berdiri.

Musnad Ahmad 25467

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَحَرَمِيٌّ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ صَاحِبٍ لَهُ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ الْمَدِينَةِ هَارِبٌ إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ فَيُبْعَثُ إِلَيْهِمْ جَيْشٌ مِنْ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ فَإِذَا رَأَى النَّاسُ ذَلِكَ أَتَتْهُ أَبْدَالُ الشَّامِ وَعَصَائِبُ الْعِرَاقِ فَيُبَايِعُونَهُ ثُمَّ يَنْشَأُ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ أَخْوَالُهُ كَلْبٌ فَيَبْعَثُ إِلَيْهِ الْمَكِّيُّ بَعْثًا فَيَظْهَرُونَ عَلَيْهِمْ وَذَلِكَ بَعْثُ كَلْبٍ وَالْخَيْبَةُ لِمَنْ لَمْ يَشْهَدْ غَنِيمَةَ كَلْبٍ فَيَقْسِمُ الْمَالَ وَيُعْمِلُ فِي النَّاسِ سُنَّةَ نَبِيِّهِمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيُلْقِي الْإِسْلَامُ بِجِرَانِهِ إِلَى الْأَرْضِ يَمْكُثُ تِسْعَ سِنِينَ قَالَ حَرَمِيٌّ أَوْ سَبْعَ

Telah menceritakan kepada kami [Abdushshomad] dan [Harami Al Makna] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Qotadah] dari [Abu Al Khalil] dari [temannya] dari [Ummu Salamah] bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Ketika wafatnya sang khalifah akan terjadi perselisihan, lalu ada seorang lelaki yang keluar dari Madinah ke Makkah, setibanya ia didatangi oleh sekelompok orang dari penduduk Makkah dan mereka mengusirnya sementara ia tidak suka. Lantas mereka membaiatnya di antara rukn dan maqamnya Ibrahim. Lalu dikirimlah sekelompok pasukan dari Syam kepada mereka, tapi mereka ditenggelamkan di Baida`. Apabila ada orang yang melihat hal itu, ia akan didatangi oleh sekelompok orang dari Syam dan Irak, lantas mereka akan membaiatnya. Kemudian akan tumbuh seorang lelaki dari Quraisy, yang paman-pamannya berasal dari keturunan Kilab. Lalu ada seorang penduduk Makkah mengutus utusan kepadanya dan merekapun berhasil menaklukkan mereka. Itu adalah utusan Bani kalb, dan kerugianlahlah bagi siapa yang tidak menghadiri pembagian ghanimah Bani Kalb. Lantas ia membagikan harta tersebut dan diberikan kepada orang-orang sesuai dengan sunnah Nabi mereka shalallahu’alaihi wa sallam. Lantas Islampun sampai ke permukaan bumi. Lalu laki-laki tersebut tinggal selama sembilan tahun.” Harami meriwayatkan; “Tujuh tahun.”

Musnad Ahmad 25468

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أُمِّهِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ وَهُوَ يَسْتَرْجِعُ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا شَأْنُكَ قَالَ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُخْسَفُ بِهِمْ ثُمَّ يُبْعَثُونَ إِلَى رَجُلٍ فَيَأْتِي مَكَّةَ فَيَمْنَعُهُ اللَّهُ مِنْهُمْ وَيُخْسَفُ بِهِمْ مَصْرَعُهُمْ وَاحِدٌ وَمَصَادِرُهُمْ شَتَّى قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ يَكُونُ مَصْرَعُهُمْ وَاحِدًا وَمَصَادِرُهُمْ شَتَّى قَالَ إِنَّ مِنْهُمْ مَنْ يُكْرَهُ فَيَجِيءُ مُكْرَهًا حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أُمِّهِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Telah menceritakan kepada kami [Abdushshomad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Zaid] dari [Al Hasan] dari [Ibunya] dari [Ummu Salamah] bahwa ketika Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bangun dari tidurnya, beliau pernah membaca istirja’. Ia berkata; saya bertanya; “Wahai Rasulullah! Apa yang terjadi denganmu?” beliau menjawab: “Ada sekelompok umatku yang akan ditenggelamkan. Kemudian mereka akan dibangkitkan menuju kepada seseorang lantas ia mendatangi Makkah, tapi Allah melarang mereka. Mereka akan ditenggelamkan pada tempat yang satu, akan tetapi tempat kembali mereka berbeda-beda.” Ia berkata; saya bertanya; “Wahai Rasulullah! Bagaimana tempat mereka satu tapi tempat kembali mereka bisa berbeda-beda?” beliau menjawab: “Sesungguhnya di antara mereka ada yang dipaksa, sehingga ia akan datang pada tempat orang yang dipaksa.” Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ali bin Zaid] dari [Al Hasan] dari [Ibunya] dari [Ummu Salamah] berkata; “Ketika Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam.” Lalu ia menyebutkan makna hadis tersebut.

Musnad Ahmad 25469

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قُلْتُ لِأُمِّ سَلَمَةَ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ قَالَتْ لَا قُلْتُ فَإِنَّ عَائِشَةَ تُخْبِرُ النَّاسَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ قَالَتْ قُلْتُ لَعَلَّهُ أَنْ كَانَ لَا يَتَمَالَكُ عَنْهَا حُبًّا أَمَّا أَنَا فَلَا

Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Amru] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ali] dari [Ayahnya] dari [Abu Qais], pembantu Amru bin Abdushshamad dia berkata; saya bertanya kepada [Ummu Salamah]; “Apakah Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah mencium (isterinya) ketika beliau sedang berpuasa?” ia menjawab; “Tidak.” Saya berkata; “Bukankah Aisyah pernah mengabarkan kepada orang-orang bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah menciumnya ketika beliau sedang berpuasa.” Ia berkata; “Kemungkinan karena beliau tidak bisa menahan rasa cintanya kepadanya, adapun tidak pernah.”

Musnad Ahmad 25470

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ وَابْنُ لَهِيعَةَ قَالَا سَمِعْنَا يَزِيدَ بْنَ أَبِي حَبِيبٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو عِمْرَانَ قَالَ قَالَتْ لِي أُمُّ سَلَمَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَا آلَ مُحَمَّدٍ مَنْ حَجَّ مِنْكُمْ فَلْيُهِلَّ فِي حَجِّهِ أَوْ فِي حَجَّتِهِ شَكَّ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ

Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Haiwah] dan [Ibnu Lahi’ah] keduanya berkata; kami telah mendengar [Yazid bin Abi Habib] berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Imran] dia berkata; [Ummu Salamah] berkata kepadaku; “Saya telah mendengar Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: ‘Wahai keluarga Muhammad, barangsiapa di antara kalian yang berhaji maka berniatlah pada hajinya.’ atau ‘hajjatihi (hajinya) ‘.” Abu Abdurrahman ragu.

Musnad Ahmad 25471

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ قَالَ دَخَلَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَقَالَ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ إِنِّي أَخْشَى أَنْ أَكُونَ قَدْ هَلَكْتُ إِنِّي مِنْ أَكْثَرِ قُرَيْشٍ مَالًا بِعْتُ أَرْضًا لِي بِأَرْبَعِينَ أَلْفَ دِينَارٍ فَقَالَتْ أَنْفِقْ يَا بُنَيَّ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ مِنْ أَصْحَابِي مَنْ لَا يَرَانِي بَعْدَ أَنْ أُفَارِقَهُ فَأَتَيْتُ عُمَرَ فَأَخْبَرْتُهُ فَأَتَاهَا فَقَالَ بِاللَّهِ أَنَا مِنْهُمْ قَالَتْ اللَّهُمَّ لَا وَلَنْ أُبَرِّئَ أَحَدًا بَعْدَكَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhamamd bin Ubaid] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al A’masy] dari [Syaqiq] dia berkata; “Abdurrahman bin Auf pernah menemui [Ummu Salamah], ia berkata; ‘Wahai Ummul mukminin, sesungguhnya aku khawatir akan celaka. Sesungguhnya aku adalah orang Quraisy yang paling banyak mempunyai harta. Saya telah menjual tanahku seharga empat ribu Dinar.’ Lantas Ummu Salamah berkata; ‘Berinfaklah wahai anakku! Karena aku telah mendengar Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda: ‘Di antara para sahabatku ada orang yang tidak melihatku setelah aku wafat.’ Lantas aku mendatangi Umar dan aku mengabarkan kepadanya. Kemudian ia mendatanginya dan berkata; ‘Demi Allah! Apakah aku termasuk di antara mereka? ‘ ia menjawab; ‘Tidak, sungguh aku tidak akan pernah memberi tahu kepada seorangpun setelahmu’.”