Skip to main content

Musnad Ahmad 25125

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَخِي ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمِّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَتَتْ سَهْلَةُ بِنْتُ سُهَيْلِ بْنِ عَمْرٍو وَكَانَتْ تَحْتَ أَبِي حُذَيْفَةَ بْنِ عُتْبَةَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ سَالِمًا مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ يَدْخُلُ عَلَيْنَا وَإِنَّا فُضُلٌ وَإِنَّا كُنَّا نَرَاهُ وَلَدًا وَكَانَ أَبُو حُذَيْفَةَ تَبَنَّاهُ كَمَا تَبَنَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَأَنْزَلَ اللَّهُ { ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ } فَأَمَرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ أَنْ تُرْضِعَ سَالِمًا فَأَرْضَعَتْهُ خَمْسَ رَضَعَاتٍ وَكَانَ بِمَنْزِلَةِ وَلَدِهَا مِنْ الرَّضَاعَةِ فَبِذَلِكَ كَانَتْ عَائِشَةُ تَأْمُرُ أَخَوَاتِهَا وَبَنَاتِ أَخَوَاتِهَا أَنْ يُرْضِعْنَ مَنْ أَحَبَّتْ عَائِشَةُ أَنْ يَرَاهَا وَيَدْخُلَ عَلَيْهَا وَإِنْ كَانَ كَبِيرًا خَمْسَ رَضَعَاتٍ ثُمَّ يَدْخُلُ عَلَيْهَا وَأَبَتْ أُمُّ سَلَمَةَ وَسَائِرُ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُدْخِلْنَ عَلَيْهِنَّ بِتِلْكَ الرَّضَاعَةِ أَحَدًا مِنْ النَّاسِ حَتَّى يَرْضَعَ فِي الْمَهْدِ وَقُلْنَ لِعَائِشَةَ وَاللَّهِ مَا نَدْرِي لَعَلَّهَا كَانَتْ رُخْصَةً مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِسَالِمٍ مِنْ دُونِ النَّاسِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] telah menceritakan kepada kami [Saudaraku, Ibnu Syihab] dari [Pamannya] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az Zubair] dari [Aisyah] berkata; Sahlah binti Suhail bin Amru, isterinya Abu Hudzaifah bin Utbah, ia datang kepada Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata; “Sesungguhnya Salim budaknya Abu Hudzaifah pernah menemui kami ketika kami sedang banyak kebutuhan. Kami mengetahui bahwa ia masih anak-anak dan ia adalah budaknya Abu Hudzaifah. Ia mengangkatnya sebagai anak sebagaimana Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat Zaid sebagai anak. Kemudian Allah menurunkan (ayat); Panggillah mereka dengan nama bapak-bapak mereka karena hal itu lebih adil di sisi Allah ketika itu, Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya untuk menyusui Salim. Ia pun menyusuinya lima kali susuan sehingga kedudukannya sebagai anak sesusuannya. Dengan hal itu, Aisyah memerintahkan saudara-saudaranya dan para keponakannya untuk menyusui orang yang ia cintai. Aisyah berpendapat dengan lima kali susuan, ia tetap boleh menemuinya sekalipun ia telah besar, kemudian ia menemuinya. Sementara Ummu Salamah dan para isteri Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam yang lain menolak salah seorang dari manusia untuk menemui mereka hingga ia menyusuinya di waktu ketika ia berumul kecil. Mereka berkata kepada Aisyah; “Demi Allah, kami tidak mengetahuinya, tapi pastinya ia adalah keringanan dari Rasulullah kepada Salim dan tidak untuk selainnya.”

Musnad Ahmad 25126

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ يَقُولُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْجُبْ نِسَاءَكَ قَالَتْ فَلَمْ يَفْعَلْ قَالَتْ وَكَانَ أَزْوَاجُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجْنَ لَيْلًا إِلَى لَيْلٍ قِبَلَ الْمَنَاصِعِ فَخَرَجَتْ سَوْدَةُ بِنْتُ زَمْعَةَ وَكَانَتْ امْرَأَةً طَوِيلَةً فَرَآهَا عُمَرُ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ قَدْ عَرَفْتُكِ يَا سَوْدَةُ حِرْصًا عَلَى أَنْ يُنْزَلَ الْحِجَابُ قَالَتْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الْحِجَابَ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Shalih bin Kaisan], [Ibnu Syihab] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az Zubair] bahwa [Aisyah] berkata; Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam; “Hijabilah isterimu!” ia berkata; “Tapi beliau belum melakukannya.” Ia berkata; “Para isteri Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam keluar di malam hari ke tempat buang hajat. Ketika Saudah binti Zam’ah keluar, ia adalah seorang wanita yang tinggi sehingga Umar dapat melihatnya padahal ia sedang berada di masjid. Maka ia berkata; “Aku telah mengetahuimu wahai Saudah! Kamu ingin menanggalkan hijabmu kan?” ia berkata; “Lalu Allah Azza wa jalla menurunkan ayat hijab.”

Musnad Ahmad 25127

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْوَزَغِ فُوَيْسِقٌ قَالَتْ وَلَمْ أَسْمَعْهُ أَمَرَ بِقَتْلِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] telah menceritakan kepada kami [Abu Uwais] dari [Azzuhri] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az Zubair] bahwa [Aisyah] telah mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Cecak itu adalah binatang yang berbahaya.” Tapi, aku tidak mendengar beliau memerintahkan untuk membunuhnya.

Musnad Ahmad 25112

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ لَقَدْ أُنْزِلَتْ آيَةُ الرَّجْمِ وَرَضَعَاتُ الْكَبِيرِ عَشْرًا فَكَانَتْ فِي وَرَقَةٍ تَحْتَ سَرِيرٍ فِي بَيْتِي فَلَمَّا اشْتَكَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَشَاغَلْنَا بِأَمْرِهِ وَدَخَلَتْ دُوَيْبَةٌ لَنَا فَأَكَلَتْهَا

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Abu Bakr bin Muhammad bin Amru bin Hazm] dari [Amrah binti Abdurrahman] dari [Aisyah, isteri Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam] berkata; “Sungguh, ayat rajam telah turun dan menyusui anak dewasa itu sepuluh kali. Hal itu terdapat di kertas di bawah tempat tidur di rumah ku. Ketika Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam sakit dan kami disibukkan olehnya, rayap masuk ke rumah kami dan memakan kertas itu.”

Musnad Ahmad 25113

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ الزُّهْرِيُّ وَهِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ كِلَاهُمَا حَدَّثَنِي عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ بَرِيرَةُ عِنْدَ عَبْدٍ فَعُتِقَتْ فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْرَهَا بِيَدِهَا

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata; telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Muslim Azzuhri] dan [Hisyam bin Urwah bin Az Zubair] keduanya telah menceritakan kepadaku dari [Urwah bin Az Zubair] dari [Aisyah] berkata; “Ketika Barirah masih menjadi budak, lalu di merdekakan, maka Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam menyerahkan urusannya kepada dirinya.”

Musnad Ahmad 25114

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ وَحَدَّثَ ابْنُ شِهَابٍ أَنَّ أَبَا سَلَمَةَ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَائِشَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ سُجِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ مَاتَ بِثَوْبٍ حِبَرَةٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Shalih] dan telah menceritakan [Ibnu Syihab] bahwa [Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Aisyah], ummul mukminin berkata; “Ketika Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam wafat, beliau ditutup dengan kain yang terhias dari kapas.”

Musnad Ahmad 25115

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ نَبِيٍّ يَمْرَضُ إِلَّا خُيِّرَ بَيْنَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ قَالَتْ فَلَمَّا مَرِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَرَضَ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ أَخَذَتْهُ بُحَّةٌ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ قَالَتْ فَعَلِمْتُ أَنَّهُ خُيِّرَ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ayahnya] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata; saya telah mendengar Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada seorang nabi yang sedang sakit kecuali diberi pilihan antara dunia dan akhirat.” Aisyah berkata; “Ketika Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam sakit yang beliau wafat ketika sakit tersebut, beliau berbicara dengan terputus-putus, saya mendengar beliau menuturkan; ‘Bersama orang-orang yang telah engkau beri nikmat, baik dari para nabi, orang-orang jujur, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang yang shalih’.” Ia berkata; “Saya mengetahui bahwa beliau telah diberi pilihan.”

Musnad Ahmad 25116

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ وَسَعْدٌ قَالَا حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِيهِ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ قَالَ سَعْدٌ التَّيْمِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ قَالَتْ أَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُقَبِّلَنِي فَقُلْتُ إِنِّي صَائِمَةٌ فَقَالَ وَأَنَا صَائِمٌ ثُمَّ قَبَّلَنِي

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] dan [Sa’ad] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ayahnya] dari [Thalhah bin Abdullah bin Utsman] berkata; berkata [Sa’ad] Attaimiy; saya telah mendengar [Aisyah] berkata; “Ketika Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam ingin mencium ku, saya katakan; ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’ beliau menjawab: ‘Saya juga sedang berpuasa.’ Kemudian beliau mencium ku.”

Musnad Ahmad 25101

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ مُحَمَّدٌ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَقَدْ تُوُفِّيَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ رَسُولِ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ ثَمَانِيَةَ عَشَرَ شَهْرًا فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata; telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Abu Bakr Muhammad] dari [Amrah binti Abdurrahman] dari [Aisyah] berkata; “Ibrahim bin Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam meninggal ketika ia berumur delapan belas bulan dan beliau tidak menyolatinya.”

Musnad Ahmad 25117

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ بْنُ الْحَجَّاجِ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْمَرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ أَهْوَى إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُقَبِّلَنِي قَالَتْ فَقُلْتُ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي صَائِمَةٌ قَالَتْ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا صَائِمٌ ثُمَّ قَبَّلَنِي حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ عَائِشَةَ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Ya’qub] telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishak] berkata telah menceritakan kepadaku [Syu’bah bin Al Hajjaj] dari [Sa’ad bin Ibrahim] dari [Thalhah bin Abdullah bin Utsman bin Ubaidullah bin Ma’mar] berkata; saya telah mendengar [Aisyah] berkata; “Ketika Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam ingin menciumku.” Ia berkata; “Saya katakan kepada beliau; ‘Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku sedang berpuasa’.” Ia berkata; “Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam pun menuturkan kepadaku: ‘Saya juga sedang berpuasa.’ Kemudian beliau mencium ku.” Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [Sa’ad bin Ibrahim] dari [Thalhah bin Abdullah bin Auf] dari [Aisyah] dengan riwayat yang semisal.