Skip to main content
Sunan Daruquthni 4638

سنن الدارقطني 4638: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْقَطَّانُ , نا عَبَّادُ بْنُ مُوسَى , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ , عَنْ إِسْرَائِيلَ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ , قَالَ: حَجَجْتُ مَعَ عُمَرَ حَجَّتَيْنِ فَسَمِعْتُهُ , يَقُولُ: «إِنَّا لَنَشْرَبُ النَّبِيذَ لِيَقْطَعَ مَا فِي بُطُونِنَا مِنْ لُحُومِ الْإِبِلِ أَنْ يُؤْذِيَنَا»

Sunan Daruquthni 4638: Utsman bin Ahmad menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Ali Al Qaththan menceritakan kepada kami, Abbad bin Musa menceritakan kepada kami, Ismail bin Ja’far menceritakan kepada kami dari Israil, dari Abu Ishaq, dari Amr bin Maimun, dia berkata, “Aku pernah melaksanakan haji dua kali bersama Umar, lalu aku mendengar dia berkata, ‘Sungguh kami minum rendaman sari buah {nabidz) untuk memutuskan (menghancurkan) daging unta yang ada di dalam perut kami agar tidak menyebabkan kami sakit’.”