Sunan Daruquthni 4476
سنن الدارقطني 4476: نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ , نا ابْنُ جُرَيْجٍ , نا عَطَاءٌ , عَنْ صَفْوَانَ بْنِ يَعْلَى , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: غَزَوْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَيْشَ الْعُسْرَةِ فَكَانَ مِنْ أَوْثَقِ أَعْمَالِي فِي نَفْسِي , وَكَانَ لِي أَجِيرٌ فَقَاتَلَ إِنْسَانًا فَعَضَّ أَحَدُهُمَا إِصْبَعَ صَاحِبِهِ , فَلَقَدْ سَمَّى لِي صَفْوَانُ أَيُّهُمَا عَضَّ فَنَسِيتُهُ , قَالَ: فَانْتَزَعَ إِصْبَعَهُ فَانْكَسَرَتْ ثَنِيَّتُهُ فَرَفَعَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَهْدَرَ ثَنِيَّتَهُ , وَقَالَ: «يَدَعُ يَدَهُ فِي فِيكَ تَقْضَمُهَا» , أَحْسَبُهُ قَالَ: «كَقَضْمِ الْفَحْلِ»
Sunan Daruquthni 4476: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah Al Anshari menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij menceritakan kepada kami, Atha‘ menceritakan kepada kami dari Shafwan bin Ya’la, dari ayahnya, dia berkata, “Aku pernah turut berperang bersama Rasulullah SAW yang tergabung dalam pasukan di masa sulit (perang Tabuk), dan itu adalah amal yang paling berkesan dalam jiwaku. Saat itu aku mempunyai orang sewaan, lalu dia berkelahi dengan seseorang, lalu salah seorang dari keduanya menggigit jari lawannya —Shafwan telah menyebutkan orang mana yang menggigit itu, tapi aku lupa— lalu ia (orang yang digigit jarinya) menarik jarinya sehingga gigi si penggigit tanggal. Lalu hal itu diadukan kepada Nabi SAW, maka beliau pun menyatakan bahwa tanggalnya gigi itu sia-sia (tidak ada tebusannya), beliau berkata, ‘Haruskah dia membiarkan jarinya di mulutmu untuk engkau kunyah. Aku kira beliau (Juga berkata), ‘seperti gigitan ternak jantan.”
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan