Skip to main content
Sunan Daruquthni 4314

سنن الدارقطني 4314: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ , نا جَرِيرٌ ح وَنا أَبُو عُثْمَانَ سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَحْمَدَ الْكَرْخِيُّ نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ , قَالَ: كَانَ عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ يُحَدِّثُ , عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ الْحَجَّاجِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تُحَرِّمُ مِنَ الرَّضَاعَةِ الْمَصَّةُ وَلَا الْمَصَّتَانِ , وَلَا يُحَرِّمُ إِلَّا مَا فَتَقَ الْأَمْعَاءَ». قَالَ إِبْرَاهِيمُ: فَذَكَرْتُهُ لِسَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ فَقَالَ: إِذَا دَخَلَتْ قَطْرَةٌ وَاحِدَةٌ فِي جَوْفِ الصَّبِيِّ وَهُوَ صَغِيرٌ حُرِّمَتْ عَلَيْهِ. وَقَالَ عُثْمَانُ: إِلَّا مَا فَتَقَ الْأَمْعَاءَ مِنَ اللَّبَنِ , وَلَمْ يَزِدْ عَلَى هَذَا

Sunan Daruquthni 4314: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Utsman bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami (h) Abu Utsman Sa’id bin Muhammad bin Ahmad Al Karkhi menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami dari Ibrahim bin Uqbah, dia berkata: Urwah bin Az-Zubair menceritakan dari Al Hajjaj bin Al Hajjaj, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Penyusuan yang hanya satu isapan dan dua isapan tidak mengharamkan. Dan tidak ada (penyusuan) yang mengharamkan kecuali yang membuka lambung (mengenyangkan).” Ibrahim berkata, “Lalu aku menyebutkannya kepada Sa’id bin Al Musayyab, dia pun berkata, ‘Bila satu tetesan masuk ke dalam tenggorokan bayi yang masih kecil, maka itu mengharamkan.’ Sementara Utsman berkata, ‘Kecuali air susu yang membuka lambung (mengenyangkan).’ Tidak lebih dari ini.”