Sunan Daruquthni 4088
سنن الدارقطني 4088: قُرِئَ عَلَى أَبِي مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ: حَدَّثَكُمْ أَبُو عُبَيْدِ اللَّهِ سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ , أَنَّ جَدَّتَيْنِ أَتَيَا إِلَى أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ أُمَّ الْأُمِّ وَأُمَّ الْأَبِ «فَأَعْطَى الْمِيرَاثَ أُمَّ الْأُمِّ دُونَ أُمِّ الْأَبِ» , فَقَالَ لَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَهْلٍ أَخُو بَنِي حَارِثَةَ: يَا خَلِيفَةَ رَسُولِ اللَّهِ قَدْ أَعْطَيْتَ الَّتِي لَوْ أَنَّهَا مَاتَتْ لَمْ تَرِثْهَا , ” فَجَعَلَهُ أَبُو بَكْرٍ بَيْنَهُمَا يَعْنِي: السُّدُسَ “
Sunan Daruquthni 4088: Dibacakan kepada Abu Muhammad bin Sha’id: Abu Ubaidullah Sa’id bin Abdurrahman menceritakan kepada kalian, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Yahya bin Sa’id, dari Al Qasim bin Muhammad, bahwa dua orang nenek pernah datang kepada Abu Bakar Ash-Shidiq, yaitu ibunya ibu (nenek dari pihak ibu) dan ibunya bapak (nenek dari pihak bapak). Lalu Abu Bakar memberi warisan kepada ibunya ibu (nenek dari pihak ibu) dan tidak memberi kepada ibunya bapak (nenek dari pihak bapak), maka Abdurrahman bin Sahl, saudaranya bani Haritsah berkata kepadanya, “Wahai khalifah Rasulullah, engkau telah memberi kepada orang yang apabila dia mati maka tidak akan mewarisinya.” Maka Abu Bakar menetapkan untuk keduanya. Yakni seperenam.
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan