Skip to main content
Sunan Daruquthni 4066

سنن الدارقطني 4066: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ غَالِبٍ , نا عَفَّانُ , نا هَمَّامٌ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: إِنَّ ابْنَ ابْنِي مَاتَ فَمَا لِي مِنْ مِيرَاثِهِ؟ , قَالَ: «لَكَ السُّدُسُ» , فَلَمَّا أَدْبَرَ دَعَاهُ , فَقَالَ: «لَكَ سُدُسٌ آخَرُ» , فَلَمَّا أَدْبَرَ دَعَاهُ , فَقَالَ: «لَكَ السُّدُسُ الْآخَرُ طُعْمَةً»

Sunan Daruquthni 4066: Ahmad bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ghalib menceritakan kepada kami, Affan menceritakan kepada kami, Hammam menceritakan kepada kami, Qatadah menceritakan kepada kami dari Al Hasan, dari Imran bin Hushain, dia berkata, “Seorang laki-laki pernah datang kepada Nabi SAW lalu berkata, ‘Sesungguhnya cucu laki-laki dari anak laki-lakiku meninggal, lalu apa bagianku dari warisannya?’ Beliau menjawab, ‘Untukmu seperenam.’ Setelah beranjak beliau memanggilnya, ‘Untukmu seperenam lainnya.” Setelah beranjak beliau memanggilnya lagi, ‘Untukmu seperenam lagi sebagai pemberian’.”