Sunan Daruquthni 3989
سنن الدارقطني 3989: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , نا الْحَسَنُ بْنُ الْجُنَيْدِ , نا سَعِيدُ بْنُ مَسْلَمَةَ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَثِيرٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , قَالَ: كُنْتُ جَالِسًا مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ يَوْمًا فَأَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا ابْنَ عَبَّاسٍ إِنِّي طَلَّقْتُ امْرَأَتِي ثَلَاثًا , فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: ” عَصَيْتَ رَبَّكَ وَحُرِّمَتْ عَلَيْكَ امْرَأَتُكَ وَلَمْ تَتَّقِ اللَّهَ فَيُجْعَلْ لَكَ مَخْرَجًا , تُطَلِّقُ فَتَتَحَمَّقُ ثُمَّ تَقُولُ يَا ابْنَ عَبَّاسٍ , قَالَ اللَّهُ تَعَالَى {يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَطَلِّقُوهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ} [الطلاق: 1] , فِي قَبْلِ عِدَّتِهِنَّ “.
Sunan Daruquthni 3989: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Al Husain bin Al Junaid menceritakan kepada kami, Sa’id bin Masalamah menceritakan kepada kami, Ismail bin Umayyah menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Katsir, dari Mujahid, dia berkata: Pada suatu hari, aku sedang duduk-duduk bersama Abdullah bin Abbas, tiba-tiba seorang laki-laki menghampirinya lalu berkata, “Wahai Ibnu Abbas, sesungguhnya aku telah menalak istriku dengan tiga talak.” Maka Ibnu Abbas berkata, “Engkau telah bermaksiat terhadap Rabb-vau dan istrimu telah haram bagimu. Engkau tidak bertakwa kepada Allah maka bagaimana mungkin Dia memberimu jalan keluar. Engkau menalak dan bersikap dungu, lalu engkau berkata, ‘Wahai Ibnu Abbas’ padahal Allah telah berfirman, ‘Hai Nabi, apabila kamu menceraikan istri-istrimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar).’ (Qs. Ath-Thalaaq [65]: 1) yaitu untuk menghadapi masa iddah mereka’.”
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan