Sunan Daruquthni 3900
سنن الدارقطني 3900: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى الصُّوفِيُّ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ الْقُرَشِيُّ , نا عُثْمَانُ بْنُ مَطَرٍ , عَنْ عَبْدِ الْغَفُورِ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , عَنْ زَاذَانَ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا طَلَّقَ الْبَتَّةَ فَغَضِبَ , وَقَالَ: «تَتَّخِذُونَ آيَاتِ اللَّهِ هُزُوًا , أَوْ دِينَ اللَّهِ هُزُوًا وَلَعِبًا , مَنْ طَلَّقَ الْبَتَّةَ أَلْزَمْنَاهُ ثَلَاثًا لَا تَحِلُّ لَهُ حَتَّى تَنْكِحَ زَوْجًا غَيْرَهُ». إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُمَيَّةَ هَذَا كُوفِيُّ ضَعِيفُ الْحَدِيثِ
Sunan Daruquthni 3900: Ahmad bin Muhammad bin Sa’id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Yahya Ash-Shufi menceritakan kepada kami, Ismail bin Abu Umayyah Al Qurasyi menceritakan kepada kami, Utsman bin Mathar menceritakan kepada kami dari Abdul Ghafur, dari Abu Hasyim, dari Zadzan, dari Ali, dia berkata, “Nabi SAW mendengar seorang laki-laki menalak tuntas istrinya, maka beliau pun marah dan berkata, ‘Kalian menjadikan ayatayat Allah sebagai olok-olokan, atau agama Allah sebagai olokan dan permainan. Barangsiapa menalak tiga (istrinya) maka kami tetapkan tiga (talak), wanita itu tidak halal lagi baginya sehingga ia menikah lagi dengan laki-laki lainnya”.” Ismail bin Abu Umayyah ini adalah orang Kufah, yang hadisnya dinilai lemah.
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan