Sunan Daruquthni 3853
سنن الدارقطني 3853: نا أَحْمَدُ بْنُ كَامِلٍ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْهَاشِمِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ , نا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ , قَالَ: «الطَّلَاقُ لِلسُّنَّةِ أَنْ يُطَلِّقَهَا طَاهِرًا مِنْ غَيْرِ جِمَاعٍ أَوْ حَبَلٍ قَدْ تَبَيَّنَ»
Sunan Daruquthni 3853: Ahmad bin kamil menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Abdullah Al Hasyimi menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ja’far menceritakan kepada kami, Marwan bin Mu’awiyah menceritakan kepada kami dari Al A’masy, dari Ibrahim, dari Abdurrahman bin Yazid, dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, Talak yang sesuai sunnah adalah menalak istri dalam keadaan suci yang tidak ada persetubuhan dengannya, atau dalam keadaan hamil yang sudah jelas.”
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan