Sunan Daruquthni 3547
سنن الدارقطني 3547: نا دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ شِيرَوَيْهِ , نا إِسْحَاقُ بْنُ رَاهَوَيْهِ , أنا النَّضْرُ , أنا إِسْرَائِيلُ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي بُرْدَةَ , عَنْ أَبِي مُوسَى , عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «تُسْتَأْمَرُ الْيَتِيمَةُ فِي نَفْسِهَا فَإِنْ رَضِيَتْ زُوِّجَتْ وَإِنْ لَمْ تَرْضَ لَمْ تُزَوَّجْ»
Sunan Daruquthni 3547: Da’laj bin Ahmad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Syirawaih menceritakan kepada kami, Ishaq bin Rahawaih menceritakan kepada kami, An-Nadhr mengabarkan kepada kami, Isra’il mengabarkan kepada kami dari Abu Ishaq, dari Abu Burdah, dari Abu Musa, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Gadis yatim dimintai persetujuan dari dirinya, jika ia rela maka boleh dinikahkan, tapi jika tidak maka tidak boleh dinikahkan.”
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan