Skip to main content
Sunan Daruquthni 3513

سنن الدارقطني 3513: نا أَبُو الْقَاسِمِ بْنُ مَنِيعٍ , نا شُجَاعُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا هُشَيْمٌ , أنا عُمَرُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ , حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ , أَنَّ امْرَأَةً مِنَ الْأَنْصَارِ مِنْ بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ يُقَالُ لَهَا: خَنْسَاءُ بِنْتُ خِذَامٍ زَوَّجَهَا أَبُوهَا وَهِيَ ثَيِّبٌ , فَأَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَتْ ذَلِكَ لَهُ , فَقَالَ: «الْأَمْرُ إِلَيْكِ» , قَالَتْ: فَلَا حَاجَةَ لِي فِيهِ , «فَرَدَّ نِكَاحَهَا». فَتَزَوَّجَتْ بَعْدَ ذَلِكَ أَبَا لُبَابَةَ بْنَ عَبْدِ الْمُنْذِرِ فَجَاءَتْ بِالسَّائِبِ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ

Sunan Daruquthni 3513: Abul Qasim bin Mani’ menceritakan kepada kami, Syuja’ bin Makhlad menceritakan kepada kami, Hasyim menceritakan kepada kami, Umar bin Salamah menceritakan kepada kami, Abu Salamah menceritakan kepada kami bahwa ada seorang wanita di kalangan Anshar dari bani Amr bin Auf yang bernama Khansa” binti Khidzam dinikahkan oleh ayahnya padahal waktu itu ia berstatus janda. Ia kemudian mendatangi Nabi SAW dan melaporkan kasusnya. Beliau bersabda, “Sekarang keputusan ada di tanganmu” Ia berkata, “Aku tak mau dengan laki-laki itu.” Maka Rasulullah SAW membatalkan pernikahannya. Setelah itu ia menikah dengan Abu Lubabah bin Abdul Mundzir dan ia memperoleh putra, yaitu As-Sa’ib bin Abu Lubabah.