Skip to main content
Shahih Ibnu Hibban 1814

صحيح ابن حبان 1814: أَخْبَرَنَا أَبُو خَلِيفَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلاَقَةَ، قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَمِّي، يَقُولُ‏:‏ إِنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ، فَسَمِعَهُ يَقْرَأُ فِي إِحْدَى الرَّكْعَتَيْنِ مِنَ الصُّبْحِ ‏{‏وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ لَهَا طَلْعٌ نَضِيدٌ‏}‏، قَالَ شُعْبَةُ‏:‏ وَسَأَلْتُهُ مَرَّةً أُخْرَى، فَقَالَ‏:‏ سَمِعْتُهُ يَقْرَأُ بِ ق‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1814: Abu Khalifah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abu Al Walid menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Ziyad bin Haqah, dia berkata: Aku mendengar pamanku mengatakan bahwa dia shalat Subuh bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu pada salah satu rakaat Rasulullah membaca ayat, “Wan-nakhla baasiqaatin lahaa thal’un nadhiid.” [Qaaf [50]:10]. Syu’bah berkata, “Aku bertanya kepadanya pada kesempatan lain, lalu dia menjawab, ‘Aku mendengarnya membaca surah Qaaf.”145 [5:34]