Shahih Ibnu Hibban 1355
صحيح ابن حبان 1355: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ النَّضْرِ، فِي عَقِبِ خَبَرِ أَبِي حَمْزَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْحَسَنِ بْنِ شَقِيقٍ، قَالَ: سَمِعْتُ أَبِي، يَقُولُ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، عَنِ الْمُسْتَحَاضَةِ فَقَالَ: تَدَعُ الصَّلاَةَ أَيَّامَهَا، ثُمَّ تَغْتَسِلُ غُسْلاً وَاحِدًا، ثُمَّ تَتَوَضَّأُ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ.
Shahih Ibnu Hibban 1355: Muhammad bin Ahmad bin An-Nadhar telah mengabarkan kepada kami sebuah hadis setelah mengemukakan hadis Abu Hamzah, ia berkata, Muhammad bin Ali bin Al Hasan bin Syaqiq telah menceritakan kepada kami, ia berkata Aku mendengar ayahku berkata, Abu Awanah telah menceritakan kepada kami sebuah hadis dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah, ia berkata, “Rasulullah ditanya tentang wanita yang mengeluarkan darah istihadhah. Beliau bersabda, “Ia harus meninggalkan shalat pada hari-hari haidhnya. Kemudian ia mandi satu kali. Setelah itu ia berwudhu setiap kali hendak shalat.”232 [82:1]
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan