Skip to main content
Musnad Ahmad 25515

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافَعٍ مَوْلَى ابْنِ عُمَرَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ فَاطِمَةَ اسْتُحِيضَتْ وَكَانَتْ تَغْتَسِلُ فِي مِرْكَنٍ لَهَا فَتَخْرُجُ وَهِيَ عَالِيَةُ الصُّفْرَةِ وَالْكُدْرَةِ فَاسْتَفْتَتْ لَهَا أُمُّ سَلَمَةَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ تَنْتَظِرُ أَيَّامَ قُرْئِهَا أَوْ أَيَّامَ حَيْضِهَا فَتَدَعُ فِيهِ الصَّلَاةَ وَتَغْتَسِلُ فِيمَا سِوَى ذَلِكَ وَتَسْتَثْفِرُ بِثَوْبٍ وَتُصَلِّي

Telah menceritakan kepada kami [‘Affan] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi’] bekas budak Ibnu Umar, dari [Sulaiman bin Yasar] dari [Ummu Salamah] bahwa saat Fatimah mengeluarkan darah istihadlah dia mandi dari bejana miliknya, kemudian darahnya keluar lagi dengan warna kuning dan kotor. Kemudian Ummu Salamah memintakan untuknya fatwa kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Kamu tunggu sampai selesai masa sucinya atau masa haidnya dan tinggalkanlah shalat, kemudian kamu mandi setelah masa haidhmu selesai, lalu balutlah dengan menggunakan kapas kemudian kerjakanlah shalat.”