Skip to main content
Musnad Ahmad 25484

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ مَا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى كَانَ أَكْثَرَ صَلَاتِهِ قَاعِدًا إِلَّا الْمَكْتُوبَةَ وَكَانَ أَحَبُّ الْعَمَلِ إِلَيْهِ مَا دَاوَمَ الْعَبْدُ عَلَيْهِ وَإِنْ كَانَ يَسِيرًا

Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dan [Muhammad bin Ja’far] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dan [Abdurrazaq] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Salamah] dari [Ummu Salamah] dia berkata; “Tidaklah Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam wafat hingga kebanyakan shalatnya dilakukan dengan duduk kecuali shalat wajib. Dan amal perbuatan yang paling dicintai oleh beliau adalah yang kontinu dilakukan oleh seroang hamba, sekalipun itu remeh.”