Skip to main content

Sunan Daruquthni 4764

سنن الدارقطني 4764: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ خُشَيْشٍ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى الْقَطَّانُ , نا هَاشِمُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ الْجَشَّاشُ , نا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ سِيَاهٍ , عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ , عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ , حَدَّثَنِي خَارِجَةُ بْنُ الصَّلْتِ , عَنْ عَمِّهِ , أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ أَقْبَلَ رَاجِعًا مِنْ عِنْدَهُ فَمَرَّ عَلَى قَوْمٍ وَوَجَدَ عِنْدَهُمْ رَجُلًا مَجْنُونًا فَرَقَاهُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ , فَبَرَأَ فَأُعْطِيَ مِائَةَ شَاةٍ قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ , قَالَ: «هَلْ قُلْتَ إِلَّا هَذَا؟» , قَالَ: لَا , قَالَ: «خُذْهَا فَلَعَمْرِي مَنْ أَكَلَ بِرُقْيَةِ بَاطِلٍ فَلَقَدْ أَكَلْتَهُ بِرُقْيَةِ حَقٍّ»

Sunan Daruquthni 4764: Abu Al Abbas Abdullah bin Ja’far bin Khusyaisy menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa Al Qaththan menceritakan kepada kami, Hasyim bin Abdul Wahid Al Jasysyasy menceritakan kepada kami, Yazid bin Abdul Aziz bin Siyah menceritakan kepada kami dari Zakariyya bin Abu Za’idah, dari Amir Asy-Sya’bi, Kharijah bin Ash-Shalt menceritakan kepadaku, dari pamannya, bahwa dia pernah mendatangi Nabi SAW, kemudian kembali dari sisi beliau, lalu dia melewati suatu kaum, di situ dia mendapati seorang laki-laki gila, kemudian dia meruqyahnya dengan Fatihatul Kitab, lalu orang gila itu sembuh, kemudian dia diberi seratus ekor kambing, dia berkata, “Aku kemudian menemui Nabi SAW dan menceritakan hal itu kepada beliau, beliau pun bersabda, ‘Apa engkau bacakan selain ini (yakni Fatihah)?’ Dia menjawab, Tidak.’ Beliau berkata lagi, ‘Ambillah. Sungguh barang siapa makan dengan menggunakan ruqyah yang batil (maka dia menanggung dosanya). Adapun engkau telah menggunakan ruqyah yang haq (maka tidak ada dosa atasmu)’.”

Sunan Daruquthni 4780

سنن الدارقطني 4780: حَدَّثَنَا أَبُو الْحَسَنِ مُحَمَّدُ بْنُ نُوحٍ الْجُنْدِيسَابُورِيُّ , وَأَبُو بَكْرٍ الْأَزْرَقُ يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , قَالَا: نا حُمَيْدُ بْنُ الرَّبِيعِ , نا مَعْنُ بْنُ عِيسَى , نا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «كَانَتْ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُصْوَى لَا تُدْفَعُ فِي سِبَاقٍ إِلَّا سَبَقَتْ». قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ: فَجَاءَ رَجُلٌ فَسَابَقَهَا فَسَبَقَهَا فَوَجَدَ النَّاسُ مِنْ ذَلِكَ أَنْ سُبِقَتْ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَبَلَغَ ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: «إِنَّ النَّاسَ لَمْ يَرْفَعُوا شَيْئًا مِنْ هَذِهِ الدُّنْيَا إِلَّا وَضَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ»

Sunan Daruquthni 4780: Abu Al Husain bin Muhammad bin Nuh Al Jundaisaburi dan Abu Bakar Al Azraq Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Humaid bin Ar-Rabi’ menceritakan kepada kami, Ma’n bin Isa menceritakan kepada kami, Malik bin Anas menceritakan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Sa’id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, “Tidaklah unta Rasulullah SAW, Al Qashwa, mengikuti suatu perlombaan (adu cepat) kecuali dia meraih kemenangan.” Sa’id bin Al Musayyab berkata, “Lalu datang seorang lelaki kemudian berlomba dengannya dan dia berhasil mendahuluinya, lantas orang-orang pun merasa kalah karena unta Rasulullah SAW telah dikalahkan. Hal itu kemudian sampai kepada Nabi SAW, maka beliau pun bersabda, ‘Sesungguhnya tidaklah manusia mengidolakan (mengunggulkan) sesuatu dari dunia ini kecuali Allah Azza wa Jalla akan merendahkannya’.”

Sunan Daruquthni 4765

سنن الدارقطني 4765: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا زَكَرِيَّا بْنُ أَبِي زَائِدَةَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , حَدَّثَنِي خَارِجَةُ بْنُ الصَّلْتِ التَّمِيمِيُّ , أَنَّ عَمَّهُ , أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ , وَقَالَ فِيهِ: «كُلْهَا بِسْمِ اللَّهِ فَمَنْ أَكَلَ بِرُقْيَةِ بَاطِلٍ فَقَدْ أَكَلْتَ بِرُقْيَةِ حَقٍّ».

Sunan Daruquthni 4765: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Zakariyya bin Abu Za’idah mengabarkan kepada kami dari Asy-Sya’bi, Kharijah bin Ash-Shalt AtTaimi menceritakan kepadaku, bahwa pamannya menemui Nabi SAW. Ia lalu mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi. Di dalamnya disebutkan, “Makanlah dengan menyebut nama Allah. Barang siapa makan dengan hasil ruqyah yang batil (maka dia menanggung dosanya), tapi engkau makan dengan hasil ruqyah yang haq (maka tidak ada dosa atasmu).”

Sunan Daruquthni 4766

سنن الدارقطني 4766: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ , نا زَكَرِيَّا , عَنْ عَامِرٍ نَحْوَ ذَلِكَ.

Sunan Daruquthni 4766: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Zakariyya menceritakan kepada kami dari Amir, dengan redaksi menyerupai yang tadi.

Sunan Daruquthni 4767

سنن الدارقطني 4767: نا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ خَارِجَةَ بْنِ الصَّلْتِ , عَنْ عَمِّهِ , قَالَ: أَقْبَلْنَا مِنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ , إِلَّا أَنَّهُ قَالَ: فَأَعْطُونَا جُعْلًا , فَقُلْتُ: حَتَّى أَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُهُ , فَقَالَ: «كُلْ» , ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ

Sunan Daruquthni 4767: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Wahb bin Jarir menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Abu As-Safar, dari Asy-Sya’bi, dari Kharijah bin Ash-Shalt, dari pamannya, dia berkata, “Kami kembali dari sisi Rasulullah SAW” Ia lalu mengemukakan kisahnya serupa itu, hanya saja dia menyebutkan, “Mereka kemudian memberi kami upah, lalu aku berkata, ‘(Nanti), sampai aku bertanya kepada Rasulullah SAW.’ Aku lantas bertanya kepada beliau, maka beliau pun bersabda, ‘Makanlah’.” Ia lalu mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi.

Sunan Daruquthni 4768

سنن الدارقطني 4768: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدَانَ الصَّيْدَلَانِيُّ بِوَاسِطَ , نا جَعْفَرُ بْنُ النَّضْرِ بْنِ حَمَّادٍ الْوَاسِطِيُّ , أنا إِسْحَاقُ الْأَزْرَقُ , عَنْ أَبِي عَمْرٍو الْبَصْرِيِّ , عَنْ نَهْشَلٍ الْخُرَاسَانِيِّ , عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ مُزَاحِمٍ أَنَّهُ اجْتَمَعَ هُوَ وَالْحَسَنُ بْنُ أَبِي الْحَسَنِ , وَمَكْحُولٌ الشَّامِيُّ , وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ الْمَكِّيُّ , وَطَاوُسٌ الْيَمَانِيُّ , فَاجْتَمَعُوا فِي مَسْجِدِ الْخَيْفِ فَارْتَفَعَتْ أَصْوَاتُهُمْ وَكَثُرَ لَغَطُهُمْ فِي الْقَدَرِ , فَقَالَ طَاوُسٌ وَكَانَ فِيهِمْ مَرْضِيًّا: أَنْصِتُوا حَتَّى أُخْبِرَكُمْ مَا سَمِعْتُ مِنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْكُمْ فَرَائِضَ فَلَا تُضَيِّعُوهَا , وَحَّدَ لَكُمْ حُدُودًا فَلَا تَعْتَدُوهَا , وَنَهَاكُمْ عَنْ أَشْيَاءَ فَلَا تَنْتَهِكُوهَا , وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ مِنْ غَيْرِ نِسْيَانٍ فَلَا تَكَلَّفُوهَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكُمْ فَاقْبَلُوهَا». نَقُولُ مَا قَالَ رَبُّنَا وَنَبِيُّنَا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْأُمُورُ بِيَدِ اللَّهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مَصْدَرُهَا , وَإِلَيْهِ مَرْجِعُهَا , لَيْسَ إِلَى الْعِبَادِ فِيهَا تَفْوِيضٌ وَلَا مَشِيئَةٌ , فَقَامُوا وَهُمْ رَاضُونَ بِقَوْلِ طَاوُسٍ

Sunan Daruquthni 4768: Ahmad bin Muhammad bin Sa’dan Ash-Shaidalani menceritakan kepada kami di Washit, Ja’far bin An-Nadhr bin Hammad Al Wasithi menceritakan kepada kami, Ishaq Al Azraq mengabarkan kepada kami dari Abu Amr Al Bashri, dari Nahsyal Al Khurasani, dari Adh-Dhahhak bin Muzahim, bahwa dia, Al Hasan bin Abu Al Hasan, Makhul AsySyami, Amr bin Dinar Al Makki dan Thawus Al Yamani sedang berkumpul di masjid Al Khaif, lalu suara mereka meninggi dan perdebatan mereka meningkat mengenai takdir. Thawus —orang yang diridhai oleh mereka,— berkata: Diamlah, aku akan beritahukan kepada kalian apa yang aku dengar dari Abu Ad-Darda” RA, Dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kalian beberapa kewajiban, maka janganlah kalian menyia-nyiakannya. Dan Allah telah menetapkan batasan-batasan pada kalian, maka janganlah kalian melewatinya. Dan Allah telah melarang kalian tentang beberapa hal, maka janganlah kalian melanggarnya. Dan Allah telah mendiamkan (tidak menyinggung) banyak hal bukan karena lupa, tapi itu adalah agar tidak memberatkan kalian sebagai rahmat dari Rabb kalian, maka terimalah.’ Kami berkata apa yang dikatakan Rabb kami dan Nabi kami SAW, bahwa segala perkara di tangan Allah, sumbernya dari sisi Allah, dan kepada Allah pula kembalinya. Para hamba hanya pasrah dan tidak selalu bisa memenuhi kehendak.” Setelah itu, mereka pun berdiri dalam keadaan rela dengan perkatan Thawus.

Sunan Daruquthni 4769

سنن الدارقطني 4769: حَدَّثَنَا أَبُو الْقَاسِمِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ الْبَغَوِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَنْبَلٍ رَحِمَهُ اللَّهُ , نا عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ السَّكُونِيُّ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «سَبَّقَ بَيْنَ الْخَيْلِ وَفَضَّلَ الْقُرَّحَ فِي الْغَايَةِ»

Sunan Daruquthni 4769: Abu Al Qasim Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz Al Baghawi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Muhammad bin Hanbal rahimahullah menceritakan kepada kami, Uqbah bin Khalid As-Sakuni menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah memperlombakan pacuan kuda, dan beliau mengutamakan yang lebih dulu mencapai garis finish.

Sunan Daruquthni 4770

سنن الدارقطني 4770: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ , نا سُلَيْمُ بْنُ أَخْضَرَ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ ح وَنا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمَّادٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ الْعَنْبَرِيُّ , نا الْمُعْتَمِرُ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «ضَمَّرَ الْخَيْلَ وَسَابَقَ بَيْنَهَا». وَقَالَ الْمُعْتَمِرُ: كَانَ يُضَمِّرُ وَيُسَابِقُ

Sunan Daruquthni 4770: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Abu Kamil Al Jahdari menceritakan kepada kami, Sulaim bin Akhdhar menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami (h) Ibrahim bin Hammad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ubaidullah Al Anbari menceritakan kepada kami, Al Mu’tamir menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW melangsingkan kuda dan memperlombakannya.” Al Mu’tamir berkata, “melangsingkan dan memperlombakan.”

Sunan Daruquthni 4771

سنن الدارقطني 4771: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ الْقَطَّانُ , حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ح وَنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , وَيَعْقُوبُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ , قَالَا: نا حَفْصُ بْنُ عَمْرٍو ح وَنا أَبُو بَكْرٍ يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا عُمَرُ بْنُ شَبَّةَ , قَالَا: نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , أَخْبَرَنِي نَافِعٌ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «سَابِقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الْمُضَمَّرَةِ مِنْهَا مِنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَالَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ»

Sunan Daruquthni 4771: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan Al Qaththan menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa’id menceritakan kepadaku (h) Ali bin Abdullah bin Mubasysyir dan Ya’qub bin Muhammad bin Abdul Wahhab menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hafsh bin Amr menceritakan kepada kami (h) Abu Bakar Ya’qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Umar bin Syaibah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Yahya bin Sa’id menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, Nafi’ mengabarkan kepadaku, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah memperlombakan antara kuda-kuda yang telah dilangsingkan dari Hafya’ hingga Tsaniyyatul Wada’, dan kuda-kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada’ hingga masjid bani Zuraiq.

Sunan Daruquthni 4772

سنن الدارقطني 4772: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ كَرَامَةَ ح وَنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا تَمِيمُ بْنُ الْمُنْتَصِرِ , قَالَا: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «ضَمَّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْخَيْلَ وَكَانَ يُرْسِلُ الَّتِي ضُمِّرَتْ مِنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ وَالَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ»

Sunan Daruquthni 4772: Al Husain bin Ism’ail menceritakan kepada kami, Muhammad bin Utsman bin Karamah menceritakan kepada kami (h) Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Tamim bin Al Muntashir menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abdullah bin Numair menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi’, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Rasulullah SAW pernah melangsingkan kuda-kuda dan melepaskan (memperlombakan) kuda yang telah dilangsingkan dari Hafya’ hingga Tsaniyyatul Wada’, sedangkan yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada’ hingga masjid bani Zuraiq.”