Skip to main content
Sunan Daruquthni 4629

سنن الدارقطني 4629: قُرِئَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَأَنَا أَسْمَعُ: حَدَّثَكُمْ عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ , حَدَّثَنَا الزَّنْجِيُّ بْنُ خَالِدٍ , نا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ , عَنْ سُمَيٍّ , عَنْ أَبِي صَالِحٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ عَلَى أَخِيهِ الْمُسْلِمِ فَأَطْعَمَهُ فَلْيَأْكُلْ مِنْ طَعَامِهِ وَلَا يَسْأَلْهُ , وَإِنْ سَقَاهُ شَرَابًا فَلْيَشْرَبْ مِنْ شَرَابِهِ وَلَا يَسْأَلْهُ عَنْهُ , وَإِنَّ خَشِيَ مِنْهُ فَلْيُكْسِرْهُ بِالْمَاءِ»

Sunan Daruquthni 4629: Dibacakan kepada Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz dan aku mendengarkan: Ali bin Al Ja’d menceritakan kepada kalian, Az-Zanji bin Khalid menceritakan kepada kami, Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari Sumai, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, ‘Apabila seseorang di antara kalian masuk ke tempat saudaranya sesama muslim lalu disuguhi makanan, maka santaplah makanannya dan jangan menanyakannya, dan bila disuguhi minuman maka minumlah dari minumannya itu dan janganlah menanyakan tentangnya, bila merasa khawatir maka tawarlah dengan air’.”