Sunan Daruquthni 4445
سنن الدارقطني 4445: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ الْمُقْرِئُ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْعَبَّاسِ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ سَعِيدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي يَحْيَى , عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ضُمَيْرَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنْ عَلِيٍّ , رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: «الْمُدَّعَى عَلَيْهِ أَوْلَى بِالْيَمِينِ , فَإِنْ نَكَلَ حَلَفَ صَاحِبُ الْحَقِّ وَأَخَذَ»
Sunan Daruquthni 4445: Muhammad bin Al Hasan Al Muqri menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Abbas menceritakan kepada kami, Ismail bin Sa’id menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Abu Yahya menceritakan kepada kami dari Husain bin Abdullah bin Dhumairah, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Ali RA, dia berkata, “Tertuduh (terdakwa) lebih berhak terhadap sumpah. Bila dia mundur (tidak mau bersumpah), pendakwa diminta bersumpah dan dia memenangkan (perkara).”
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan